• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Sholat Khusuf di Masjid Darul Arqom, Ustadz Anang Beberkan Fakta Ilmiah Tentang Gerhana Bulan

Marjoko oleh Marjoko
2 minggu yang lalu
in Kabar, Khutbah
0
Gerhana bukan sekadar fenomena langit, tapi momentum memperkuat keyakinan dan literasi umat.

Gerhana bukan sekadar fenomena langit, tapi momentum memperkuat keyakinan dan literasi umat.

6
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 3 Maret 2026 – Masjid Darul Arqom menjadi saksi kebersamaan jemaah yang antusias menyambut fenomena alam yaitu gerhana bulan total sekaligus menunaikan ibadah. Sejak Selasa petang, jamaah telah berkumpul untuk berbuka puasa bersama sebelum melanjutkan dengan sholat Maghrib berjamaah. Puncak kegiatan malam tersebut adalah pelaksanaan Sholat Khusuf (sholat gerhana bulan total) yang diikuti dengan khidmat bagi seluruh jamaah. Persiapan matang dari pengumuman sepekan sebelumnya membuahkan kehadiran jemaah yang luar biasa dalam mempererat tali silaturahmi.

Dalam penyampaiannya, Ustadz Anang mengawali dengan mengingatkan keutamaan bulan Ramadhan sebagai ruang penyucian diri. Beliau menegaskan bahwa setiap manusia memiliki potensi melakukan kesalahan, dan Ramadhan menjadi kesempatan untuk memperbarui komitmen keimanan serta memohon ampunan atas dosa-dosa masa lalu.

Lebih jauh, Uztadz Anang menguraikan bahwa fenomena gerhana tidak dapat dilepaskan dari ketetapan hukum Allah yang bersifat tetap dan tidak berubah. Mengutip sejumlah ayat Al-Qur’an, di antaranya dalam Surah Yasin dan Yunus, beliau menjelaskan bahwa matahari dan bulan beredar sesuai garis edarnya masing-masing. Ketetapan tersebut bersifat pasti dan terukur, sehingga manusia dapat menghitung waktu, bulan, dan tahun secara akurat. Dari pengamatan terhadap keteraturan itulah lahir disiplin ilmu astronomi atau ilmu falak.

Menurutnya, kemampuan manusia modern memprediksi gerhana jauh hari sebelumnya menunjukkan betapa eksaknya peredaran benda langit. Beliau mencontohkan bahwa gerhana yang terjadi malam itu telah dapat diperkirakan sejak lama. Hal tersebut, kata dia, seharusnya memperkuat keyakinan bahwa alam semesta berjalan sesuai sunnatullah.

Ustadz Anang juga menyinggung peristiwa gerhana matahari total yang melintasi Pulau Jawa pada 11 Juni 1983. Saat itu, banyak peneliti mancanegara datang ke Indonesia untuk mengamati fenomena tersebut. Namun di sisi lain, masih ada sebagian masyarakat yang diliputi ketakutan dan mempercayai mitos, seperti anggapan bahwa gerhana terjadi karena matahari “dimakan naga”. Ia menilai kondisi tersebut sebagai cerminan rendahnya literasi dan kurangnya pemahaman terhadap ajaran agama maupun ilmu pengetahuan.

Related Post

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

Muhammadiyah Kota Pasuruan Gelar Salat Idulfitri di Enam Titik, GOR Dipadati Ratusan Jamaah

20 Maret 2026

Mengacu pada teladan Nabi Muhammad SAW, beliau menegaskan bahwa gerhana bukan pertanda kematian atau kelahiran seseorang, melainkan tanda kebesaran Allah. Dalam sejarah, ketika terjadi gerhana bertepatan dengan wafatnya putra Nabi, Ibrahim, Rasulullah meluruskan anggapan masyarakat dan menekankan bahwa gerhana adalah fenomena alam yang berada dalam ketentuan Allah.

Menutup khutbahnya, Ustadz Anang mengajak jamaah untuk merespons gerhana sesuai tuntunan Nabi, yakni dengan memperbanyak dzikir dan doa, melaksanakan sholat gerhana, serta memperbanyak sedekah sesuai kemampuan masing-masing, baik berupa harta, tenaga, maupun pikiran. Ustadz Anang berharap umat Islam mampu memadukan keimanan dan ilmu pengetahuan, serta terus menjaga nilai-nilai kebenaran ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: darul arqomgerhana bulanmuhammadiyah
Share2Tweet2Share
Marjoko

Marjoko

Seorang pecinta tulisan, pengulik desain grafis, and Good Daddy in every universe.

Related Posts

Kabar

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

oleh Muslim Notonegoro
20 Maret 2026
Kabar

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

oleh Firnas Muttaqin
20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.
Kabar

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

oleh Marjoko
20 Maret 2026
Next Post

Ustadz Umar Effendi di Masjid At-Taqwa: Al-Qur'an, Sains, dan Sejarah Kejayaan Islam yang Terputus

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Berita Duka: Ustaz Saiful Hadi Wafat, PDM Kota Pasuruan Kehilangan Sosok Teladan Dakwah

20 Februari 2026
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 menjadi penegas presisi hisab KHGT sekaligus simbol kuat arah baru persatuan kalender umat Islam dunia.

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Validasi Astronomis KHGT dan Momentum Menuju Kesatuan Umat

3 Maret 2026
Menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan, Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan menyelenggarakan kajian i’tikaf di lima masjid yang tersebar di Kota Pasuruan.

Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan Gelar Rangkaian Kajian I’tikaf Ramadhan

6 Maret 2026
Menuju 2029, Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan resmi bersinergi kawal demokrasi bersih dan berintegritas.

Langkah Besar Menuju 2029: Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Teken MoU Strategis

3 Maret 2026

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026
Dosa adalah malware yang merusak sistem fitrah, dan Ramadhan adalah proses reset total atas virus-virus keburukan.

Khutbah Idul Fitri di Halaman Masjid Baiturrahman: Rekonstruksi Jiwa Menuju Fitrah Orisinal

20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan