• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
Pasmu
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Lestarikan Budaya Jawa, SD Al Kautsar Gelar Program “Jawa Lestari” dan Permainan Tradisional

Marjoko oleh Marjoko
4 menit yang lalu
in Kabar
0
SD Al Kautsar Pasuruan lestarikan budaya Jawa lewat, gamelan, blangkon, gasing, dan gobak sodor dalam program Jawa Lestari. (foto: istimewa)

SD Al Kautsar Pasuruan lestarikan budaya Jawa lewat, gamelan, blangkon, gasing, dan gobak sodor dalam program Jawa Lestari. (foto: istimewa)

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, Di tengah derasnya arus modernisasi yang membuat anak-anak semakin akrab dengan layar gawai, pemandangan berbeda tersaji di halaman SD Al Kautsar Pasuruan pada Jumat, 11 September 2026. Ratusan siswa berlarian riang sambil memutar gasing, melompati tali, dan berkejaran dalam permainan gobak sodor. Sementara itu, para guru tampil anggun dan gagah dengan balutan busana adat Jawa. Suasana penuh keceriaan itu bukanlah agenda perlombaan semata, melainkan bagian dari program rutin bertajuk Jawa Lestari yang digelar setiap Jumat minggu kedua.

Program ini merupakan upaya nyata SD Al Kautsar dalam mengenalkan sekaligus menjaga kelestarian warisan budaya lokal sejak dini. Seluruh warga sekolah, mulai dari jajaran guru hingga para siswa, kompak mengenakan pakaian adat khas Jawa. Ketentuan busana bagi siswa laki-laki meliputi atasan lurik, celana hitam, blangkon, serta sepatu dan kaos kaki berwarna hitam. Adapun siswa perempuan mengenakan atasan lurik, rok hitam, kerudung polos senada, lengkap dengan sepatu dan kaos kaki hitam. Penampilan mereka pun semakin mempertegas identitas budaya yang ingin ditanamkan sekolah.

Penggunaan busana tradisional ini bukan sekadar ajang tampil beda. Melalui program Jawa Lestari, SD Al Kautsar mengusung empat pilar utama, yakni mengenalkan budaya Jawa, melestarikan tradisi, menumbuhkan rasa bangga berbudaya, serta membentuk karakter siswa yang berbudi pekerti luhur. Keempat pilar tersebut diwujudkan tidak hanya melalui busana, tetapi juga melalui kegiatan bermain yang sarat nilai kearifan lokal.

Ayo, Dolanan Rek! Permainan Tradisional Sesuai Tingkatan Kelas

Related Post

SD Al-Kautsar Pasuruan gelar parenting untuk menyelaraskan pola asuh keluarga dan sekolah. (foto: Yogi/pasmu.id)

SD Al Kautsar Kota Pasuruan Gelar Parenting Milenial 5.0, Dorong Sinergi Pola Asuh antara Rumah dan Sekolah

8 Agustus 2026 - Updated On 9 Agustus 2026
Wali Kota Pasuruan: Hormati orang tua dan guru, kunci utama meraih kesuksesan hidup. (foto: Haedar/pasmu.id)

Wali Kota Pasuruan Titip Pesan untuk Lulusan SD Al-Kautsar: Hormati Orang Tua dan Guru Jika Ingin Sukses

6 Juni 2026

Ketua PDM Kota Pasuruan: Ilmu, Kepemimpinan, dan Akhlak Jadi Kunci Kesuksesan Generasi Masa Depan

6 Juni 2026

Khotmil Qur’an dan Pisah Kenang SD Al Kautsar, 101 Siswa Diwisuda, Cetak Prestasi Akademik Membanggakan

6 Juni 2026

Suasana sekolah kian semarak dengan kegiatan Ayo, dolanan rek! Berbagai permainan tradisional dikelompokkan secara khusus sesuai tingkatan kelas agar seluruh siswa dapat berpartisipasi aktif sesuai usia dan kemampuan mereka:

Kelas 1: permainan bendan dan lompat tali.
Kelas 2: permainan cublek-cublek suweng dan dakon.
Kelas 3: permainan jamuran dan gasing.
Kelas 4: permainan gasing.
Kelas 5: permainan gobak sodor.
Kelas 6: permainan egrang batok kelapa.

Halaman sekolah pun berubah menjadi arena bermain raksasa. Canda tawa para siswa pecah saat gasing berputar, tali dilompati, dan tim gobak sodor saling berkejaran. Kegiatan ini terbukti efektif mengalihkan perhatian anak-anak dari ketergantungan pada gawai modern. Mereka tampak menikmati permainan yang penuh interaksi sosial, kerja sama tim, dan ketangkasan fisik, sesuatu yang jarang ditemui pada permainan digital.

Kepala SD Al Kautsar, Mustakin, S.Pd.I, S.Pd., menegaskan pentingnya mengenalkan akar budaya bangsa kepada generasi muda di tengah gempuran arus modernisasi. Menurutnya, pendidikan karakter tidak cukup hanya dibangun di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang menyenangkan.

Melalui program Jawa Lestari ini, kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki akar budaya yang kuat. Dengan membiasakan mereka mengenakan pakaian adat dan memainkan permainan tradisional, kita sedang membangun generasi yang bangga akan identitas bangsanya, berkarakter, serta berbudi pekerti luhur, ujar Mustakin.

Ia menambahkan, permainan tradisional yang digelar bukan sekadar hiburan, melainkan media pembelajaran yang mengajarkan nilai kejujuran, sportivitas, kesabaran, dan kebersamaan. Nilai-nilai inilah yang dinilai relevan dengan pembentukan karakter siswa di era digital.

Program Jawa Lestari diharapkan dapat terus berjalan secara konsisten. Dengan melestarikan permainan tradisional dan menjaga tradisi lokal, SD Al Kautsar berkomitmen melahirkan generasi penerus bangsa yang hebat, berbudaya, dan tidak melupakan sejarahnya. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa modernisasi tidak harus mengikis jati diri bangsa. Justru, dengan mengenal dan mencintai budaya sendiri, anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri menghadapi tantangan zaman.

Melalui langkah kecil namun konsisten ini, SD Al Kautsar membuktikan bahwa pelestarian budaya bukan sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang dimulai dari lingkungan sekolah.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: gamelanjawasd al kautsar
ShareTweetShare
Marjoko

Marjoko

Seorang pecinta tulisan, pengulik desain grafis, and Good Daddy and Hubby in every universe.

Related Posts

SD Al-Kautsar Pasuruan gelar parenting untuk menyelaraskan pola asuh keluarga dan sekolah. (foto: Yogi/pasmu.id)
Kabar

SD Al Kautsar Kota Pasuruan Gelar Parenting Milenial 5.0, Dorong Sinergi Pola Asuh antara Rumah dan Sekolah

oleh Yogi Arfan
8 Agustus 2026 - Updated On 9 Agustus 2026
Wali Kota Pasuruan: Hormati orang tua dan guru, kunci utama meraih kesuksesan hidup. (foto: Haedar/pasmu.id)
Kabar

Wali Kota Pasuruan Titip Pesan untuk Lulusan SD Al-Kautsar: Hormati Orang Tua dan Guru Jika Ingin Sukses

oleh Marjoko
6 Juni 2026
Dr. Abu Nasir: Anak berilmu dan berakhlak akan tumbuh menjadi pemimpin yang bermanfaat. (foto: Haedar/pasmu.id)
Kabar

Ketua PDM Kota Pasuruan: Ilmu, Kepemimpinan, dan Akhlak Jadi Kunci Kesuksesan Generasi Masa Depan

oleh Marjoko
6 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Jamaah Masjid Al-Ukhuwah healing ke Kota Batu/Pasmu.id

Apresiasi Jamaah yang Istiqamah, Masjid Al-Ukhuwah Ajak Healing dan Menginap di Villa Kota Batu

30 Agustus 2026

Renovasi Klinik SehatMu Dimulai, Muhammadiyah Kota Pasuruan Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama

1 September 2026
Image Pasmu.id

Muhammadiyah Gadingrejo Terima Wakaf Rumah untuk Rumah Tahfidz dan Panti Asuhan Al Muttaqin

15 Agustus 2026
Cimory hadirkan edukasi, senam, dan keceriaan untuk ratusan siswa SMP MEKA di Krian. (foto: Nina Tri Wulyo/pasmu.id)

Semarak dan Edukatif, Cimory Hadirkan Pengalaman Berbeda untuk Siswa SMP MEKA

14 Agustus 2026
SD Al Kautsar Pasuruan lestarikan budaya Jawa lewat, gamelan, blangkon, gasing, dan gobak sodor dalam program Jawa Lestari. (foto: istimewa)

Lestarikan Budaya Jawa, SD Al Kautsar Gelar Program “Jawa Lestari” dan Permainan Tradisional

11 September 2026

Guru SMP Muhadisa Raih Juara 2 OGN SMP Tingkat Kota Pasuruan, Bawa Gagasan Baru Pembelajaran Bahasa Indonesia

7 September 2026
PDA kajian lingkungan Q.S. Ar-Rum ayat 41, serukan moral dan ekologi untuk cegah kerusakan bumi.

Pesan Al-Qur’an untuk Kelestarian Lingkungan

7 September 2026
Ad-Dhuha ajarkan gelap bukan akhir; sunyi bukan ditinggal; nikmat diubah jadi kepedulian sosial.

Ketika Allah Meyakinkan Hamba bahwa Setelah Gelap, Ada Cahaya

7 September 2026
PasMu

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan