• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kajian

Menjaga Hati, Merawat Nalar

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
3 minggu yang lalu
in Kajian
0
3
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Masjid Baitul Huda, Kota Pasuruan, pada Rabu malam Kamis (13/05/2026) kembali menggelar pengajian rutin yang diisi oleh Ustadz Anang Abdul Malik. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pesan mendalam tentang mekanisme kebahagiaan manusia yang telah diatur Allah melalui sinkronisasi antara hati (qolbun), akal, dan tindakan nyata.

Di hadapan jamaah, Ustadz Anang menjelaskan bahwa setiap perbuatan manusia sesungguhnya memiliki dampak balik terhadap dirinya sendiri. Menurut beliau, dunia bekerja dengan mekanisme yang sangat presisi. Ketika seseorang berbuat baik, maka manfaatnya akan kembali menjadi ketenangan, kesehatan, dan kebahagiaan bagi dirinya. Sebaliknya, keburukan akan menjadi racun yang merusak sistem internal manusia.

Beliau mengutip firman Allah:

“In ahsantum ahsantum li-anfusikum”
(Jika kamu berbuat baik, maka kebaikan itu untuk dirimu sendiri).

Prinsip tersebut, lanjutnya, sejalan dengan kaidah Al-Jaza’ min Jinsil ‘Amal, yakni balasan akan sesuai dengan jenis perbuatannya.

Related Post

Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026
Di usia ke-79, PII ditantang bukan sekadar melahirkan alumni berjabatan, tetapi kader yang mampu menjawab paradoks Indonesia: negeri kaya raya yang rakyatnya belum sepenuhnya sejahtera/foto: Suharsono pasmu.id

Refleksi 79 Tahun PII: Menanti Jiwa Kader di Tengah Kekayaan Negeri yang Tergadai

25 Mei 2026

Al-Zalzalah dan Kesadaran tentang Hari Akhir

22 Mei 2026

Menggali Dasar Hukum dan Urgensi Revitalisasi Fikih Shalat

22 Mei 2026

“Sebenarnya Allah sudah membuat mekanisme dalam diri kita. Ketenangan, kesehatan, dan kebahagiaan adalah bonus langsung bagi mereka yang memilih jalan kebaikan,” tuturnya.

Dalam ceramahnya, Ustadz Anang juga mengaitkan nilai-nilai agama dengan neurosains. Ia menjelaskan fungsi Prefrontal Cortex (PFC) pada otak manusia sebagai pusat kontrol diri dan pengambilan keputusan moral, yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Namun, fungsi tersebut dapat rusak akibat paparan negatif yang terus-menerus.

Beliau memberi peringatan mengenai bahaya pornografi yang dinilai dapat merusak fungsi kontrol otak. Secara biologis, paparan tersebut dapat memicu zat tertentu yang melemahkan kemampuan manusia dalam mengendalikan emosi dan perilaku, hingga akhirnya hanya mengikuti dorongan insting semata.

Sebagai penguat, beliau mengutip firman Allah:

“Wa laa tulquu bi-aydiikum ilat-tahlukah”
(Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan).

Selain itu, Ustadz Anang menjelaskan bahwa emosi negatif seperti marah, dendam, dan kegelisahan berkepanjangan dapat berdampak buruk terhadap kesehatan tubuh. Sebaliknya, sikap jujur, ikhlas, dan pasrah kepada Allah diyakini mampu menghadirkan ketenangan batin yang berpengaruh positif terhadap kondisi fisik manusia.

Beliau kemudian membawakan hadits Rasulullah SAW:

“Alaikum bish-shidqi, fa innash-shidqo yahdi ilal-birri, wa innal-birro yahdi ilal-jannah.”
(Hendaknya kalian bersikap jujur, karena kejujuran akan menuntun pada kebaikan, dan kebaikan akan menuntun ke surga).

Menurutnya, surga yang dimaksud tidak hanya di akhirat, tetapi juga “surga dunia” berupa kesehatan fisik, ketenangan hati, dan kehidupan yang penuh keberkahan.

Menjelang akhir pengajian, Ustadz Anang mengingatkan bahwa kesempurnaan iman tidak hanya diukur dari ritual ibadah semata, melainkan juga dari kemampuan seseorang dalam menebarkan kasih sayang kepada sesama. Ia menegaskan bahwa seseorang tidak akan merasakan manisnya iman apabila masih menyimpan kebencian, dendam, dan permusuhan di dalam hati.

“Kalian tidak akan benar-benar beriman sampai kalian saling mencintai,” pungkasnya, sembari mengajak jamaah untuk saling memaafkan dan mendoakan kebaikan, bahkan kepada orang yang pernah menyakiti.

Malam itu, jamaah Masjid Baitul Huda pulang bukan hanya membawa tambahan ilmu agama, tetapi juga kesadaran bahwa menjaga syariat dan memperbaiki akhlak sejatinya merupakan bentuk mencintai diri sendiri.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: baitul hudakajian
Share1Tweet1Share
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)
Kabar

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

oleh PasMu Media
31 Mei 2026
Di usia ke-79, PII ditantang bukan sekadar melahirkan alumni berjabatan, tetapi kader yang mampu menjawab paradoks Indonesia: negeri kaya raya yang rakyatnya belum sepenuhnya sejahtera/foto: Suharsono pasmu.id
Kajian

Refleksi 79 Tahun PII: Menanti Jiwa Kader di Tengah Kekayaan Negeri yang Tergadai

oleh Suharsono
25 Mei 2026
Kajian Al-Zalzalah menegaskan seluruh amal manusia akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT kelak/foto Firnas pasmu.id
Kabar

Al-Zalzalah dan Kesadaran tentang Hari Akhir

oleh Firnas Muttaqin
22 Mei 2026
Next Post

Menemukan Wajah Keadilan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026
Mengungkap keterkaitan Islam, energi, dan frekuensi antara keyakinan spiritual serta perspektif ilmiah modern. (foto: ilustrasi/shutterstock.com)

Benarkah Zikir Mengubah Energi Tubuh? Rahasia Hubungan Islam, Frekuensi, dan Getaran yang Jarang Dibahas

31 Mei 2026
PSG Juara dengan drama adu finalti. (foto: Istimewa)

Dari Gol Cepat Havertz hingga Tangisan Adu Penalti: Final Liga Champions PSG vs Arsenal

31 Mei 2026
Profesionalisme pendidik dibangun melalui keteladanan, pengelolaan emosi, pembelajaran berkelanjutan, dan komunikasi sehat. (foto: Nurul Waridah/pasmu.id)

KURMA Edisi Mei 2026: Profesionalisme Aktor Pendidikan dalam Sikap, Peran, dan Keteladanan

30 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan