• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

SD MuCES sebagai Model Sekolah Dasar Kreatif dan Berbasis Aplikasi untuk Membangun Generasi Mandiri

PasMu Media oleh PasMu Media
1 hari yang lalu
in Kabar
0
17
SHARES
40
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Dalam dunia pendidikan yang terus berubah, sekolah dasar tidak lagi cukup hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan. Sekolah ideal harus mampu menjadi ruang pengembangan karakter, kreativitas, dan keterampilan hidup yang relevan dengan kebutuhan zaman. Di tengah tuntutan tersebut, SD MuCES (Muhammadiyah Creative and Entrepreneurship School) hadir sebagai institusi pendidikan yang menawarkan pendekatan berbeda: kurikulum berbasis aplikasi yang menekankan kemandirian, kreativitas, dan pembentukan karakter sejak dini. Slogan “SD MuCES Memang Beda” bukan sekadar kalimat promosi, tetapi cerminan dari visi dan praktik pendidikan yang diterapkan.

Kurikulum berbasis aplikasi bukan berarti semata-mata menggunakan perangkat digital atau aplikasi teknologi dalam pembelajaran, tetapi lebih luas: kurikulum yang mempraktikkan ilmu secara langsung. Artinya, siswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga meng-aplikasikan materi dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini penting karena anak-anak belajar paling efektif melalui pengalaman konkret. Di SD MuCES, siswa dilibatkan dalam aktivitas yang melatih keberanian untuk mencoba, percaya diri, dan berpikir mandiri. Karakter-karakter ini merupakan modal utama bagi generasi masa depan yang akan menghadapi dunia serba cepat dan penuh tantangan.

Pembelajaran di SD MuCES tidak berhenti pada teori. Sekolah ini menempatkan praktik kehidupan sebagai bagian integral dari kurikulum. Anak-anak diajak mengenal nilai-nilai keseharian seperti budaya antre, menyapa, tersenyum, merapikan sepatu, meminta maaf, dan mengucapkan terima kasih. Kebiasaan sederhana seperti memasang dan melepas tali sepatu, menyapu, menata ruang, dan kegiatan serupa bukan hanya membentuk kemandirian, tetapi juga kekuatan mental dan tanggung jawab. Ketika kebiasaan kecil ini menjadi bagian dari rutinitas, anak belajar mengontrol diri, bersikap disiplin, dan memahami bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi. Nilai-nilai ini adalah fondasi penting dalam dunia entrepreneurship.

Dalam konteks pendidikan entrepreneurship, SD MuCES menunjukkan bahwa fondasi wirausaha tidak dimulai dari memahami bisnis, melainkan dari pembiasaan sikap. Tanggung jawab, disiplin, inisiatif, kreativitas, dan kemampuan menghadapi tantangan adalah kompetensi yang dibangun melalui proses yang konsisten. Dengan banyak praktik, siswa terbiasa menghadapi masalah kecil yang membutuhkan penyelesaian konkret. Dari sanalah kemampuan berpikir kritis dan inovatif mulai terasah.

Related Post

PDA KOTA PASURUAN GELAR PERTEMUAN RUTIN BULANAN: PERKUAT SOLIDITAS, SPIRITUALITAS, DAN DINAMIKA ORGANISASI

6 Desember 2025
second change education

Second Chance at Education: Ketika Musisi Dunia Ganti Haluan, Kita Masih Terjebak Stigma Usia?

4 Desember 2025

Di Balik Nama “MuCES”: Kisah Sebuah Relokasi dan Harapan Baru di Pasuruan

4 Desember 2025

Tingkatkan Kompetensi Para Pendidik, PDM Kota Pasuruan Gelar Capacity Building Sekolah Muhammadiyah

3 Desember 2025

Lingkungan sekolah juga menjadi faktor penting dalam mendukung kurikulum berbasis aplikasi. Lokasi baru SD MuCES yang lebih luas dan nyaman memberikan ruang bagi berbagai aktivitas pembelajaran. Masjid megah dan bersih tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan karakter spiritual. Lingkungan yang sejuk, bebas polusi, serta halaman yang teduh memberi suasana belajar yang kondusif. Area parkir luas, ruang tunggu bervariasi, ruang belajar yang kondusif, serta toilet bersih di setiap kelas menunjukkan perhatian sekolah terhadap kenyamanan dan kesehatan siswa. Lingkungan aman dari jajanan luar juga memastikan bahwa kesehatan anak menjadi prioritas utama.

Program ekstrakurikuler yang beragam menjadi nilai tambah lain yang memperkaya pengalaman belajar anak. Di era modern, minat dan bakat siswa berkembang sangat beragam. Dengan menyediakan banyak pilihan, sekolah memberi kesempatan bagi siswa untuk mengeksplorasi potensi mereka, apakah dalam seni, olahraga, teknologi, atau bidang keterampilan lainnya.

Selain itu, SD MuCES memiliki tenaga pendidik profesional yang berperan sebagai fasilitator kreatif, bukan sekadar pengajar. Guru-guru memandu siswa dalam proses eksplorasi, memotivasi, dan memberikan ruang bagi anak untuk mencoba. Pengenalan teknologi sejak dini serta keberadaan lahan yang luas untuk bercocok tanam, beternak, dan mengenal budidaya ikan air tawar membuat pembelajaran semakin kaya. Siswa belajar tidak hanya dari buku, tetapi langsung dari alam dan aktivitas nyata. Pendekatan ini membuat anak terbiasa menghadapi situasi langsung—sebuah bekal penting untuk masa depan.

Secara keseluruhan, SD MuCES menawarkan model pendidikan dasar yang relevan dengan kebutuhan generasi masa kini. Dengan mengutamakan pembiasaan positif, praktik kehidupan, lingkungan yang nyaman, serta tenaga pendidik profesional, sekolah ini menunjukkan bahwa pendidikan bermutu bukan hanya tentang nilai akademis, tetapi tentang menyiapkan anak menjadi manusia mandiri, bertanggung jawab, kreatif, dan berkarakter. Jika lebih banyak sekolah mengambil pendekatan seperti SD MuCES, kita dapat berharap hadirnya generasi baru yang tidak hanya cerdas, tetapi juga siap menghadapi tantangan hidup dengan sikap positif dan kemampuan nyata.

Penulis: Suyatno, S.Pd.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: muhammadiyahpendidikansd muces
Share7Tweet4Share1
PasMu Media

PasMu Media

Related Posts

Kabar

PDA KOTA PASURUAN GELAR PERTEMUAN RUTIN BULANAN: PERKUAT SOLIDITAS, SPIRITUALITAS, DAN DINAMIKA ORGANISASI

oleh Nurul Mawaridah
6 Desember 2025
second change education
Opini

Second Chance at Education: Ketika Musisi Dunia Ganti Haluan, Kita Masih Terjebak Stigma Usia?

oleh Marjoko
4 Desember 2025
Kabar

Di Balik Nama “MuCES”: Kisah Sebuah Relokasi dan Harapan Baru di Pasuruan

oleh PasMu Media
4 Desember 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

ISWARA Kota Pasuruan Resmi Terbentuk, Helmi Terpilih sebagai Ketua Perdana

29 November 2025

Suasana TK Al Kautsar Mendadak Hening… Detik Berikutnya Bikin Merinding!

5 Desember 2025

Berkah Fest 2025: Lazismu Pasuruan Mantapkan Strategi SDGs, STMJ GOANG Jadi Barometer UMKM

1 Desember 2025

Satu Peristiwa, Ribuan Hikmah: Inilah Mengapa Hijrah Nabi Menjadi Awal Kalender Islam!

24 Juni 2025 - Updated On 25 Juni 2025

SD MuCES sebagai Model Sekolah Dasar Kreatif dan Berbasis Aplikasi untuk Membangun Generasi Mandiri

9 Desember 2025 - Updated On 10 Desember 2025

Aji Mumpung, Aji Ilang

6 Desember 2025

PDA KOTA PASURUAN GELAR PERTEMUAN RUTIN BULANAN: PERKUAT SOLIDITAS, SPIRITUALITAS, DAN DINAMIKA ORGANISASI

6 Desember 2025

Receh Ratusan Ribu dan Misi Suci Siswa SD/MI Muhammadiyah

5 Desember 2025

© 2025 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2025 PasMu - Media Pencerahan