• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kajian

Menakar Syukur Melalui Akal: Mengapa Otak Kita Berbeda?

Suharsono oleh Suharsono
4 bulan yang lalu
in Kajian
0
6
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

PASURUAN – Suasana syahdu menyelimuti Masjid Darul Arqom di Jalan KH. Wachid Hasyim, Sabtu (14/2). Di sela embun pagi usai salat Subuh berjamaah, Ustaz Anang Abdul Malik mengajak jamaah untuk sejenak menunduk dan merenungi satu organ kecil namun krusial di dalam kepala kita: Otak. Dalam kultumnya yang bertajuk “Nikmat Otak Kita Dibanding dengan Otak Hewan”, beliau menekankan bahwa perbedaan mendasar antara manusia dan makhluk lainnya bukan sekadar pada bentuk fisik, melainkan pada kapasitas pemanfaatan akal.

Ustaz Anang menjelaskan bahwa secara biologis, hewan memang memiliki otak. Namun, fungsi otak hewan sangat terbatas pada insting bertahan hidup—makan, tidur, dan berkembang biak. “Kucing tahu cara mencari makan, burung tahu cara membuat sarang. Tapi mereka tidak pernah bertanya ‘mengapa saya diciptakan?’ atau ‘bagaimana cara memperbaiki kualitas hidup esok hari?’ Di sinilah letak kemuliaan manusia,” urai beliau di hadapan jamaah.

Perbedaan mencolok yang disoroti adalah kemampuan manusia untuk berpikir abstrak, berinovasi, dan mengenal Sang Khalik. Allah membekali manusia dengan neocortex yang memungkinkan kita untuk menganalisis masa lalu untuk mengambil pelajaran, merencanakan masa depan dengan penuh visi, dan membedakan yang haq dan yang bathil. Tanpa optimalisasi fungsi ini, Ustaz Anang mengingatkan kutipan dari Al-Qur’an bahwa manusia bisa derajatnya turun hingga setingkat—atau bahkan lebih rendah—dari binatang ternak.

Menutup kultumnya, Ustaz Anang memberikan pesan mendalam tentang tanggung jawab. Jika hewan tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang mereka lakukan, manusia justru sebaliknya. Setiap memori yang disimpan dan setiap keputusan yang diambil oleh otak kita akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. “Menyukuri nikmat otak bukan dengan memuji kecerdasannya, tapi dengan menggunakannya untuk menundukkan ego dan bersujud kepada-Nya,” pungkas beliau menutup kajian pagi itu. Kajian ini menjadi pengingat bagi warga Pasuruan di akhir pekan ini bahwa kecerdasan tanpa dibarengi iman hanya akan melahirkan kesombongan, sementara otak yang disyukuri akan melahirkan kearifan.

Related Post

Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026
Di usia ke-79, PII ditantang bukan sekadar melahirkan alumni berjabatan, tetapi kader yang mampu menjawab paradoks Indonesia: negeri kaya raya yang rakyatnya belum sepenuhnya sejahtera/foto: Suharsono pasmu.id

Refleksi 79 Tahun PII: Menanti Jiwa Kader di Tengah Kekayaan Negeri yang Tergadai

25 Mei 2026

Lima Anak Panti Darul Arqom Lulus SMK MUTU, Siap Lanjut Kuliah dan Bekerja

23 Mei 2026

Prosesnya Dilakukan Sangat Hati-Hati, Hasil Rehab Masjid Darul Arqom Mulai Terlihat

22 Mei 2026

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: darul arqomkajian
Share2Tweet2Share
Suharsono

Suharsono

Related Posts

Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)
Kabar

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

oleh PasMu Media
31 Mei 2026
Di usia ke-79, PII ditantang bukan sekadar melahirkan alumni berjabatan, tetapi kader yang mampu menjawab paradoks Indonesia: negeri kaya raya yang rakyatnya belum sepenuhnya sejahtera/foto: Suharsono pasmu.id
Kajian

Refleksi 79 Tahun PII: Menanti Jiwa Kader di Tengah Kekayaan Negeri yang Tergadai

oleh Suharsono
25 Mei 2026
Bangga 2 anak panti asuhan menunjukkan gordon/ foto Suyatno pasmu.id
Kabar

Lima Anak Panti Darul Arqom Lulus SMK MUTU, Siap Lanjut Kuliah dan Bekerja

oleh PasMu Media
23 Mei 2026
Next Post

Tak Disangka! Di Balik Khotmul Quran SD Al Kautsar, Muncul Hafidzah Cilik 10 Juz yang Menginspirasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

1 Juni 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

1 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026
Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan