• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
Pasmu
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Era Digital Bisa Hancurkan Karakter Anak? Ini Penjelasan Prof. Mundakir di Pasuruan

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
3 bulan yang lalu
in Kabar
0
Mendidik Karakter Anak di Era Digital: Membangun Moral Action di Tengah Gempuran Algoritma

Mendidik Karakter Anak di Era Digital: Membangun Moral Action di Tengah Gempuran Algoritma

12
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 10 Mei 2026 – Tantangan mendidik anak pada era modern tidak lagi terbatas pada lingkungan fisik, melainkan telah merambah ke dunia digital yang tanpa batas. Hal ini ditegaskan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya, Prof. Dr. Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kep., FISQua., dalam Kajian Ahad Pagi yang digelar di Masjid Darul Arqom, Kota Pasuruan, Minggu (10/5/2026).

Dalam ceramahnya, Prof. Mundakir menekankan bahwa pembentukan karakter anak harus mencakup tiga dimensi utama, yakni moral knowing (pengetahuan moral), moral feeling (perasaan moral atau empati), dan yang paling krusial adalah moral action (tindakan moral).

“Karakter itu bukan hanya soal anak tahu mana yang baik, tapi bagaimana pengetahuan itu menjelma menjadi aksi nyata. Saat melihat teman sakit atau lingkungan kurang bersih, di situlah moral action harus muncul,” ujar Ketua MPKU PWM Jawa Timur tersebut di hadapan jamaah yang memadati Masjid Darul Arqom di Jalan KH Wachid Hasyim.

Mengutip Surat An-Nisa ayat 9, Prof. Mundakir mengingatkan para orang tua agar tidak meninggalkan generasi yang lemah, baik secara ilmu, fisik, maupun akhlak. Ia menyoroti fenomena anak-anak saat ini yang lebih akrab dengan algoritma media sosial, YouTube, hingga game online dibandingkan dengan nilai-nilai agama.

Related Post

Ustaz Heru: Kontrol diri anak hari ini adalah fondasi kesuksesan masa depan yang kokoh dan berkah. (Foto: Suharsono/pasmu.id)

Menunda Keinginan, Menjemput Masa Depan: Resonansi Riset Stanford dan Al-Qur’an

23 Juli 2026
Ustaz Anang di Masjid Darul Arqom: bahagia sejati raih dengan shalat khusyuk dan akhlak mulia. (foto: Suharsono/pasmu.id)

Menenun Kebahagiaan Hakiki Melalui Jalinan Shalat dan Akhlak Mulia

23 Juni 2026

Rehab Masjid Darul Arqom, Pekerja Lakukan Ini Biar Kubah Besar Tak Rembes Lagi

7 Juni 2026

Menjaga Fitrah di Era Digital: Refleksi Kesombongan Iblis dan Remeh-remeh Kehidupan

7 Juni 2026

Berdasarkan data yang disampaikan, hampir 80 persen populasi anak usia 5 hingga 17 tahun telah menggunakan internet. Kondisi tersebut, menurutnya, berpotensi menciptakan Residual Generation atau “Generasi Sisa” apabila tidak diimbangi dengan pendampingan yang ketat dari orang tua.

“Anak-anak sekarang lebih takut kehilangan kuota daripada lupa hafalan surat Al-Qur’an. Mereka lebih meniru influencer daripada guru atau ustadznya,” tegasnya.

Ia juga memaparkan berbagai risiko gangguan kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, hingga cyberbullying yang dapat mengintai anak-anak yang terlalu bebas berselancar di dunia maya tanpa kontrol orang tua. Selain itu, penggunaan gawai secara berlebihan dinilai dapat melemahkan daya juang (resilience) anak, membuat mereka menginginkan segala sesuatu secara instan, serta menurunkan kepekaan sosial.

Sebagai solusi, Prof. Mundakir mengajak para orang tua untuk kembali hadir secara utuh bagi anak-anak mereka melalui pendampingan aktif, mengetahui apa yang dibuka anak dan dengan siapa mereka berkomunikasi di media sosial, melatih daya juang dengan tidak memanjakan anak menggunakan fasilitas berlebihan, serta membangun komunikasi yang lemah lembut agar nilai-nilai kebaikan lebih mudah diterima.

Kegiatan rutin Ahad Pagi tersebut ditutup dengan sesi konsultasi kesehatan gratis bersama dr. Husni Muzakkir. Layanan itu diberikan sebagai bentuk kepedulian Masjid Darul Arqom terhadap kesehatan jamaah setelah mendapatkan asupan rohani.

Melalui kajian ini, para orang tua di Kota Pasuruan diharapkan lebih waspada terhadap dampak negatif teknologi, sembari tetap memanfaatkan sisi positifnya untuk mencetak generasi emas yang berakhlak mulia.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: darul arqomDigitalgadgedKajian Ahad Pagi
Share5Tweet3Share1
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Ustaz Heru: Kontrol diri anak hari ini adalah fondasi kesuksesan masa depan yang kokoh dan berkah. (Foto: Suharsono/pasmu.id)
Kabar

Menunda Keinginan, Menjemput Masa Depan: Resonansi Riset Stanford dan Al-Qur’an

oleh Suharsono
23 Juli 2026
Ustaz Anang di Masjid Darul Arqom: bahagia sejati raih dengan shalat khusyuk dan akhlak mulia. (foto: Suharsono/pasmu.id)
Kabar

Menenun Kebahagiaan Hakiki Melalui Jalinan Shalat dan Akhlak Mulia

oleh Suharsono
23 Juni 2026
Rehab Masjid Darul Arqom Masuk Fase Kritis, Pekerja Lakukan Ini Biar Kubah Besar Tak Rembes Lagi. (Foto: Agus/pasmu.id)
Kabar

Rehab Masjid Darul Arqom, Pekerja Lakukan Ini Biar Kubah Besar Tak Rembes Lagi

oleh Agus Salim
7 Juni 2026
Next Post
Gita Suara Alka SD Al Kautsar sukses meraih Juara 1 dan memboyong enam piala bergengsi.

Gita Suara Alka Raih Juara 1 di Pasuruan Marching Competition 2026, Borong 6 Piala Sekaligus

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Pembukaan MPLS SD Al Kautsar Kota Pasuruan berlangsung meriah, dihadiri Wali Kota yang mengantarkan putrinya. (Foto: Marjoko/pasmu.id)

SD Al Kautsar Kota Pasuruan Resmi Buka MPLS Tahun Ajaran 2026/2027, Wali Kota dan Bunda Wali Kota Antar Putri Ketiga di Hari Pertama Sekolah

13 Juli 2026
Ustaz Abu Nasir memimpin rapat pembentukan Tim Pendirian Klinik SehatMu di Aula KH Ahmad Dahlan (14/07)/PasMu

PDM Kota Pasuruan akan Bangun Klinik Rawat Inap PKU Muhammadiyah ‘SehatMu’, Target Operasi Awal Tahun 2027

14 Juli 2026
Ketua Umum PW IPM Jawa Timur

PW IPM Jawa Timur Siap Sinergikan Program PP IPM 2026-2028

19 Juli 2026
Ustaz Abu Nasir - Ketua PDM Kota Pasuruan

Sambut Tahun Ajaran Baru, Ustaz Abu Nasir Sampaikan Pesan kepada Guru Muhammadiyah Kota Pasuruan

12 Juli 2026
BPBD Kota Pasuruan memperkuat sinergi relawan melalui konsolidasi, peningkatan kapasitas, dan pemetaan respons bencana. (foto: Muslim/pasmu.id)

​BPBD Kota Pasuruan Pererat Konsolidasi Relawan, MDMC Tekankan Pentingnya Upgrading Skill dan Evaluasi Respons Bencana

8 Agustus 2026
SMK MUTU Pasuruan memperkuat sinergi wali murid demi mencetak lulusan islami, berkarakter, dan siap kerja.

SMK MUTU Pasuruan Perkuat Sinergi dengan Wali Murid, Siapkan Lulusan Islami, Berkarakter, dan Siap Kerja

8 Agustus 2026
SD Al-Kautsar Pasuruan gelar parenting untuk menyelaraskan pola asuh keluarga dan sekolah. (foto: Yogi/pasmu.id)

SD Al Kautsar Kota Pasuruan Gelar Parenting Milenial 5.0, Dorong Sinergi Pola Asuh antara Rumah dan Sekolah

8 Agustus 2026
PDM Kota Pasuruan memulai soft breaking Klinik Rawat Inap SehatMu sebagai langkah pelayanan kesehatan berbasis dakwah. (Foto: Marjoko/pasmu.id)

PDM Kota Pasuruan Gelar Soft Breaking Klinik Rawat Inap SehatMu, Targetkan Segera Beroperasi

8 Agustus 2026
PasMu

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan