• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kajian

Menjaga Konsistensi di Ambang Akhir: Menjemput Istiqomah di Masjid Darul Arqom

Suharsono oleh Suharsono
2 bulan yang lalu
in Kajian
0
Istiqomah bukan tentang bagaimana kita memulai, tapi bagaimana kita menutup perjalanan—karena akhir yang baik adalah tujuan sejati setiap langkah.

Istiqomah bukan tentang bagaimana kita memulai, tapi bagaimana kita menutup perjalanan—karena akhir yang baik adalah tujuan sejati setiap langkah.

2
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Udara pagi yang sejuk menyambut jamaah di Masjid Darul Arqom, Jalan KH. Wachid Hasyim, Pasuruan, dalam balutan suasana yang tenang dan penuh kekhusyukan usai shalat Subuh. Tausiyah pun dibuka oleh Ust. Heru Winarno, M.BA dengan lantunan doa, “Taqabbalallahu minna wa minkum,” yang mengandung harapan agar seluruh amal ibadah mendapat ridha Allah SWT.

​Misteri Akhir Hayat: Sebuah Peringatan

​Dalam ceramahnya, Ust. Heru mengangkat sebuah hadits Rasulullah SAW yang menggetarkan jiwa mengenai takdir manusia. Beliau memaparkan bahwa ada kalanya seseorang tampak beramal layaknya ahli surga sepanjang hidupnya, namun di penghujung hayat, ia tergelincir ke neraka. Sebaliknya, ada yang sepanjang hidupnya bergelimang dosa layaknya ahli neraka, namun menutup usianya dengan amalan penghuni surga.

​”Poin utamanya bukan tentang bagaimana kita memulai, tapi bagaimana kita mengakhiri. Amalan itu dilihat dari konsistensinya, dari keistiqomahannya hingga nafas terakhir,” tegas beliau.

​Tujuh Pilar Merawat Istiqomah

​Agar kita tidak menjadi golongan yang merugi di akhir hayat, Ust. Heru membagikan tujuh langkah praktis untuk menjaga api iman tetap menyala:

Related Post

Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026
Di usia ke-79, PII ditantang bukan sekadar melahirkan alumni berjabatan, tetapi kader yang mampu menjawab paradoks Indonesia: negeri kaya raya yang rakyatnya belum sepenuhnya sejahtera/foto: Suharsono pasmu.id

Refleksi 79 Tahun PII: Menanti Jiwa Kader di Tengah Kekayaan Negeri yang Tergadai

25 Mei 2026

Al-Zalzalah dan Kesadaran tentang Hari Akhir

22 Mei 2026

Menggali Dasar Hukum dan Urgensi Revitalisasi Fikih Shalat

22 Mei 2026

1.​Taubatan Nasuha: Segera menghancurkan “gunung” dosa yang menyesakkan dada. Selama nyawa belum sampai di kerongkongan, pintu ampunan masih terbuka lebar bagi mereka yang bersungguh-sungguh.

2.​Menjaga Shalat Berjamaah: Menjadikan shalat wajib di masjid sebagai harga mati. Beliau mengapresiasi jamaah yang hadir sebagai “Ahli Subuh”, karena istiqomah di waktu fajar adalah fondasi kekuatan iman.

3.​Dzikir dan Tilawah: Hati yang gelisah adalah tanda kurangnya asupan spiritual. Dengan dzikir dan membaca Al-Qur’an, hati akan menemukan ketenangan yang hakiki.

4. ​Menjaga Hubungan Antarmanusia (Silaturahmi): Ust. Heru mengingatkan tentang bahaya menjadi “orang bangkrut” di akhirat. Yakni mereka yang membawa pahala shalat, puasa, dan haji yang melimpah, namun pahala itu habis dibagi-bagikan kepada orang yang pernah ia sakiti dan dzalimi semasa hidup.

5.​Sedekah dan Dakwah: Menjadikan harta dan lisan sebagai sarana menebar manfaat bagi agama dan sesama.

6.​Lingkungan yang Shalih: Beliau memberikan perumpamaan klasik; berteman dengan penjual parfum akan membuat kita ikut harum, sedangkan berteman dengan yang buruk akan membawa pengaruh negatif. Lingkungan menentukan warna iman kita.

7.​Doa Husnul Khatimah: Terakhir, teruslah mengetuk pintu langit agar Allah menetapkan hati kita dalam ketaatan hingga maut menjemput.

​”Sesungguhnya amalan itu ditentukan oleh penutupnya (Al-Khawatim).”

​Semoga langkah kaki kita menuju Masjid Darul Arqom pagi ini menjadi saksi bahwa kita sedang berikhtiar untuk pulang dalam keadaan terbaik, dalam keadaan husnul khatimah. Amin

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: idul fitrikajian
Share1Tweet1Share
Suharsono

Suharsono

Related Posts

Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)
Kabar

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

oleh PasMu Media
31 Mei 2026
Di usia ke-79, PII ditantang bukan sekadar melahirkan alumni berjabatan, tetapi kader yang mampu menjawab paradoks Indonesia: negeri kaya raya yang rakyatnya belum sepenuhnya sejahtera/foto: Suharsono pasmu.id
Kajian

Refleksi 79 Tahun PII: Menanti Jiwa Kader di Tengah Kekayaan Negeri yang Tergadai

oleh Suharsono
25 Mei 2026
Kajian Al-Zalzalah menegaskan seluruh amal manusia akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT kelak/foto Firnas pasmu.id
Kabar

Al-Zalzalah dan Kesadaran tentang Hari Akhir

oleh Firnas Muttaqin
22 Mei 2026
Next Post
Aisyiyah Kota Pasuruan berkomitmen hadirkan gerakan inklusif dan mandiri untuk menjawab tantangan stunting, kemiskinan, dan pendidikan

Menjawab Zaman, 'Aisyiyah Kota Pasuruan Perkuat Sinergi Lewat Halal Bihalal 1447 H

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

1 Juni 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

1 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026
Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan