Dalam rangka menyemarakkan Milad Muhammadiyah ke-113 sekaligus menyambut Tahun Baru 2026, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pasuruan bersama LazisMu menggelar Berkah Fest 2025. Festival ini berlangsung mulai 24 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 dan dipusatkan di GOR Kota Pasuruan.
Berkah Fest 2025 merupakan festival yang memadukan kegiatan budaya, pendidikan, dan sosial. Berbagai hiburan, penampilan seni budaya, serta aktivitas kreatif yang melibatkan seniman dan komunitas turut meramaikan acara, menjadikan suasana festival terasa semarak dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Acara yang mengusung semangat pemberdayaan UMKM ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo. Rangkaian pembukaan diawali dengan sambutan selamat datang dari Ketua PDM Kota Pasuruan, Ustaz Abu Nasir, dilanjutkan sambutan kehormatan oleh Tamhid Mashudi selaku Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.
Dalam pidatonya, Tamhid Mashudi mengingatkan kembali akar sejarah gerakan Muhammadiyah yang erat dengan semangat kewirausahaan.
“Berkah Fest yang diramaikan oleh aktivitas UMKM ini mengingatkan kita bahwa embrio Muhammadiyah adalah para saudagar di kawasan perdagangan Kauman,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada generasi muda Muhammadiyah yang dinilai mampu menghadirkan sebuah event besar, kreatif, dan bernilai strategis bagi masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Pasuruan dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya Berkah Fest 2025. Ia menegaskan bahwa UMKM merupakan salah satu pilar utama kemajuan daerah.
“Berkah Fest ini sangat strategis untuk menguatkan dan memajukan UMKM di Kota Pasuruan,” tegasnya usai membuka acara secara resmi.
Kemeriahan Berkah Fest semakin terasa setelah pelaksanaan salat Isya. Hiburan rakyat mengalir melalui pentas seni dan penampilan spesial Laila Ayu, finalis Kontes Dangdut Indonesia (KDI), yang diiringi AndSet Entertainment. Alunan musik dan lantunan lagu sukses menghangatkan suasana malam di area GOR Kota Pasuruan.
Selain panggung hiburan, puluhan stan UMKM yang menawarkan aneka produk kuliner, kerajinan, hingga kebutuhan sehari-hari menjadi magnet utama pengunjung. Ditambah dengan beberapa wahana permainan, area festival pun berubah menjadi pesta rakyat yang ramai. Sepanjang malam, lapangan GOR Kota Pasuruan dipadati pengunjung dari berbagai kalangan.
Antusiasme juga datang dari para pelaku UMKM yang turut berpartisipasi. “Berkah Fest seruuu! Berkah Fest penuh berkah, semoga dagangan saya laris manis,” ujar Dian, salah satu pedagang, menggambarkan optimisme yang dibawa oleh gelaran ini.
Berkah Fest 2025 tidak hanya sekadar bazar, tetapi menjadi wujud nyata penguatan ekonomi kerakyatan sekaligus sarana silaturahmi masyarakat. Melalui kegiatan ini, peran organisasi kemasyarakatan kembali ditegaskan dalam mendorong percepatan pemulihan ekonomi pasca-pandemi. Festival ini dijadwalkan berlangsung hingga beberapa hari ke depan dengan rangkaian acara yang terus berlanjut.













Semoga lancar, sukses sampai hari ke 12.
Lazismu semangat…