• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Rupiah Kuat di Tangan Pemimpin Pro Rakyat: Pelajaran dari BJ Habibie

Marjoko oleh Marjoko
3 menit yang lalu
in Kabar
0
Pemimpin pro rakyat memperkuat rupiah melalui kepercayaan, stabilitas ekonomi, dan keberpihakan nyata. (Ilustrasi: pasmu.id)

Pemimpin pro rakyat memperkuat rupiah melalui kepercayaan, stabilitas ekonomi, dan keberpihakan nyata. (Ilustrasi: pasmu.id)

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Nilai tukar rupiah sering dianggap sekadar angka yang bergerak di layar bank atau pasar keuangan. Padahal, bagi rakyat biasa, rupiah yang kuat berarti harga kebutuhan pokok lebih stabil, biaya produksi lebih murah, lapangan kerja lebih terjaga, dan daya beli masyarakat meningkat. Karena itu, ketika membayangkan masa depan Indonesia, salah satu harapan terbesar adalah hadirnya pemimpin yang benar-benar berpihak kepada rakyat dan mampu memperkuat fondasi ekonomi nasional.

Sejarah Indonesia pernah menunjukkan bahwa kepemimpinan yang berani mengambil keputusan sulit dapat mengubah keadaan. Salah satu contoh yang sering dibicarakan kembali adalah masa kepemimpinan Presiden ke-3 Republik Indonesia, BJ Habibie.

Dalam sebuah wawancara yang kembali viral belakangan ini, Habibie menjelaskan mengapa ia tidak memaksakan kelanjutan proyek pesawat N250 ketika Indonesia sedang berada dalam krisis ekonomi. Saat itu inflasi tinggi, suku bunga melonjak, rupiah terpuruk, PHK terjadi di mana-mana, dan masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan hidup. Habibie mengakui bahwa proyek pesawat merupakan impiannya, namun ia memilih mendahulukan penyelamatan ekonomi rakyat dibanding mempertahankan ambisi industri strategis tersebut. Menurutnya, kemenangan sejati bukanlah kemenangan pribadi, melainkan kemenangan rakyat.

Keputusan tersebut tidak mudah. Industri pesawat yang dibangunnya selama puluhan tahun mengalami penghentian dan ribuan tenaga ahli terdampak. Namun Habibie melihat bahwa dalam kondisi darurat nasional, stabilitas ekonomi harus menjadi prioritas utama.

Related Post

Kemuliaan manusia tidak diukur harta atau jabatan, melainkan akhlak dan ketakwaannya. (Ilustrasi: AI)

Di Mana Letak Akhlak Kita?

9 Juni 2026
FKUB, Kemenag, dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Perkuat Harmoni Antarumat Beragama. (foto: Suharsono/pasmu.id)

FKUB, Kemenag, dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Perkuat Harmoni Antarumat Beragama

9 Juni 2026

Mengkaji Energi: Menemukan Titik Temu Antara Islam dan Konversi Energi

9 Juni 2026

TK ABA 2 Kota Pasuruan Raih Juara 1 Soeropati Marching Competition 2026

9 Juni 2026

Jika kita membayangkan Indonesia dipimpin oleh sosok yang benar-benar pro rakyat hari ini, maka penguatan rupiah tidak akan dilakukan melalui slogan atau pencitraan semata. Rupiah akan menguat karena adanya kepercayaan. Pasar, investor, pelaku usaha, dan masyarakat percaya bahwa pemerintah bekerja untuk kepentingan bangsa, bukan kelompok tertentu.

Pelajaran dari Habibie menunjukkan bahwa kepercayaan adalah mata uang yang sama pentingnya dengan rupiah itu sendiri. Ketika Habibie memimpin di tengah krisis 1998, pemerintah melakukan restrukturisasi perbankan, memperkuat kelembagaan ekonomi, dan berupaya mengembalikan kepercayaan investor. Dalam waktu sekitar 17 bulan, rupiah yang sempat berada di kisaran Rp16.800–Rp17.000 per dolar AS menguat hingga sekitar Rp6.500 per dolar AS. Pada saat yang sama, ekonomi yang sebelumnya terkontraksi mulai kembali tumbuh positif.

Bayangkan apabila Indonesia memiliki pemimpin yang konsisten menjalankan prinsip serupa dalam konteks masa kini.

Pertama, pemimpin tersebut akan memberantas korupsi secara nyata. Korupsi adalah pajak tak resmi yang dibayar rakyat setiap hari. Ketika kebocoran anggaran berkurang, dana negara dapat digunakan untuk pendidikan, kesehatan, pertanian, dan infrastruktur produktif. Efisiensi ini akan memperkuat kepercayaan pasar terhadap Indonesia.

Kedua, pemerintah akan menciptakan kepastian hukum. Investor tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga kepastian. Ketika hukum ditegakkan tanpa pandang bulu, investasi akan meningkat, lapangan kerja bertambah, dan permintaan terhadap rupiah ikut naik.

Ketiga, fokus pembangunan akan diarahkan pada sektor produktif. Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang luar biasa. Namun nilai tambah terbesar tidak berasal dari menjual bahan mentah, melainkan dari mengolahnya menjadi produk bernilai tinggi. Pemimpin pro rakyat akan memastikan bahwa industrialisasi menciptakan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia, bukan hanya keuntungan bagi segelintir pihak.

Keempat, pemerintah akan menjaga ketahanan pangan dan energi. Negara yang terlalu bergantung pada impor rentan terhadap gejolak nilai tukar. Sebaliknya, semakin kuat produksi dalam negeri, semakin kuat pula fondasi rupiah.

Kelima, pendidikan dan teknologi akan menjadi investasi utama. Di sinilah warisan pemikiran Habibie menjadi sangat relevan. Habibie selalu percaya bahwa sumber daya manusia adalah aset terbesar bangsa. Negara yang menghasilkan ilmuwan, insinyur, dan inovator akan memiliki daya saing yang lebih tinggi dalam ekonomi global.

Namun ada satu hal penting yang sering dilupakan. Rupiah yang kuat bukan tujuan akhir. Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan rakyat. Tidak ada gunanya rupiah menguat jika pengangguran tinggi, petani merugi, atau usaha kecil kesulitan berkembang. Karena itu, ukuran keberhasilan seorang pemimpin bukan hanya kurs mata uang, tetapi juga kualitas hidup masyarakat.

BJ Habibie pernah menunjukkan bahwa seorang pemimpin terkadang harus mengorbankan kebanggaan pribadi demi kepentingan yang lebih besar. Ia rela melihat proyek yang sangat dicintainya dihentikan sementara demi menyelamatkan jutaan rakyat dari dampak krisis yang lebih parah. Sikap seperti inilah yang menjadi esensi kepemimpinan pro rakyat.

Jika Indonesia di masa depan dipimpin oleh sosok yang jujur, kompeten, berani mengambil keputusan sulit, dan selalu menempatkan rakyat sebagai prioritas utama, maka rupiah yang kuat bukanlah mimpi. Rupiah akan menguat karena ekonomi tumbuh sehat, investasi meningkat, industri berkembang, dan masyarakat percaya pada arah bangsa.

Pada akhirnya, kekuatan rupiah bukan hanya soal angka terhadap dolar. Kekuatan rupiah adalah cerminan kekuatan kepercayaan rakyat kepada pemimpinnya. Dan ketika pemimpin benar-benar bekerja untuk rakyat, maka yang menang bukan pemerintah, bukan elite, melainkan seluruh bangsa Indonesia.

Donation

Buy author a coffee

Donate
ShareTweetShare
Marjoko

Marjoko

Seorang pecinta tulisan, pengulik desain grafis, and Good Daddy and Hubby in every universe.

Related Posts

Kemuliaan manusia tidak diukur harta atau jabatan, melainkan akhlak dan ketakwaannya. (Ilustrasi: AI)
Opini

Di Mana Letak Akhlak Kita?

oleh Nashrul Muminin
9 Juni 2026
FKUB, Kemenag, dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Perkuat Harmoni Antarumat Beragama. (foto: Suharsono/pasmu.id)
Kabar

FKUB, Kemenag, dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Perkuat Harmoni Antarumat Beragama

oleh Suharsono
9 Juni 2026
Menyalakan lampu hemat energi adalah bentuk nyata jadi khalifah yang merawat bumi, bukan merusaknya. (Ilustrasi:shutterstock.com)
Opini

Mengkaji Energi: Menemukan Titik Temu Antara Islam dan Konversi Energi

oleh Dary Yumna Joesi
9 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Pemimpin pro rakyat memperkuat rupiah melalui kepercayaan, stabilitas ekonomi, dan keberpihakan nyata. (Ilustrasi: pasmu.id)

Rupiah Kuat di Tangan Pemimpin Pro Rakyat: Pelajaran dari BJ Habibie

10 Juni 2026
Kemuliaan manusia tidak diukur harta atau jabatan, melainkan akhlak dan ketakwaannya. (Ilustrasi: AI)

Di Mana Letak Akhlak Kita?

9 Juni 2026
FKUB, Kemenag, dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Perkuat Harmoni Antarumat Beragama. (foto: Suharsono/pasmu.id)

FKUB, Kemenag, dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Perkuat Harmoni Antarumat Beragama

9 Juni 2026
Menyalakan lampu hemat energi adalah bentuk nyata jadi khalifah yang merawat bumi, bukan merusaknya. (Ilustrasi:shutterstock.com)

Mengkaji Energi: Menemukan Titik Temu Antara Islam dan Konversi Energi

9 Juni 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan