• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kajian

Ustadz Nur Yasin: Hidup Tenang dan Produktif dengan Pemahaman Takdir yang Tuntas

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
5 bulan yang lalu
in Kajian
0
3
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan 20 Desember 2025 – Ustadz Yasin memberikan kajian mendalam tentang hakikat takdir dalam Islam pada pengajian Ahad pagi di Masjid Darul Arqom, Kota Pasuruan. Mengawali dengan dialog interaktif, beliau langsung menggugah pikiran jamaah dengan pertanyaan mendasar: “Apa hikmah dan manfaatnya kita belajar dan beriman kepada takdir?”

Dalam penjelasannya, Ustadz Yasin menekankan bahwa hikmah utama adalah meraih ketenangan hakiki yang melahirkan produktivitas. “Hidup kita yang mungkin kacau akan menjadi tenang. Tenang yang asli, bukan yang palsu,” ujarnya. Ketenangan ini bukan berarti pasif, melainkan dinamis dan penuh karya. “Hidup kita akan tenang, aktif, dan menghasilkan banyak karya. Itulah hikmahnya,” tegas Sekretaris Kebun Daerah Mawadiah Kota Pasuruan tersebut.

Dengan analogi yang mudah dicerna, Ustadz Yasin menjabarkan hubungan erat antara usaha manusia dan ketetapan Ilahi. Beliau mengibaratkannya seperti engkrak atau timba sumur tradisional Jawa. “Prestasi kita naik, naik, naik, maka ‘ego’ kita harus turun. Kalau tidak, ya ceklek (macet),” jelasnya. Analogi ini menggambarkan bahwa setiap kenaikan prestasi harus diimbangi dengan kerendahan hati agar tidak jatuh seperti Fir’aun yang sombong.

Ustadz Yasin juga meluruskan pemahaman yang keliru tentang takdir. Beliau menegaskan bahwa mempelajari takdir adalah kewajiban dalam rukun iman, namun yang dilarang adalah mencoba menebak atau menentukan takdir spesifik seseorang. “Itu tidak boleh, karena tidak ada seorang pun yang tahu apa yang akan terjadi secara pasti,” tegasnya. Beliau mengingatkan bahwa ramalan hanya mengandung sedikit kebenaran di tengah ribuan kebohongan.

Related Post

Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026
Di usia ke-79, PII ditantang bukan sekadar melahirkan alumni berjabatan, tetapi kader yang mampu menjawab paradoks Indonesia: negeri kaya raya yang rakyatnya belum sepenuhnya sejahtera/foto: Suharsono pasmu.id

Refleksi 79 Tahun PII: Menanti Jiwa Kader di Tengah Kekayaan Negeri yang Tergadai

25 Mei 2026

Lima Anak Panti Darul Arqom Lulus SMK MUTU, Siap Lanjut Kuliah dan Bekerja

23 Mei 2026

Prosesnya Dilakukan Sangat Hati-Hati, Hasil Rehab Masjid Darul Arqom Mulai Terlihat

22 Mei 2026

Lebih lanjut, Ustadz Yasin menjelaskan bahwa ikhtiar manusia tidak terpisah dari takdir. “Ikhtiar itu bagian dari takdir,” ungkapnya. Semua gerak dan usaha manusia, meski dilakukan dengan kehendak bebas, tetap berada dalam koridor ilmu dan kehendak Allah Yang Maha Mengetahui.

Pada penghujung ceramah, beliau mengajak jamaah merenungkan hakikat diri. “Apakah manusia wayang atau dalang? Ditentukan atau menentukan?” tanyanya retoris. Jawabannya, manusia memiliki posisi unik: seperti wayang yang digerakkan, namun diberi kebebasan terbatas berupa akal dan hati untuk memilih. “Manusia adalah makhluk terbaik, makhluk paling berkualitas. Oleh karena itulah kita diberi kebebasan ini,” pungkasnya.

Pengajian yang dihadiri berbagai lapisan masyarakat Pasuruan ini ditutup dengan sesi tanya jawab dan doa bersama, mengharap ketenangan dan ketawadhuan dalam menjalani hidup di bawah naungan takdir Ilahi.

Intisari Konsep Takdir:

Takdir (qadar) adalah ketentuan Allah yang meliputi seluruh makhluk, berdasar ilmu, kehendak, dan kekuasaan-Nya. Iman kepada takdir mencakup empat pilar: meyakini ilmu Allah yang meliputi segala sesuatu, penulisan di Lauhul Mahfuzh, kehendak Allah yang berlaku, serta penciptaan oleh Allah atas segala sesuatu termasuk perbuatan manusia. Takdir terbagi menjadi Mubram (pasti terjadi) dan Mu'allaq (dapat berubah dengan doa dan ikhtiar). Islam menolak sikap pasif; manusia tetap diperintahkan berusaha maksimal, baru kemudian bertawakal kepada ketetapan Allah. Keseimbangan inilah yang melahirkan ketenangan sejati dan produktivitas dalam hidup.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: ahad pagidarul arqomkajian
Share1Tweet1Share
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)
Kabar

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

oleh PasMu Media
31 Mei 2026
Di usia ke-79, PII ditantang bukan sekadar melahirkan alumni berjabatan, tetapi kader yang mampu menjawab paradoks Indonesia: negeri kaya raya yang rakyatnya belum sepenuhnya sejahtera/foto: Suharsono pasmu.id
Kajian

Refleksi 79 Tahun PII: Menanti Jiwa Kader di Tengah Kekayaan Negeri yang Tergadai

oleh Suharsono
25 Mei 2026
Bangga 2 anak panti asuhan menunjukkan gordon/ foto Suyatno pasmu.id
Kabar

Lima Anak Panti Darul Arqom Lulus SMK MUTU, Siap Lanjut Kuliah dan Bekerja

oleh PasMu Media
23 Mei 2026
Next Post
Ustaz Abu Nasir di Refleksi Akhir Tahun PDM Kota Pasuruan/Yogi Arfan

Ustaz Abu Nasir di Refleksi Akhir Tahun PDM Kota Pasuruan: Ego adalah Musuh Terbesar Pemimpin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026
Mengungkap keterkaitan Islam, energi, dan frekuensi antara keyakinan spiritual serta perspektif ilmiah modern. (foto: ilustrasi/shutterstock.com)

Benarkah Zikir Mengubah Energi Tubuh? Rahasia Hubungan Islam, Frekuensi, dan Getaran yang Jarang Dibahas

31 Mei 2026
PSG Juara dengan drama adu finalti. (foto: Istimewa)

Dari Gol Cepat Havertz hingga Tangisan Adu Penalti: Final Liga Champions PSG vs Arsenal

31 Mei 2026
Profesionalisme pendidik dibangun melalui keteladanan, pengelolaan emosi, pembelajaran berkelanjutan, dan komunikasi sehat. (foto: Nurul Waridah/pasmu.id)

KURMA Edisi Mei 2026: Profesionalisme Aktor Pendidikan dalam Sikap, Peran, dan Keteladanan

30 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan