• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Masjid Al-Ikhlas Bukir Resmi Direnovasi, Diharapkan jadi Pusat Dakwah dan Pemberdayaan Umat

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
3 minggu yang lalu
in Kabar
0
20
SHARES
47
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Rangkaian acara doa dan sholawat bersama menandai peluncuran resmi (launching) renovasi Masjid Al-Ikhlas di Kelurahan Bukir, Kecamatan Gadingrejo, pada Rabu malam 22/10/2025. Acara yang dihadiri oleh perwakilan Kementerian Agama, ormas Islam, takmir masjid, dan masyarakat ini menekankan tujuan pembangunan bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pelaksana Renovasi, Suedi, menjelaskan bahwa Masjid Al-Ikhlas telah berdiri selama kurang lebih 45 tahun dan merupakan salah satu masjid tertua di kawasan tersebut. “Bangunannya sudah tua, untuk itu kami mohon doa dan restu dari seluruh jamaah agar proses renovasi dapat berjalan lancar,” ujarnya.

Makna Strategis Masjid di Era Modern

Perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pasuruan, Anang Abdul Malik, dalam pidatonya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan jamaah yang telah bersatu padu mewujudkan rencana renovasi ini.

Ia menegaskan bahwa masjid memiliki makna strategis yang jauh melampaui fungsi utamanya sebagai tempat shalat. “Masjid adalah tempat pusat dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat. Pembangunan masjid ini adalah amal jariyah yang pahalanya mengalir terus menerus,” katanya, mengutip sabda Rasulullah SAW.

Related Post

Peringati HAB ke-80, Kemenag Kota Pasuruan Lakukan Penanaman Pohon Matoa di Pondok Pesantren SPEAM

13 November 2025
image smpmuhadisa

Lawan Keterbatasan, Siswa SMP Muhadisa Gapai Impian lewat Pentas Seni dan Lomba Bahasa

4 November 2025

H. Djainuri Alief dan Hj. Mudjiati Dianugerahi Penghargaan MUI Kota Pasuruan atas Pengabdian dan Keteladanan

2 November 2025 - Updated On 3 November 2025

Wajibkah Kita Bermuhammadiyah di Tengah-Tengah Gempuran Kultus, Habib-Habiban, dan Feodalisme Pesantren?

28 Oktober 2025

Lebih lanjut, ia berharap renovasi ini menjadi simbol semangat pembaharuan dan persaudaraan (ukhuwah). “Dari sini kita bangun komitmen bersama untuk memakmurkan umat. Masjid ini harus menjadi sentra pembinaan akidah, ibadah, akhlak, dan sosial,” pesannya.

Harapan: Jadi Penanda dan Tempat Istirahat bagi Musafir

Harapan serupa disampaikan oleh Bapak Arief Hernanto, selaku Lurah Bukir. Ia mengungkapkan bahwa lokasi Masjid Al-Ikhlas yang strategis di tepi jalan provinsi harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Awalnya saya tidak tahu ada masjid di sini. Saya berharap setelah renovasi, masjid ini menjadi penanda yang jelas dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya musafir yang melintas di jalur provinsi ini untuk beristirahat atau melaksanakan shalat,” ujar Arief.

Ia juga menginformasikan bahwa di wilayah Kelurahan Bukir terdapat sekitar lima masjid, dan Masjid Al-Ikhlas adalah yang paling terlihat dari jalan raya.

Seruan Ajakan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar

Dalam ceramah di acara ini, Dr Rasyidi, Kepala Kementerian Agama Kota Pasuruan mengingatkan kembali Al Quran surah Ali Imron 104 yang intinya menyeru kepada umat untuk saling mengajak dalam kebenaran dan kebaikan, serta mencegah dari kemungkaran. Kelompok yang menjalankan fungsi amar ma’ruf nahi munkar ini, menurut ayat tersebut, digolongkan sebagai orang-orang yang beruntung.

“Kita sepakat bahwa ayat ini turun sudah ribuan tahun yang lalu. Maka, ketika kita sampaikan di Indonesia, tentu ada role model-nya,” ujar pembicara, seraya meminta maaf jika terdapat kekeliruan dalam pemaparannya.

Dua tokoh yang diangkat sebagai contoh teladan tersebut adalah pendiri Muhammadiyah, Kiai Ahmad Dahlan, dan pendiri Nahdlatul Ulama (NU), Kiai Hasyim Asy’ari. Keduanya disebutkan memiliki hubungan persaudaraan dan sempat belajar dari guru yang sama, yakni Sayyid Kona Wali Bangkalan, serta sama-sama pernah menimba ilmu kepada Syaikh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi selama di Mekah.

“Kita cari persamaannya, jangan cari perbedaannya. Kalau kita cari perbedaan, tidak akan pernah ketemu,” tegasnya.

Meski memiliki akar ilmu yang sama, kedua tokoh tersebut kemudian mengembangkan segmen perjuangan yang berbeda. Kiai Ahmad Dahlan disebut lebih terpengaruh pemikiran modernis Muhammad Abduh dan Rashid Rida, sehingga fokus pada pendirian sekolah-sekolah formal. Sementara Kiai Hasyim Asy’ari lebih memilih untuk memperdalam ilmu hadits dan fikih, serta berkonsentrasi pada pengembangan pondok pesantren.

“Yang satu lebih memilih formalitas (sekolah), yang satu lebih memilih Pondok Pesantren. Walaupun tujuannya sama: sama-sama untuk mendidik dan memerdekakan bangsa Indonesia,” jelasnya.

Rasyidi berharap kehadiran Masjid Al-Ikhlas di Pasuruan dapat menjadi jembatan untuk mempersatukan umat dan mengedepankan kebersamaan. Dia mengajak semua pihak untuk tidak lagi mempertentangkan hal-hal kecil dan fokus pada kontribusi bersama untuk bangsa dan negara.

Melalui tausiyah ini Rasyidi memberi penekanan pada esensi perjuangan kedua organisasi Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah dan NU, yang meski berbeda pendekatan, memiliki tujuan mulia yang sama: mencerdaskan dan membebaskan bangsa melalui pendidikan.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan prosesi peresmian dan penandatanganan simbolis sebagai tanda dimulainya proyek renovasi Masjid Al-Ikhlas. Seluruh jamaah berdoa bersama agar pembangunan dapat berjalan lancar, tanpa hambatan, dan hasilnya dapat menjadi rumah peradaban yang mencerahkan serta memancarkan kebaikan bagi seluruh masyarakat.

Kegiatan ini juga turut memperingati Hari Santri Nasional, menyematkan pesan tentang peran penting para santri dan umat Islam dalam membangun negeri.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: dakwahislammasjidmuhammadiyah
Share8Tweet5Share1
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Kabar

Peringati HAB ke-80, Kemenag Kota Pasuruan Lakukan Penanaman Pohon Matoa di Pondok Pesantren SPEAM

oleh PasMu Media
13 November 2025
image smpmuhadisa
Kabar

Lawan Keterbatasan, Siswa SMP Muhadisa Gapai Impian lewat Pentas Seni dan Lomba Bahasa

oleh PasMu Media
4 November 2025
Bapak Dr. H. Abu Nasir, mewakili keluarga Bapak H. Djainuri (alm.), dan Ibu Ninis, mewakili Ibu Hj. Faruq (almh.), menerima penghargaan dari MUI Kota Pasuruan. foto istimewa
Kabar

H. Djainuri Alief dan Hj. Mudjiati Dianugerahi Penghargaan MUI Kota Pasuruan atas Pengabdian dan Keteladanan

oleh Nur Yasin
2 November 2025 - Updated On 3 November 2025
Next Post
Pengukuhan Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid dan Musala Muhammadiyah MT PPM, foto: istimewa

Staf Khusus Presiden dan PP Muhammadiyah Sinergi: Ekonomi Kerakyatan dan Masjid Berkemajuan Kunci Indonesia Berdaulat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Tak Disangka! Ibu Wali Kota serta Ibu Kapolres Turun Gunung Temani Siswa SD Al Kautsar Belajar di Alam!

6 November 2025

Merajut Persatuan Umat, PDM dan Ahlul Bait Indonesia Pasuruan Jajaki Kolaborasi Dakwah

4 November 2025 - Updated On 5 November 2025

Wajibkah Kita Bermuhammadiyah di Tengah-Tengah Gempuran Kultus, Habib-Habiban, dan Feodalisme Pesantren?

28 Oktober 2025
3i/atlas

Komet 3I/ATLAS dan Ketidaksiapan Umat Manusia Menyambut Tamu Kosmik

1 November 2025

Ternyata Otak Bisa Dilatih Ulang! Rahasia di Balik Kebiasaan Kecil yang Mengubah Hidup

13 November 2025

Peringati HAB ke-80, Kemenag Kota Pasuruan Lakukan Penanaman Pohon Matoa di Pondok Pesantren SPEAM

13 November 2025

Jumat Penuh Berkah! Suasana Maghrib di Panti Darul Arqom yang Syahdu, Ini Pesan Menyentuh dari Suyatno, S.Pd

7 November 2025

Santri SPEAM, Ungkap Data Nyata Kerusakan Alam di dalam Khutbah Jumat

7 November 2025

© 2025 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2025 PasMu - Media Pencerahan