• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Workshop Notice Ability di UMM Bangun Semangat Pendidikan Inklusif, Kepala SD Al Kautsar: “Setiap Anak Memiliki Potensi yang Harus Dilihat”

Marjoko oleh Marjoko
29 detik yang lalu
in Kabar
0
Bu Safa dan siswa SD Al Kautsar berfoto bersama Dean Bragonier usai workshop inklusi di UMM/foto: Istimewa pasmu.id

Bu Safa dan siswa SD Al Kautsar berfoto bersama Dean Bragonier usai workshop inklusi di UMM/foto: Istimewa pasmu.id

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Dalam suasana hangat dan  antusiasme terasa di Gedung Kuliah Bersama (GKB) 1 Lantai 6 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) saat Yayasan Lentera Insan Kreatif menggelar workshop Notice Ability bersama tamu spesial asal Amerika Serikat, Dean Bragonier dan Bodhi Bragonier. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran inspiratif yang mengajak peserta memahami cara baru memandang perbedaan dalam proses belajar, khususnya terkait disleksia.

Dean Bragonier, pendiri NoticeAbility yang juga penyandang disleksia, hadir membagikan pengalaman hidup sekaligus strategi praktis tentang bagaimana seseorang dapat menemukan kekuatan di balik cara berpikir yang unik. Bersama putranya, Bodhi Bragonier, ia mengajak peserta memahami bahwa disleksia bukan hambatan, melainkan cara kerja otak yang berbeda dan berpotensi menjadi keunggulan jika dikenali serta dikembangkan secara tepat.

Dalam sesi workshop, peserta diajak melihat pendekatan pendidikan yang lebih inklusif melalui aktivitas yang menstimulasi kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, dan pola berpikir visual. Pendekatan ini memberi gambaran bahwa setiap anak memiliki gaya belajar berbeda yang memerlukan ruang tumbuh sesuai potensinya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Saffanatur Rizqiyyah, M.Pd. Gr., guru inklusi SD Al Kautsar sekaligus salah satu calon Indonesia Dyslexia Specialist Teacher 2026, yang mengikuti kegiatan dengan antusias untuk memperkaya pemahaman serta kompetensi yang nantinya dapat diterapkan kepada peserta didik di lingkungan sekolah.

Related Post

Di usia ke-79, PII ditantang bukan sekadar melahirkan alumni berjabatan, tetapi kader yang mampu menjawab paradoks Indonesia: negeri kaya raya yang rakyatnya belum sepenuhnya sejahtera/foto: Suharsono pasmu.id

Refleksi 79 Tahun PII: Menanti Jiwa Kader di Tengah Kekayaan Negeri yang Tergadai

25 Mei 2026
Perdebatan musik dalam Islam seharusnya disikapi bijak, mengutamakan substansi moral dibanding sekadar penghakiman formalistik semata/ilustrasi: shutterstock.com

Islam dan Musik: Perdebatan Lama yang Perlu Disikapi dengan Kedewasaan

25 Mei 2026

Kajian Tafsir, Sayur Berkah, Sarapan Bareng, hingga Doorprize Ramaikan Ahad Pagi di Masjid Al-Muttaqin

24 Mei 2026

Masjid Ibrahim Jadi Laboratorium Karakter dan Entrepreneurship di SD MuCES

24 Mei 2026

Workshop juga melibatkan dua siswa dari SD Al Kautsar, Achmad Faiz Rizki Abdullah dan Muhammad Farhan Kelvin Heksananda, dalam berbagai aktivitas interaktif. Keterlibatan mereka menjadi bukti nyata bahwa anak-anak mampu berkembang optimal ketika diberi kesempatan belajar dengan pendekatan yang sesuai karakter dan kebutuhannya.

Kepala SD Al Kautsar, Mustakin, S.Pd.I., S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperluas perspektif guru dan orang tua dalam memahami keberagaman cara belajar siswa.

“Pendidikan sejatinya bukan tentang menyeragamkan kemampuan anak, melainkan membantu menemukan potensi terbaik yang sudah dimiliki masing-masing. Workshop Notice Ability ini menjadi pengingat bahwa ketika kita mulai melihat kemampuan, bukan keterbatasan, maka anak-anak akan tumbuh dengan rasa percaya diri dan semangat belajar yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sekolah memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan lingkungan belajar yang inklusif dan ramah terhadap berbagai kebutuhan peserta didik.

“Setiap anak memiliki cara belajar yang unik. Tugas kita sebagai pendidik adalah memahami, mendampingi, dan membuka ruang agar mereka berkembang sesuai potensinya. Dengan pendekatan yang tepat, anak-anak yang selama ini dianggap memiliki kesulitan justru dapat menunjukkan kemampuan luar biasa,” tambah Mustakin.

Di bawah naungan Yayasan Lentera Insan Kreatif, workshop ini menjadi langkah konkret membangun ekosistem pendidikan yang lebih terbuka terhadap keberagaman kemampuan siswa. Tidak hanya menjadi ruang belajar bagi guru, kegiatan ini juga menghadirkan pengalaman bermakna bagi siswa agar merasa dihargai, dipahami, dan memiliki tempat untuk berkembang.

Lebih dari sekadar pelatihan, Workshop Notice Ability di UMM menjadi pengingat bahwa pendidikan yang inklusif dimulai dari cara pandang: ketika masyarakat mulai melihat kemampuan di balik perbedaan, semakin banyak peluang dan pintu masa depan yang dapat terbuka bagi anak-anak.

Donation

Buy author a coffee

Donate
ShareTweetShare
Marjoko

Marjoko

Seorang pecinta tulisan, pengulik desain grafis, and Good Daddy and Hubby in every universe.

Related Posts

Di usia ke-79, PII ditantang bukan sekadar melahirkan alumni berjabatan, tetapi kader yang mampu menjawab paradoks Indonesia: negeri kaya raya yang rakyatnya belum sepenuhnya sejahtera/foto: Suharsono pasmu.id
Kajian

Refleksi 79 Tahun PII: Menanti Jiwa Kader di Tengah Kekayaan Negeri yang Tergadai

oleh Suharsono
25 Mei 2026
Perdebatan musik dalam Islam seharusnya disikapi bijak, mengutamakan substansi moral dibanding sekadar penghakiman formalistik semata/ilustrasi: shutterstock.com
Opini

Islam dan Musik: Perdebatan Lama yang Perlu Disikapi dengan Kedewasaan

oleh Dary Yumna Joesi
25 Mei 2026
Kabar

Kajian Tafsir, Sayur Berkah, Sarapan Bareng, hingga Doorprize Ramaikan Ahad Pagi di Masjid Al-Muttaqin

oleh Yogi Arfan
24 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026

Cemerlang! Nanda Arkana, Siswa SD Al Kautsar Kota Pasuruan, Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Nasional

27 April 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Jamal mewakili tim mendapakan piala di podium

Tapak Suci Kota Pasuruan Raih Juara Umum II di Kejurkot Pencak Silat 2026

26 April 2026
Bu Safa dan siswa SD Al Kautsar berfoto bersama Dean Bragonier usai workshop inklusi di UMM/foto: Istimewa pasmu.id

Workshop Notice Ability di UMM Bangun Semangat Pendidikan Inklusif, Kepala SD Al Kautsar: “Setiap Anak Memiliki Potensi yang Harus Dilihat”

25 Mei 2026
Di usia ke-79, PII ditantang bukan sekadar melahirkan alumni berjabatan, tetapi kader yang mampu menjawab paradoks Indonesia: negeri kaya raya yang rakyatnya belum sepenuhnya sejahtera/foto: Suharsono pasmu.id

Refleksi 79 Tahun PII: Menanti Jiwa Kader di Tengah Kekayaan Negeri yang Tergadai

25 Mei 2026
Perdebatan musik dalam Islam seharusnya disikapi bijak, mengutamakan substansi moral dibanding sekadar penghakiman formalistik semata/ilustrasi: shutterstock.com

Islam dan Musik: Perdebatan Lama yang Perlu Disikapi dengan Kedewasaan

25 Mei 2026

Kajian Tafsir, Sayur Berkah, Sarapan Bareng, hingga Doorprize Ramaikan Ahad Pagi di Masjid Al-Muttaqin

24 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan