• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Khutbah

Menjalin Kebersamaan untuk Indonesia yang Bersatu dan Sejahtera

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
8 bulan yang lalu
in Khutbah
0
4
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Menjelang peringatan 80 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Ustadz Anang Abdul Malik menyampaikan khutbah jumat (8/8/2025) di Masjid At Taqwa Jagalan Pasuruan, mengangkat tema nasional tahun ini, “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”

Menurutnya, tema ini adalah harapan bersama seluruh rakyat, namun harapan itu hanya akan terwujud jika ada upaya nyata untuk mewujudkannya. Bagi seorang Muslim, bersatu dan sejahtera bukan sekadar cita-cita, melainkan tuntutan iman.

Beliau menekankan bahwa membangun kebersamaan harus didasari saling menghormati, memahami, mengatur, dan mengasihi. Ustadz Anang memberi contoh kehidupan bermasyarakat di tingkat kampung, di mana keputusan bersama biasanya lebih bermanfaat dibanding keputusan sepihak. Sikap merasa “paling benar” atau “paling bersih” justru merusak persatuan.

Mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an,

Related Post

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

Muhammadiyah Kota Pasuruan Gelar Salat Idulfitri di Enam Titik, GOR Dipadati Ratusan Jamaah

20 Maret 2026

يٰۤاَ يُّهَا النَّا سُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَآئِلَ لِتَعَا رَفُوْا ۗ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَ تْقٰٮكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ
“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti.”
(QS. Al-Hujurat 49: Ayat 13)

Beliau menegaskan bahwa perbedaan adalah keniscayaan. Allah menciptakan manusia beragam jenis kelamin, suku, dan bangsa agar saling mengenal. Ukuran kemuliaan di sisi Allah bukanlah keseragaman, melainkan ketakwaan — menjalankan semua perintah-Nya, termasuk membangun kebersamaan, saling memaafkan, dan menghindari sifat pemarah.

Ustadz Anang mengingatkan bahwa memaafkan sejati berarti menghapus luka tanpa menyisakan dendam. Orang yang suka marah, kata beliau, hanya akan meracuni dirinya sendiri dan hidupnya menjadi tidak nyaman. Sebaliknya, orang yang menebarkan kebahagiaan kepada orang lain akan menuai kebahagiaan pula bagi dirinya.

الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّآءِ وَا لضَّرَّآءِ وَا لْكٰظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَا لْعَا فِيْنَ عَنِ النَّا سِ ۗ وَا للّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ
“(yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.”
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 134)

Rasulullah SAW menganjurkan agar seorang Muslim berusaha membahagiakan sesama, karena setiap kebaikan (hasanah) akan dibalas Allah dengan pahala berlipat ganda.

Beliau juga menegaskan bahwa semua amal saleh sejatinya kembali untuk kebaikan pelakunya. Jika bangsa ini terpecah dan terlemahkan, itu karena kepedulian dan aktivitas baik mulai luntur. Akibatnya, bukan hanya kita, tetapi juga anak cucu yang akan merasakan dampaknya.

Khutbah ditutup dengan doa agar Allah memberi kekuatan kepada umat Islam untuk terus melakukan yang terbaik demi diri sendiri, masyarakat, dan masa depan bangsa Indonesia.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: dakwahislammuhammadiyah
Share2Tweet1Share
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Kabar

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

oleh Muslim Notonegoro
20 Maret 2026
Kabar

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

oleh Firnas Muttaqin
20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.
Kabar

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

oleh Marjoko
20 Maret 2026
Next Post

Ustadz Daniel M. Rosyid: Regulasi Pendidikan dan Tiga Tantangan Besar Bangsa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 menjadi penegas presisi hisab KHGT sekaligus simbol kuat arah baru persatuan kalender umat Islam dunia.

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Validasi Astronomis KHGT dan Momentum Menuju Kesatuan Umat

3 Maret 2026
Menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan, Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan menyelenggarakan kajian i’tikaf di lima masjid yang tersebar di Kota Pasuruan.

Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan Gelar Rangkaian Kajian I’tikaf Ramadhan

6 Maret 2026
Menuju 2029, Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan resmi bersinergi kawal demokrasi bersih dan berintegritas.

Langkah Besar Menuju 2029: Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Teken MoU Strategis

3 Maret 2026

Muhammadiyah Kota Pasuruan Siapkan 6 Titik Sholat Idul Fitri 1447 Hijriyah, Ini Daftar Lengkapnya

12 Maret 2026 - Updated On 13 Maret 2026
2 Syawal: silaturahmi yang menjebak, perundingan yang menangkap / Lukisan Raden Saleh

2 Syawal, Ajang Silaturahmi yang Menjebak Pangeran Diponegoro

23 Maret 2026

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026
Dosa adalah malware yang merusak sistem fitrah, dan Ramadhan adalah proses reset total atas virus-virus keburukan.

Khutbah Idul Fitri di Halaman Masjid Baiturrahman: Rekonstruksi Jiwa Menuju Fitrah Orisinal

20 Maret 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan