• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Tiga Hikmah Utama Puasa: Kultum Tarawih Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar

Marjoko oleh Marjoko
3 bulan yang lalu
in Kabar, Kajian
0
Puasa ajarkan kita jujur, sabar, dan lepas dari keterikatan duniawi, demikian disampaikan Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar.

Puasa ajarkan kita jujur, sabar, dan lepas dari keterikatan duniawi, demikian disampaikan Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar.

6
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 24 Februari 2026 – Pelaksanaan sholat tarawih di Masjid Al-Kautsar malam ini berlangsung antusias dari para jamaah. Jamaah tidak hanya datang untuk beribadah, tetapi juga antusias menyimak wejangan rohani dari Narasumber, Bapak Moh. Isnaini Yulad, S.Ag., M.Si., yang mengupas tuntas hikmah di balik bulan suci Ramadhan.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Isnaini mengajak jamaah untuk merenungkan kembali esensi dan hikmah di balik ibadah puasa yang sedang dijalani. Mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 183 tentang kewajiban puasa, beliau menegaskan bahwa tujuan utama dari ibadah ini adalah untuk mencetak insan yang bertakwa.

“Puasa itu bukan sekadar menahan lapar dan dahaga,” ujar Ustadz Isnaini di hadapan jamaah. “Ada banyak sekali manfaat yang bisa kita petik, mulai dari kesehatan jasmani, mempererat silaturahmi saat sahur dan tarawih, hingga kebersamaan keluarga. Saking banyaknya manfaat, Rasulullah SAW bersabda bahwa seandainya umat tahu semua keutamaan di bulan Ramadhan, niscaya mereka akan berharap agar seluruh bulan dalam setahun adalah Ramadhan.”

Lebih lanjut, penceramah juga ini memaparkan secara spesifik tiga nilai fundamental yang diajarkan oleh puasa Ramadhan kepada umat manusia:

Related Post

Khutbah Idul Adha menekankan akal sehat, ketauhidan, kepedulian sosial, dan keteladanan keluarga Nabi Ibrahim AS (Foto: Firnas/pasmu.id

Khutbah Idul Adha di Masjid Al Kautsar Pasuruan Tekankan Pencarian Ketuhanan dan Nilai Sosial Qurban

27 Mei 2026

KURMA Edisi Maret 2026: Tidur Berkah, Bernilai Ibadah

19 Maret 2026

Malam 27 Ramadan, Ustadz Imam Mudzakir Ungkap Rahasia Generasi Hebat Menurut Al-Qur’an: Dimulai dari Rumah

16 Maret 2026 - Updated On 20 Mei 2026

Ustaz Baihaqi di Malam 25 Ramadan Bongkar Geo Politik dari Al-Qur’an

14 Maret 2026
  1. Mengajarkan Kejujuran
    Ustadz Isnaini menjelaskan bahwa puasa adalah latihan praktik kejujuran yang paling nyata. Seorang yang berpuasa memiliki kesempatan untuk berbuka secara diam-diam tanpa sepengetahuan orang lain, namun ia menahannya karena kesadaran bahwa Allah SWT selalu mengawasi (murāqabah). “Ini selaras dengan firman Allah bahwa Dia bersama kita di mana pun kita berada. Kesadaran inilah yang akan membentuk pribadi yang jujur dan tulus, yang merupakan inti dari ketakwaan,” imbuhnya.
  2. Melatih Kesabaran
    Proses menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari, adalah sebuah bentuk pendidikan kesabaran. Ustadz Isnaini mengutip surat Ali Imran yang memerintahkan umat Islam untuk menjadikan sabar dan sholat sebagai penolong. “Dengan sabar, kita tidak tergesa-gesa mencari hasil instan yang kerap menyebabkan malapraktik atau kesalahan. Puasa melatih kita untuk melalui setiap proses dengan hati yang tenang, sehingga kita meraih dua kebahagiaan: bahagia saat berbuka dan bahagia saat bertemu dengan Allah kelak.”
  3. Mengurangi Kemelekatan Duniawi
    Hal ketiga yang menjadi sorotan adalah kemampuan puasa dalam memotong rutinitas kemelekatan (al Wahn) terhadap dunia. Selama berpuasa, umat Islam belajar untuk melepas sejenak kebutuhan dasar seperti makan, minum, dan hubungan biologis yang merupakan rutinitas harian. “Ini penyakit ‘cinta dunia dan takut mati’. Kita terlalu melekat pada harta, jabatan, bahkan ego. Ketika mobil kita tergores, hati kita ikut terluka. Puasa mengajarkan kita untuk mengambil jeda, tidak terlalu terikat pada hal-hal sementara, dan fokus pada tujuan akhirat,” tegasnya.

Mengakhiri kultumnya, Moh. Isnaini Yulad berharap agar ketiga pelajaran berharga ini dapat diimplementasikan oleh seluruh jamaah dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya di bulan Ramadhan. “Mudah-mudahan apa yang kita lakukan di bulan penuh berkah ini menjadikan kita pribadi yang jujur, sabar, dan tidak terlalu terikat pada dunia,” tutupnya.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: al kautsarkultumramadhan
Share2Tweet2Share
Marjoko

Marjoko

Seorang pecinta tulisan, pengulik desain grafis, and Good Daddy and Hubby in every universe.

Related Posts

Khutbah Idul Adha menekankan akal sehat, ketauhidan, kepedulian sosial, dan keteladanan keluarga Nabi Ibrahim AS (Foto: Firnas/pasmu.id
Kabar

Khutbah Idul Adha di Masjid Al Kautsar Pasuruan Tekankan Pencarian Ketuhanan dan Nilai Sosial Qurban

oleh Firnas Muttaqin
27 Mei 2026
Kabar

KURMA Edisi Maret 2026: Tidur Berkah, Bernilai Ibadah

oleh Nurul Mawaridah
19 Maret 2026
Kajian i’tikaf malam 27 Ramadan menghadirkan Ustadz Ahmad Mudzakir mengungkap rahasia generasi hebat menurut Al-Qur’an.
Kabar

Malam 27 Ramadan, Ustadz Imam Mudzakir Ungkap Rahasia Generasi Hebat Menurut Al-Qur’an: Dimulai dari Rumah

oleh Marjoko
16 Maret 2026 - Updated On 20 Mei 2026
Next Post
Tausyiyah Syekh Muhammad Hamd di Masjid Al-Ukhuwah/Yogi Arfan

Satu Iman, Satu Shaf: Pesan Syekh Palestina di Masjid Al-Ukhuwah Pasuruan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Image IPM

Presiden Copot Kepala BGN: Harapan Baru Bagi Pelajar

3 Juni 2026
Cinta bisa tumbuh berbeda, tetapi pernikahan kokoh ketika dibangun di atas akidah yang sama. (ilustrasi: shutterstock.com

Cinta Beda Mazhab antara Muhammadiyah dan NU: Ketika Hati Bertemu, Haruskah Pernikahan Berpisah?

2 Juni 2026
Burung yang rajin berzikir pun bisa mati dengan suara kreek, bagaimana dengan kita (foto: Suharsono/pasmu.id)

Renungan Fajar: Ketika Burung Berzikir Mengajarkan Kita Tentang Kematian

2 Juni 2026
Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

1 Juni 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan