• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Ustadz Abdul Basith Bagikan Kunci Agar I’tikaf Kita Berpahala Ganda!

Marjoko oleh Marjoko
2 minggu yang lalu
in Kabar
0
Kajian malam 21 di Masjid Al Kautsar bersama Ustadz Abdul Basith mengupas tuntas amalan istimewa penghuni surga.

Kajian malam 21 di Masjid Al Kautsar bersama Ustadz Abdul Basith mengupas tuntas amalan istimewa penghuni surga.

16
SHARES
38
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 10 Maret 2026 – Antusiasme jamaah Masjid Al Kautsar untuk meraih malam Lailatul Qadar begitu terasa. Pada malam ke-21 Ramadan yang penuh berkah, para jamaah yang beri’tikaf menyimak dengan saksama tausiyah Ustadz Abdul Basith, M.A. yang mengupas tuntas amalan-amalan utama penghujung Ramadan.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Abdul Basith menyentil dinamika penetapan awal Ramadan yang kerap berbeda. Beliau mencontohkan potensi perbedaan berdasarkan ketinggian hilal, misalnya dua derajat di Surabaya dan tiga derajat di Aceh. “Kita semua, termasuk Pak Presiden dan Pak Menteri Agama, inginnya sama. Tapi jika berbeda, itu sudah biasa dalam sistem pemerintah kita. Yang penting kita saling menghormati,” ujarnya menekankan pentingnya toleransi, seraya tersenyum mengingatkan para jamaah untuk tidak fanatik terhadap perbedaan metode penetapan awal bulan, baik itu rukyat maupun hisab.

Mengambil momentum malam i’tikaf, Ustadz Abdul Basith menjelaskan fleksibilitas ibadah ini dalam empat mazhab. “Imam Hanafi bilang minimal sehari, Imam Malik sepuluh hari karena Rasulullah i’tikaf sepuluh hari, sementara Imam Syafi’i membolehkan meski hanya sesaat. Jadi kita harus saling menghormati, jangan fanatik mazhab,” jelasnya, seraya mengaitkan dengan perbedaan tata cara sholat yang juga merupakan hasil ijtihad para ulama.

Inti kajian berpusat pada empat golongan manusia yang akan mendapatkan naungan surga, yang intisarinya diambil dari hadits riwayat Imam Ahmad. Keempat golongan tersebut adalah:

Related Post

Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

KURMA Edisi Maret 2026: Tidur Berkah, Bernilai Ibadah

19 Maret 2026

Masjid Darul Arqom Tutup Rangkaian Kajian I’tikaf, Ustaz Arifin Ahmad Bahas Falsafah Idulfitri

18 Maret 2026

Malam 27 Ramadan, Ustadz Ahmad Mudzakir Ungkap Rahasia Generasi Hebat Menurut Al-Qur’an: Dimulai dari Rumah

16 Maret 2026
  1. Ahlul Quran: Mereka yang membaca, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an. Ustadz Abdul Basith menekankan pentingnya membaca Al-Qur’an beserta terjemahannya agar meresapi maknanya. Beliau juga memberikan motivasi dengan contoh anak-anak yang hafal 30 juz dan mendapatkan beasiswa hingga menjadi pilot.
  2. Pemberi Makan Orang Lapar: Bukan sekadar memberi makan fakir miskin, tetapi prioritas kepada mereka yang benar-benar dalam keadaan kelaparan. Beliau mengutip kisah inspiratif tentang seorang suami istri yang rela memberikan jatah makanan anaknya kepada tamu yang kelaparan karena keimanan yang kuat.
  3. Penjaga Lisan: Golongan yang mampu menjaga lidahnya dari menceritakan setiap yang didengar dan dilihat, terutama aib orang lain. Beliau bahkan memberi contoh tentang “bohong yang diperbolehkan” untuk mendamaikan dua pihak yang berselisih, seperti suami istri.
  4. Orang yang Berpuasa: Puasa di bulan Ramadhan adalah ibadah istimewa yang pahalanya langsung diurus oleh Allah SWT. Ibadah ini disebutnya sebagai “pembakar” dosa-dosa.

Ustadz Abdul Basith juga memaparkan tiga amalan yang timbangannya akan sangat berat di akhirat, bahkan tanpa melalui proses hisab yang lama:

  • Pertama, Sabar: Beliau mengutip Surat Az-Zumar ayat 10 yang menyatakan bahwa pahala orang sabar dihitung tanpa batas.
  • Kedua, Memaafkan: Berdasarkan Surat Asy-Syura ayat 40, orang yang memaafkan dan berbuat baik, pahalanya langsung dari Allah SWT.
  • Ketiga, Puasa: Kembali ditegaskan sebagai amalan yang istimewa.

Di sela-sela kajian, Ustadz Abdul Basith juga berbagi pengalaman pribadi tentang pentingnya menuntut ilmu secara konsisten, layaknya mengecas handphone agar tidak mati. Beliau mendorong jamaah untuk melibatkan keluarga dalam kebaikan, mengajak istri dan anak-anak mengaji agar surga tidak dinikmati sendiri.

Kajian yang diselingi canda tawa dan kisah-kisah inspiratif ini ditutup dengan sesi tanya jawab, meninggalkan pesan mendalam bagi para jamaah yang beri’tikaf untuk mengisi malam-malam terakhir Ramadan dengan amalan-amalan terbaik.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: i'tikafkajianmalam ganjilramadhan
Share6Tweet4Share1
Marjoko

Marjoko

Seorang pecinta tulisan, pengulik desain grafis, and Good Daddy in every universe.

Related Posts

Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.
Kabar

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

oleh Marjoko
20 Maret 2026
Kabar

KURMA Edisi Maret 2026: Tidur Berkah, Bernilai Ibadah

oleh Nurul Mawaridah
19 Maret 2026
Kabar

Masjid Darul Arqom Tutup Rangkaian Kajian I’tikaf, Ustaz Arifin Ahmad Bahas Falsafah Idulfitri

oleh Yogi Arfan
18 Maret 2026
Next Post
Ramadhan jadi madrasah pembentuk akhlak mulia siswa SMK Mutu.

Ramadhan Jadi Madrasah Karakter! TC Darul Arqam SMK Mutu 2026 Hadirkan Pembinaan Keluarga hingga Edukasi Road Safety

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Berita Duka: Ustaz Saiful Hadi Wafat, PDM Kota Pasuruan Kehilangan Sosok Teladan Dakwah

20 Februari 2026
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 menjadi penegas presisi hisab KHGT sekaligus simbol kuat arah baru persatuan kalender umat Islam dunia.

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Validasi Astronomis KHGT dan Momentum Menuju Kesatuan Umat

3 Maret 2026
Menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan, Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan menyelenggarakan kajian i’tikaf di lima masjid yang tersebar di Kota Pasuruan.

Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan Gelar Rangkaian Kajian I’tikaf Ramadhan

6 Maret 2026
Menuju 2029, Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan resmi bersinergi kawal demokrasi bersih dan berintegritas.

Langkah Besar Menuju 2029: Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Teken MoU Strategis

3 Maret 2026

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026
Dosa adalah malware yang merusak sistem fitrah, dan Ramadhan adalah proses reset total atas virus-virus keburukan.

Khutbah Idul Fitri di Halaman Masjid Baiturrahman: Rekonstruksi Jiwa Menuju Fitrah Orisinal

20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan