• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Pengajian Rutin PRA Bugul Kidul 2 Angkat Tema Makna Musibah Negeri dalam Perspektif Al-Qur’an

Nurul Mawaridah oleh Nurul Mawaridah
5 bulan yang lalu
in Kabar, Kajian
0
6
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Related Post

Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026
Profesionalisme pendidik dibangun melalui keteladanan, pengelolaan emosi, pembelajaran berkelanjutan, dan komunikasi sehat. (foto: Nurul Waridah/pasmu.id)

KURMA Edisi Mei 2026: Profesionalisme Aktor Pendidikan dalam Sikap, Peran, dan Keteladanan

30 Mei 2026

Refleksi 79 Tahun PII: Menanti Jiwa Kader di Tengah Kekayaan Negeri yang Tergadai

25 Mei 2026

Al-Zalzalah dan Kesadaran tentang Hari Akhir

22 Mei 2026

Pasuruan, 24 Desember 2025 – Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Bugul Kidul 2 Kota Pasuruan kembali menggelar Pengajian Rutin Bulanan. bertempat di Rumah Ibu Darwin, Jalan Salak II Nomor 22, Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Kegiatan ini diikuti oleh para anggota dan simpatisan Aisyiyah dengan penuh khidmat dan antusias. Pengajian tersebut dibuka oleh Ibu Yayuk selaku sekretaris PRA Bugul Kidul 2.
Pada kesempatan tersebut, Nurul Mawaridah, M.Pd hadir sebagai narasumber dengan mengangkat tema “Musibah Negeri yang Terus-Menerus Menurut Pandangan Islam (Al-Qur’an)”. Tema ini dipilih sebagai respon reflektif atas berbagai musibah dan persoalan sosial yang terus melanda negeri, mulai dari bencana alam hingga krisis moral dan kemanusiaan.
Dalam tausiyahnya, Nurul Mawaridah menegaskan bahwa musibah bukan sekadar peristiwa alam, melainkan memiliki pesan Ilahi yang harus direnungkan bersama. Al-Qur’an, menurutnya, tidak mengajarkan umat Islam untuk berhenti pada keluhan, tetapi mendorong lahirnya kesadaran, muhasabah, dan perubahan sikap hidup.
Ia memaparkan bahwa salah satu penyebab musibah adalah ulah manusia sendiri, sebagaimana dijelaskan dalam QS. Ar-Rum ayat 41, yang menyebutkan bahwa kerusakan di darat dan laut terjadi akibat perbuatan tangan manusia, agar mereka kembali ke jalan yang benar. Musibah dalam konteks ini menjadi peringatan agar manusia memperbaiki perilaku dan hubungannya dengan alam.
Lebih lanjut, Nurul Mawaridah menjelaskan bahwa tidak ada musibah yang terjadi tanpa izin Allah SWT. Mengutip QS. Al-Hadid ayat 22, ia menekankan bahwa segala musibah telah tertulis dalam ketetapan Allah. Hal ini bertujuan agar manusia tidak sombong saat lapang dan tidak berputus asa ketika diuji dengan kesulitan.
Musibah juga dipahami sebagai ujian keimanan, sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Baqarah ayat 155, yaitu ujian berupa rasa takut, kelaparan, serta kekurangan harta dan jiwa. Dalam ujian tersebut, Allah ingin melihat siapa yang mampu bersabar dan tetap teguh dalam keimanan.
Selain itu, disampaikan pula bahwa musibah yang terjadi secara berulang dan meluas dapat menjadi teguran kolektif, bukan untuk menyalahkan korban, melainkan sebagai ajakan untuk mengoreksi arah kehidupan berbangsa, menata ulang nilai keadilan, amanah, dan kejujuran, sebagaimana pesan QS. Asy-Syura ayat 30.
Menutup tausiyahnya, Nurul Mawaridah mengajak jamaah untuk menumbuhkan sikap mukmin sejati, yakni sabar dan tawakal, memperbanyak muhasabah dan taubat, serta meningkatkan kepedulian sosial dengan menolong sesama. Ia menegaskan bahwa di balik setiap kesulitan selalu ada kemudahan, sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Insyirah ayat 6, “Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”
Pengajian ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan agenda arisan, menambah kehangatan ukhuwah di lingkungan PRA Bugul Kidul 2.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: AisyiyahBugulkidulkajian
Share2Tweet2Share
Nurul Mawaridah

Nurul Mawaridah

Related Posts

Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)
Kabar

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

oleh PasMu Media
31 Mei 2026
Profesionalisme pendidik dibangun melalui keteladanan, pengelolaan emosi, pembelajaran berkelanjutan, dan komunikasi sehat. (foto: Nurul Waridah/pasmu.id)
Kabar

KURMA Edisi Mei 2026: Profesionalisme Aktor Pendidikan dalam Sikap, Peran, dan Keteladanan

oleh Nurul Mawaridah
30 Mei 2026
Di usia ke-79, PII ditantang bukan sekadar melahirkan alumni berjabatan, tetapi kader yang mampu menjawab paradoks Indonesia: negeri kaya raya yang rakyatnya belum sepenuhnya sejahtera/foto: Suharsono pasmu.id
Kajian

Refleksi 79 Tahun PII: Menanti Jiwa Kader di Tengah Kekayaan Negeri yang Tergadai

oleh Suharsono
25 Mei 2026
Next Post

PDM Kota Pasuruan Gelar Berkah Fest 2025, Meriahkan Milad Muhammadiyah ke-113 dan Sambut Tahun Baru 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

1 Juni 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

1 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026
Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan