• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kajian

Rahasia Biologis dan Psikologis di Balik Kewajiban Puasa

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
2 bulan yang lalu
in Kajian
0
2
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 22 Januari 2026 – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Ustadz Anang Abdul Malik kembali memberikan pencerahan dalam pengajian rutin Kamis malam di Masjid At-Taqwa, Jagalan. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan bahwa perintah Allah, terutama ibadah puasa, bukanlah beban, melainkan sebuah desain sempurna untuk kebahagiaan dan kesehatan manusia.

1. Puasa dan Mekanisme Autophagy: Pembersihan Sel Tubuh

Ustadz Anang menjelaskan bahwa perintah puasa memiliki dimensi medis yang sangat canggih. Beliau mengangkat fenomena Autophagy, sebuah penemuan ilmiah yang kini banyak dipraktikkan bahkan oleh masyarakat non-Muslim di dunia medis.

 “Autophagy adalah kondisi di mana sel-sel tubuh yang sehat ‘memakan’ atau membersihkan sel-sel yang sudah mati dan sampah metabolisme dalam tubuh kita. Mekanisme ini berjalan paling efisien saat seseorang sedang berpuasa,” jelas Ustadz Anang.

Beliau menyayangkan jika ada umat Islam yang justru malas berpuasa, padahal secara sains, puasa adalah proses “detoksifikasi” alami yang menjaga fisik tetap bugar. “Allah mengatur manusia dengan sangat detail. Durasi satu bulan adalah waktu yang presisi untuk membersihkan residu penyakit dalam tubuh.”

Related Post

KURMA Edisi Maret 2026: Tidur Berkah, Bernilai Ibadah

19 Maret 2026
Kajian i’tikaf malam 27 Ramadan menghadirkan Ustadz Ahmad Mudzakir mengungkap rahasia generasi hebat menurut Al-Qur’an.

Malam 27 Ramadan, Ustadz Ahmad Mudzakir Ungkap Rahasia Generasi Hebat Menurut Al-Qur’an: Dimulai dari Rumah

16 Maret 2026

Ustaz Baihaqi di Malam 25 Ramadan Bongkar Geo Politik dari Al-Qur’an

14 Maret 2026

Ustadz Heru Winarno Ungkap Rahasia Ikhlas dalam Kajian I’tikaf Malam 23

12 Maret 2026

2. Mengubah Mindset: Mengapa Harus Satu Bulan?

Selain kesehatan fisik, puasa berperan besar dalam transformasi mental atau psikis. Ustadz Anang mengutip prinsip-prinsip motivator dunia tentang perubahan karakter yang membutuhkan waktu konsisten antara 25 hingga 30 hari—durasi yang sama dengan bulan Ramadan.

Beliau mengilustrasikan hal ini dengan sebuah kisah inspiratif tentang seorang menantu dan mertua:

Konflik: Seorang menantu yang membenci mertuanya berniat meracuni sang mertua.

Syarat Perubahan: Seorang ahli psikologi (penjual obat) memberinya “obat” yang harus diberikan selama 30 hari, namun dengan syarat si menantu harus bersikap sangat baik dan lembut selama masa tersebut agar tidak dicurigai sebagai pembunuh.

Hasilnya: Di hari ke-30, kebencian sang menantu berubah menjadi cinta yang tulus karena ia terbiasa berbuat baik selama sebulan. Mertua pun berubah menjadi sangat sayang.

Pelajaran: Puasa Ramadan adalah “obat” dari Allah untuk mencuci karakter buruk manusia melalui pembiasaan selama 30 hari.

3. Al-Qur’an dan Eksaknya Ilmu Pengetahuan

Dalam penutupnya, Ustadz Anang mengajak jamaah untuk tidak memisahkan agama dengan ilmu pengetahuan (sains). Beliau mencontohkan bagaimana Al-Qur’an sudah menjelaskan tentang peredaran matahari dan bulan yang sangat presisi (eksak).

“Allah menciptakan matahari bersinar dan bulan bercahaya dengan garis edar yang pasti agar manusia bisa menghitung tahun dan waktu. Dari sinilah lahir ilmu astronomi dan fisika,” ungkap beliau. Beliau menegaskan bahwa Islam adalah agama yang sangat mendukung disiplin ilmu, baik kedokteran, psikologi, maupun sains, karena semuanya bersumber dari ayat-ayat Allah yang tercipta di alam semesta.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: puasaramadhan
Share1Tweet1Share
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Kabar

KURMA Edisi Maret 2026: Tidur Berkah, Bernilai Ibadah

oleh Nurul Mawaridah
19 Maret 2026
Kajian i’tikaf malam 27 Ramadan menghadirkan Ustadz Ahmad Mudzakir mengungkap rahasia generasi hebat menurut Al-Qur’an.
Kabar

Malam 27 Ramadan, Ustadz Ahmad Mudzakir Ungkap Rahasia Generasi Hebat Menurut Al-Qur’an: Dimulai dari Rumah

oleh Marjoko
16 Maret 2026
Kabar

Ustaz Baihaqi di Malam 25 Ramadan Bongkar Geo Politik dari Al-Qur’an

oleh Marjoko
14 Maret 2026
Next Post

Pentingnya Takwa dan Muhasabah Diri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Berita Duka: Ustaz Saiful Hadi Wafat, PDM Kota Pasuruan Kehilangan Sosok Teladan Dakwah

20 Februari 2026
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 menjadi penegas presisi hisab KHGT sekaligus simbol kuat arah baru persatuan kalender umat Islam dunia.

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Validasi Astronomis KHGT dan Momentum Menuju Kesatuan Umat

3 Maret 2026
Menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan, Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan menyelenggarakan kajian i’tikaf di lima masjid yang tersebar di Kota Pasuruan.

Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan Gelar Rangkaian Kajian I’tikaf Ramadhan

6 Maret 2026
Menuju 2029, Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan resmi bersinergi kawal demokrasi bersih dan berintegritas.

Langkah Besar Menuju 2029: Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Teken MoU Strategis

3 Maret 2026

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026
Dosa adalah malware yang merusak sistem fitrah, dan Ramadhan adalah proses reset total atas virus-virus keburukan.

Khutbah Idul Fitri di Halaman Masjid Baiturrahman: Rekonstruksi Jiwa Menuju Fitrah Orisinal

20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan