Pasuran, 6 Juni 2026 – Wali Kota Pasuruan, Dr. Adi Wibowo, S.T.P., M.Si., menyampaikan pesan khusus kepada para lulusan SD Al-Kautsar dalam acara Khotmil Quran dan Pisah Kenang Tahun Pelajaran 2025/2026 yang berlangsung di Gedung Kesenian Kota Pasuruan.
Di hadapan ratusan siswa dan wali murid, Wali Kota mengajak para lulusan untuk menyiapkan masa depan sejak dini dengan memegang teguh nilai-nilai penghormatan kepada orang tua dan guru.
Mengawali sambutannya, Bapak Wali Kota Pasuruan mengapresiasi SD Al-Kautsar yang dinilai berhasil mengintegrasikan pendidikan akademik dengan pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman.
“Kegiatan ini bukan hanya menjadi momentum kebersamaan, tetapi juga bukti keberhasilan sekolah dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Quran dan membangun karakter peserta didik,” ujarnya.
Suasana semakin hidup ketika Wali Kota menyapa para siswa kelas VI yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Ia kemudian mengajukan pertanyaan sederhana kepada seluruh siswa.
“Siapa yang ingin sukses?” tanyanya, yang langsung disambut serempak oleh para siswa.
Menurutnya, terdapat dua kunci utama untuk meraih kesuksesan. Pertama, menghormati dan berbakti kepada kedua orang tua. Kedua, menghormati dan menghargai guru di mana pun berada.
“Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua. Mintalah doa dan ridha dari orang tua serta guru. Di situlah jalan kemudahan masa depan akan dibuka,” tegasnya.
Selain memberikan motivasi kepada siswa, Wali Kota juga menyampaikan refleksi kepada para orang tua. Ia mengingatkan pentingnya meluangkan waktu untuk mendampingi tumbuh kembang anak di tengah kesibukan pekerjaan.
Ia mengaku pernah mendapat teguran yang membekas dari putranya sendiri.
“‘Ayah punya jam, tapi ayah tidak punya waktu.’ Kalimat itu menjadi pengingat bagi kita semua bahwa anak-anak tidak hanya membutuhkan fasilitas, tetapi juga kehadiran orang tua,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengaitkan pendidikan anak dengan visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, para lulusan SD Al-Kautsar saat ini merupakan generasi yang kelak berada di usia produktif ketika Indonesia memasuki satu abad kemerdekaan.
“Anak-anak inilah yang akan menjadi generasi penyambut Indonesia Emas 2045. Karena itu mereka harus menyiapkan diri dengan ilmu, karakter, dan pola pikir yang baik sejak sekarang,” katanya.
Menutup sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh orang tua untuk terus mendoakan dan mendukung putra-putri mereka agar tumbuh menjadi generasi yang lebih sukses daripada generasi sebelumnya.
Pesan tersebut mendapat sambutan hangat dari para wali murid dan guru yang hadir. Tepuk tangan meriah pun mengakhiri sesi motivasi yang sarat makna bagi para lulusan SD Al-Kautsar.











