Dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus memberikan apresiasi kepada jamaah yang berkomitmen untuk terus menjaga salat berjamaah, Masjid Al-Ukhuwah Kota Pasuruan menggelar gathering jamaah di Kota Batu, Jawa Timur, pada 28–29 Agustus 2026.
Kegiatan yang dikemas dalam suasana rekreatif tersebut diikuti sekitar 50 jamaah tanpa dipungut biaya. Rombongan berangkat menggunakan delapan mobil dengan kapasitas masing-masing lima hingga enam orang. Sebelum berangkat, para peserta berkumpul di Masjid Al-Ukhuwah dan Taman Sekargadung untuk mengikuti briefing singkat serta doa bersama yang dipimpin Ustaz M. Yasin.
Sekitar pukul 14.00 WIB, rombongan bertolak menuju Kota Batu dan tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah proses check-in, peserta beristirahat dan menikmati coffee break sebelum bersiap melaksanakan salat Magrib dan Isya berjamaah.
Usai salat, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan, diskusi santai, dan kultum. Salah satu takmir yang menginisiasi kegiatan, Nuruddin, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya gathering tersebut.
Dalam sambutannya, Nuruddin juga menyoroti perkembangan Masjid Al-Ukhuwah yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami peningkatan jumlah jamaah, terutama pada salat Subuh. Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya pengembangan fasilitas masjid.
Ia menyampaikan bahwa Masjid Al-Ukhuwah tengah mempersiapkan perluasan bangunan dengan rencana mengakuisisi lahan di sebelah masjid. Nantinya, bangunan masjid akan direnovasi dan diperluas untuk memenuhi kebutuhan ruang sekaligus meningkatkan kenyamanan jamaah.
“Perluasan ini diharapkan dapat menunjang kegiatan masjid yang semakin berkembang,” demikian pokok penyampaian Nuruddin.
Sejumlah program rutin Masjid Al-Ukhuwah saat ini telah menjadi bagian dari aktivitas jamaah, antara lain Sayur Berkah setiap Senin selepas Subuh, Jumat Berkah setiap Jumat selepas Subuh, serta Kajian Ahad Pagi yang dilanjutkan dengan Ngopi Bareng. Selain itu, terdapat pula program bulanan NGOPI (Ngobrol Perkara Iman) yang digelar bersama PasMu dan Lazismu.
Nuruddin juga menyampaikan rencana program baru berupa pelatihan pengurusan jenazah yang menyasar kalangan anak muda. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada September 2026.
Usulan Kajian Rutin Setelah Magrib

Ketua Takmir Masjid Al-Ukhuwah, Ustaz H. Sadjilan, turut menyampaikan sambutan. Salah satu gagasan yang dibahas adalah rencana mengadakan kajian rutin setelah salat Magrib, setidaknya satu kali dalam sebulan.
Menurutnya, waktu selepas Magrib dapat dimanfaatkan untuk kegiatan keilmuan, khususnya bagi jamaah laki-laki. Sementara itu, jamaah perempuan selama ini memiliki kegiatan tahsin Al-Qur’an setelah Magrib.
Ustaz Sadjilan kemudian membuka ruang bagi jamaah untuk memberikan masukan mengenai konsep kajian tersebut. Sejumlah jamaah menyampaikan usulan terkait tema, format, dan teknis pelaksanaan agar kajian dapat dikemas lebih segar dan menarik.
Salah satu perhatian yang muncul adalah bagaimana memastikan jamaah perempuan tetap dapat mengikuti kajian secara optimal, mengingat area jamaah perempuan dipisahkan dengan sekat kaca.
Dalam kesempatan yang sama, Ustaz Putut menyampaikan informasi mengenai pembentukan PCM Purworejo dan PRM Sekargadung. Ia juga mengapresiasi perkembangan Masjid Al-Ukhuwah yang dinilai semakin dikenal, memiliki jumlah jamaah yang terus bertambah, serta mampu menghadirkan suasana masjid yang nyaman dan ramah bagi jamaah.
Kultum tentang Keteladanan Rasulullah

Rangkaian malam ditutup dengan kultum oleh Ustaz M. Yasin. Ia menyampaikan pentingnya meneladani perilaku dan sikap Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu penekanan dalam kultum tersebut adalah keteladanan Rasulullah dalam kehidupan rumah tangga, termasuk bagaimana membangun hubungan yang baik dengan pasangan dan mendidik anak.
Ustaz M. Yasin kemudian memimpin doa bersama untuk Masjid Al-Ukhuwah agar senantiasa mendapatkan perlindungan, dimudahkan dalam menjalankan berbagai program, serta semakin banyak jamaah yang berkomitmen untuk melaksanakan salat berjamaah.
Setelah seluruh rangkaian malam selesai, peserta menikmati makan malam bersama dengan konsep prasmanan. Suasana gathering kemudian semakin cair dengan berbagai aktivitas.
Villa tempat peserta menginap menyediakan sejumlah fasilitas, seperti kolam renang, biliar, tenis meja, karaoke, dan PlayStation 5. Sebagian jamaah memilih menikmati fasilitas tersebut, sementara lainnya bersantai di balkon belakang sambil menikmati udara sejuk Kota Batu dengan secangkir kopi atau teh dan berbincang santai.
Jalan Santai hingga Senam dan Outbound


Keesokan harinya, kegiatan diawali dengan salat Subuh berjamaah. Setelah itu, para peserta mengikuti jalan santai sejauh kurang lebih tiga kilometer.
Dengan latar pemandangan pegunungan dan perkebunan, perjalanan berlangsung dalam suasana ceria. Tujuan jalan santai adalah Mushala Al-Ikhlas 2 yang saat ini sedang dalam tahap renovasi.
Mushala tersebut merupakan salah satu inisiatif Ustaz Edy, takmir Masjid Al-Ukhuwah, bersama rekan-rekan alumni sekolahnya di Kota Batu.
Usai jalan santai, peserta kembali ke villa dan menikmati sarapan pagi dengan menu Soto Betawi. Setelah sarapan, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama dan outbound game yang digelar di halaman villa.
Senam dan permainan kebersamaan dipandu Cak Su sebagai instruktur. Para jamaah mengikuti rangkaian gerakan dengan penuh semangat. Permainan yang diberikan juga dirancang untuk melatih fokus, kekompakan, dan kebersamaan melalui aktivitas fisik yang ringan.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia turut memberikan hadiah berupa sembako dan aneka kue ringan kepada peserta.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan utama selesai, jamaah kembali menikmati waktu bebas. Ada yang berenang, karaoke, bermain biliar dan tenis meja, sementara sebagian lainnya memilih duduk santai di balkon belakang sambil menikmati pemandangan Gunung Panderman.
Sekitar pukul 11.00 WIB, peserta mulai bersiap dan melakukan bersih diri sebelum perjalanan kembali ke Kota Pasuruan.
Gathering tersebut berlangsung lancar dan penuh keakraban. Bagi Masjid Al-Ukhuwah, kegiatan ini bukan sekadar rekreasi bersama, tetapi juga menjadi sarana untuk memberikan apresiasi kepada jamaah sekaligus memperkuat hubungan antarjamaah.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat dan istiqamah jamaah dalam melaksanakan salat berjamaah semakin tumbuh. Lebih dari itu, gathering menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan ukhuwah di antara jamaah, sejalan dengan semangat yang tercermin dalam nama Masjid Al-Ukhuwah.












