• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Pentingnya Ta’awun dalam Kebaikan dan Takwa

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
6 bulan yang lalu
in Kabar, Khutbah
0
16
SHARES
37
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Dalam Khutbah Jumat yang disampaikan di Masjid At Taqwa, Jagalan, Kota Pasuruan, Ustadz Muhammad Raizel Zaidan Al Rizki mengajak jamaah untuk memperkuat semangat tolong-menolong (ta’awun) dalam kerangka kebajikan (al-birr) dan ketakwaan.

Khutbah yang berlangsung pada tanggal 3 Oktober 2025 itu membedah makna mendalam dari firman Allah SWT: “Dan tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksaan-Nya.”  (QS Al Maidah : 2)

Al-Birr dan Taqwa: Dua Sisi Mata Uang yang Saling Melengkapi

Ustadz Raizel memulai dengan penjelasan tentang dua konsep kunci dalam ayat tersebut. Al-Birr diartikan sebagai sebuah istilah yang mencakup seluruh jenis kebaikan dan kesempurnaan yang dituntut dari seorang hamba. Sebaliknya, dosa (al-itsmu) adalah ungkapan untuk segala bentuk kejelekan yang mendatangkan celaka.

Related Post

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

Ustadz Heru Winarno Ungkap Rahasia Ikhlas dalam Kajian I’tikaf Malam 23

12 Maret 2026

Ustadz Abdul Basith Bagikan Kunci Agar I’tikaf Kita Berpahala Ganda!

10 Maret 2026

“Syekh As-Sa’di rahimahullah mengatakan bahwa al-birr adalah sebuah nama yang mencakup segala yang Allah cintai dan ridai, baik berupa perbuatan lahir maupun batin, yang berhubungan dengan hak Allah atau hak sesama manusia,” terang sang khatib.

Ta’awun: Kewajiban dan Kebutuhan Sosial

Dalam khutbahnya, Ustadz Raizel menegaskan bahwa tolong-menolong (ta’awun) bukan hanya sekadar anjuran, tetapi merupakan kewajiban setiap muslim. Manusia sebagai makhluk yang lemah, tidak mampu mencukupi seluruh kebutuhannya sendiri.

“Islam sangat menjunjung tinggi nilai tolong-menolong. Dalam sebuah hadis, hubungan antara mukmin yang satu dengan lainnya digambarkan bagaikan sebuah bangunan yang saling menguatkan,” ujarnya.

Namun, beliau juga mengingatkan bahwa tidak semua bentuk tolong-menolong itu baik. Ta’awun yang terpuji adalah yang mengarah pada kebaikan dan ketakwaan, sementara tolong-menolong dalam dosa dan permusuhan adalah hal yang terlarang.

Penerapan Ta’awun dalam Kehidupan Sehari-hari

Khatib kemudian memaparkan beberapa bentuk konkret penerapan ta’awun yang dianjurkan:

1.  Mengajak dalam Ketakwaan: Tolong-menolong dalam mengajak sesama muslim untuk taat kepada Allah SWT, menjalankan perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya.

2.  Loyal terhadap Sesama Muslim: Loyalitas ini diwujudkan dengan selalu berprasangka baik (*husnuzhan*) dan saling menasihati dalam kebaikan. Ayat 71 Surah At-Taubah disebutkan sebagai landasan, di mana orang-orang beriman, laki-laki dan perempuan, adalah penolong bagi yang lain.

3.  Saling Melindungi dan Bersatu: Umat Islam harus bersatu padu layaknya sebuah bangunan yang kokoh dalam menegakkan kebenaran dan ketakwaan. Kehancuran akan mengintai jika kekokohan ini tidak dijaga.

Khutbah ditutup dengan penekanan bahwa ta’awun adalah sistem yang memperindah Islam dan merupakan kebutuhan mutlak dalam setiap dimensi kehidupan. Menerapkannya adalah bukti nyata dari kekuatan iman dan ukhuwah Islamiyah. (*)

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: kajiankhutbah
Share6Tweet4Share1
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Kabar

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

oleh Muslim Notonegoro
20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.
Kabar

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

oleh Marjoko
20 Maret 2026
Kabar

Ustadz Heru Winarno Ungkap Rahasia Ikhlas dalam Kajian I’tikaf Malam 23

oleh Marjoko
12 Maret 2026
Next Post
Gambar Ilustrasi AI

Parkir Sembarangan di Depan Rumah, Masalah Sepele Bikin Sakit Hati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Berita Duka: Ustaz Saiful Hadi Wafat, PDM Kota Pasuruan Kehilangan Sosok Teladan Dakwah

20 Februari 2026
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 menjadi penegas presisi hisab KHGT sekaligus simbol kuat arah baru persatuan kalender umat Islam dunia.

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Validasi Astronomis KHGT dan Momentum Menuju Kesatuan Umat

3 Maret 2026
Menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan, Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan menyelenggarakan kajian i’tikaf di lima masjid yang tersebar di Kota Pasuruan.

Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan Gelar Rangkaian Kajian I’tikaf Ramadhan

6 Maret 2026
Menuju 2029, Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan resmi bersinergi kawal demokrasi bersih dan berintegritas.

Langkah Besar Menuju 2029: Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Teken MoU Strategis

3 Maret 2026

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026
Dosa adalah malware yang merusak sistem fitrah, dan Ramadhan adalah proses reset total atas virus-virus keburukan.

Khutbah Idul Fitri di Halaman Masjid Baiturrahman: Rekonstruksi Jiwa Menuju Fitrah Orisinal

20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan