• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
Pasmu
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Menemukan Makna di Balik Ujian: Mengapa Hijrah Harus Berproses?

Suharsono oleh Suharsono
8 detik yang lalu
in Kabar, Kajian
0
Hijrah bukan sekadar berpindah tempat, tetapi proses menguji kejujuran iman melalui kesabaran dan pengorbanan

Hijrah bukan sekadar berpindah tempat, tetapi proses menguji kejujuran iman melalui kesabaran dan pengorbanan

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 9 Agustus 2026 – Kuliah Subuh di Masjid Al-Kautsar, Jl. Ir. H. Juanda, Pasuruan, menghadirkan kajian Sirah Nabawiyah bersama Ustadz Nur Adi Septyanto dengan tema “Perintah Hijrah ke Madinah.”

Dalam kajian tersebut, jamaah diajak menelusuri kembali perjalanan hijrah Rasulullah SAW dan para sahabat dari Makkah menuju Madinah. Salah satu pertanyaan penting yang menjadi titik refleksi adalah: mengapa hijrah tidak dilakukan sejak awal, tanpa harus melewati berbagai siksaan, ancaman, dan tekanan ekonomi yang begitu berat?

Ustadz Nur Adi menjelaskan bahwa perjalanan menuju pertolongan Allah tidak selalu berlangsung secara instan. Ujian merupakan bagian dari proses untuk menguji kesungguhan dan kejujuran iman seorang hamba.

Para sahabat tidak serta-merta meninggalkan Makkah dalam keadaan mudah. Mereka menghadapi berbagai bentuk tekanan karena mempertahankan keimanan. Bahkan, sebagian di antara mereka harus meninggalkan harta, keluarga, dan kehidupan yang telah dibangun bertahun-tahun.

Related Post

Ibadah tanpa Ilmu Bisa Tertolak, Ini Penjelasan M. Muslimaini Errifai dalam Khutbah Jumat

1 Agustus 2026
Ustaz Heru: Kontrol diri anak hari ini adalah fondasi kesuksesan masa depan yang kokoh dan berkah. (Foto: Suharsono/pasmu.id)

Menunda Keinginan, Menjemput Masa Depan: Resonansi Riset Stanford dan Al-Qur’an

23 Juli 2026

Ustadz Ahmad Baidowi Ajak Jamaah Perbanyak Tobat Sebelum Ajal Tiba

6 Juli 2026

Kesehatan Mental dalam Perspektif Islam

5 Juli 2026

Hijrah Rasulullah SAW pun bukan sekadar keputusan pribadi untuk mencari tempat yang lebih aman. Hijrah dilakukan sebagai perintah Allah SWT, sehingga segala risiko yang menyertainya dihadapi dengan keyakinan dan ketundukan kepada-Nya.

Pesan tersebut kemudian dikaitkan dengan firman Allah SWT dalam QS. At-Taubah ayat 100, yang memberikan penghargaan kepada kaum Muhajirin dan Ansar karena ketulusan mereka dalam mendahulukan keridaan Allah.

Harta dan Ilmu sebagai Ujian

Dalam pemaparannya, Ustadz Nur Adi juga mengingatkan bahwa harta dan ilmu merupakan dua hal yang dapat menjadi ujian bagi manusia.

Seseorang bisa saja memiliki banyak harta, tetapi tanpa ilmu yang benar, harta tersebut justru dapat menyesatkannya. Sebaliknya, kemiskinan bukan hanya berkaitan dengan keterbatasan materi, tetapi juga dapat berupa kemiskinan ilmu dan ketidaktahuan terhadap siapa Tuhannya.

Karena itu, orientasi seorang yang berhijrah karena iman tidak lagi semata-mata mengejar dunia. Seluruh perjalanan hidup diarahkan untuk mendapatkan keridaan dan rahmat Allah SWT.

Ustadz Nur Adi juga mengingatkan kembali hadis tentang tiga hal yang mengiringi seseorang ketika meninggal dunia: keluarga, harta, dan amal. Dua di antaranya, keluarga dan harta, akan kembali meninggalkan manusia. Sementara amal menjadi satu-satunya bekal yang tetap menyertainya.

Hijrah dan Kejujuran Iman

Kajian kemudian diarahkan pada refleksi yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Setiap ujian, sekecil apa pun, dapat menjadi sarana untuk mengukur sejauh mana kejujuran seseorang dalam beriman.

Pertanyaannya bukan hanya seberapa besar ujian yang kita hadapi, tetapi seberapa jujur kita tetap memilih Allah ketika berada dalam keadaan sulit.

Dari perjalanan hijrah Rasulullah SAW dan para sahabat, jamaah diajak memahami bahwa hijrah bukan sekadar perpindahan tempat. Hijrah adalah proses perubahan dan penyucian diri, yang menuntut kesabaran, pengorbanan, keyakinan, serta keteguhan dalam menjalankan perintah Allah.

Setiap rasa takut, kehilangan, kesulitan, dan pengorbanan yang dilalui para sahabat menjadi bagian dari proses untuk menunjukkan siapa yang benar-benar teguh dalam keimanannya.

Kuliah Subuh kemudian ditutup dengan pembacaan doa Kafaratul Majlis dan salam. Kajian pagi itu meninggalkan pesan penting bagi jamaah: pertolongan dan rahmat Allah memiliki proses yang harus dijalani. Maka, ketika ujian datang dalam perjalanan hijrah kita, jangan terburu-buru menganggapnya sebagai tanda ditinggalkan Allah. Bisa jadi, justru melalui ujian itulah Allah sedang memurnikan iman dan mempersiapkan kita menuju keadaan yang lebih baik.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: kajiansubuh
ShareTweetShare
Suharsono

Suharsono

Related Posts

Kabar

Ibadah tanpa Ilmu Bisa Tertolak, Ini Penjelasan M. Muslimaini Errifai dalam Khutbah Jumat

oleh Muslim Notonegoro
1 Agustus 2026
Ustaz Heru: Kontrol diri anak hari ini adalah fondasi kesuksesan masa depan yang kokoh dan berkah. (Foto: Suharsono/pasmu.id)
Kabar

Menunda Keinginan, Menjemput Masa Depan: Resonansi Riset Stanford dan Al-Qur’an

oleh Suharsono
23 Juli 2026
Ustadz Ahmad Baidowi mengajak jamaah bertobat dan memperbanyak istigfar sebelum ajal menjemput. (Foto: Firnas Muttaqin/pasmu.id)
Kajian

Ustadz Ahmad Baidowi Ajak Jamaah Perbanyak Tobat Sebelum Ajal Tiba

oleh Firnas Muttaqin
6 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Pembukaan MPLS SD Al Kautsar Kota Pasuruan berlangsung meriah, dihadiri Wali Kota yang mengantarkan putrinya. (Foto: Marjoko/pasmu.id)

SD Al Kautsar Kota Pasuruan Resmi Buka MPLS Tahun Ajaran 2026/2027, Wali Kota dan Bunda Wali Kota Antar Putri Ketiga di Hari Pertama Sekolah

13 Juli 2026
Ustaz Abu Nasir memimpin rapat pembentukan Tim Pendirian Klinik SehatMu di Aula KH Ahmad Dahlan (14/07)/PasMu

PDM Kota Pasuruan akan Bangun Klinik Rawat Inap PKU Muhammadiyah ‘SehatMu’, Target Operasi Awal Tahun 2027

14 Juli 2026
Ketua Umum PW IPM Jawa Timur

PW IPM Jawa Timur Siap Sinergikan Program PP IPM 2026-2028

19 Juli 2026
Ustaz Abu Nasir - Ketua PDM Kota Pasuruan

Sambut Tahun Ajaran Baru, Ustaz Abu Nasir Sampaikan Pesan kepada Guru Muhammadiyah Kota Pasuruan

12 Juli 2026
Hijrah bukan sekadar berpindah tempat, tetapi proses menguji kejujuran iman melalui kesabaran dan pengorbanan

Menemukan Makna di Balik Ujian: Mengapa Hijrah Harus Berproses?

9 Agustus 2026
BPBD Kota Pasuruan memperkuat sinergi relawan melalui konsolidasi, peningkatan kapasitas, dan pemetaan respons bencana. (foto: Muslim/pasmu.id)

​BPBD Kota Pasuruan Pererat Konsolidasi Relawan, MDMC Tekankan Pentingnya Upgrading Skill dan Evaluasi Respons Bencana

8 Agustus 2026
SMK MUTU Pasuruan memperkuat sinergi wali murid demi mencetak lulusan islami, berkarakter, dan siap kerja.

SMK MUTU Pasuruan Perkuat Sinergi dengan Wali Murid, Siapkan Lulusan Islami, Berkarakter, dan Siap Kerja

8 Agustus 2026
SD Al-Kautsar Pasuruan gelar parenting untuk menyelaraskan pola asuh keluarga dan sekolah. (foto: Yogi/pasmu.id)

SD Al Kautsar Kota Pasuruan Gelar Parenting Milenial 5.0, Dorong Sinergi Pola Asuh antara Rumah dan Sekolah

8 Agustus 2026
PasMu

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan