• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Kajian Ahad Pagi Bahas Dampak Pikiran Terhadap Tubuh dan Bahaya Paparan Konten Negatif

Royce Diana Sari oleh Royce Diana Sari
6 bulan yang lalu
in Kabar
0
2
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 30 November 2025 – Kajian Ahad pagi di Darul Arqam kali ini menghadirkan Ustadz Anang Abdul Malik yang menyampaikan materi mendalam mengenai hubungan antara pikiran, kesehatan fisik, kondisi hati, serta bahaya paparan konten negatif seperti pornografi dan narkoba. Kajian yang berlangsung penuh perhatian tersebut diikuti oleh jamaah dari berbagai kalangan yang hadir untuk memperdalam pemahaman tentang cara menjaga diri secara spiritual dan ilmiah.

Mengawali Kajian: Pembahasan Tentang Iradah dan Dorongan Memilih Kebaikan

Ustadz Anang Abdul Malik memulai kajian dengan menjelaskan konsep iradah (kehendak) serta bagaimana manusia diberi kemampuan oleh Allah untuk memilih jalan kebaikan. Ia mengutip ayat Al-Qur’an yang menegaskan bahwa Allah memerintahkan manusia untuk menjauhi keburukan dan melakukan amal saleh. Menurutnya, kemampuan mengendalikan pikiran dan kehendak adalah anugerah yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya.

Beliau menjelaskan bahwa pikiran dan kehendak merupakan pintu masuk yang sangat menentukan arah hidup seseorang. Jika keduanya diarahkan kepada kebaikan, maka seluruh anggota tubuh akan mengikuti. Sebaliknya, jika pikiran rusak dan dipenuhi hal-hal negatif, maka perilaku dan kesehatan pun ikut terpengaruh.

Penelitian Mutakhir: Pengaruh Pikiran Terhadap Aktivasi Gen

Dalam penjelasan selanjutnya, Ustadz Anang Abdul Malik mengangkat hasil penelitian dunia neurosains yang dilakukan oleh peneliti terkemuka, Kazuo Murakami, yang meneliti hubungan pikiran dengan perubahan genetik selama lebih dari 30 tahun.

Related Post

Burung yang rajin berzikir pun bisa mati dengan suara kreek, bagaimana dengan kita (foto: Suharsono/pasmu.id)

Renungan Fajar: Ketika Burung Berzikir Mengajarkan Kita Tentang Kematian

2 Juni 2026

Kajian Tafsir, Sayur Berkah, Sarapan Bareng, hingga Doorprize Ramaikan Ahad Pagi di Masjid Al-Muttaqin

24 Mei 2026

Lima Anak Panti Darul Arqom Lulus SMK MUTU, Siap Lanjut Kuliah dan Bekerja

23 Mei 2026

Prosesnya Dilakukan Sangat Hati-Hati, Hasil Rehab Masjid Darul Arqom Mulai Terlihat

22 Mei 2026

Menurut Murakami, sebagaimana dijelaskan Ustadz Anang, gen dalam tubuh manusia dapat aktif atau tidak aktif tergantung kondisi emosional dan pola pikir. Pikiran positif seperti rasa syukur, kebahagiaan, ketenangan, dan keyakinan kepada Tuhan ternyata dapat mengaktifkan gen-gen yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dampak positif tersebut meliputi:

  • Pelepasan beta endorfin, zat yang memunculkan rasa nyaman dan bahagia.
  • Peningkatan kualitas pembuluh darah, sehingga tubuh tidak mudah mengalami hipertensi.
  • Penguatan sistem imun, sehingga tubuh lebih tahan terhadap penyakit.

Penelitian ini menjadi bukti ilmiah bahwa pikiran bukan hanya memengaruhi psikologi seseorang, tetapi juga memengaruhi struktur biologisnya.

Bahaya Pikiran Negatif: Efek Konten Pornografi dan Narkoba pada Otak

Ustadz Anang Abdul Malik juga memberikan penjelasan tentang bagaimana pikiran dapat rusak akibat paparan konten negatif. Ia menekankan bahwa salah satu penyebab utama rusaknya pikiran pada zaman sekarang adalah paparan pornografi, yang efeknya pada otak mirip dengan narkoba.

“Ketika seseorang mengonsumsi konten pornografi, otak akan merespons dengan melepaskan dopamin dalam jumlah besar. Ini membuat seseorang ketagihan dan terus mencari rangsangan yang lebih tinggi,” jelas Ustadz Anang.

Ia juga menjelaskan proses adiksi tersebut:
Penglihatan terhadap rangsangan kecil dapat memicu lonjakan dopamin, lalu otak menagih kembali sensasi itu. Lambat laun, seseorang membutuhkan konten yang lebih ekstrem untuk memuaskan dahaga dopamin tersebut, menciptakan lingkaran kecanduan yang berbahaya.

Baik pornografi maupun narkoba, kata beliau, sama-sama merusak struktur otak dan melemahkan kemampuan seseorang mengendalikan diri, merencanakan masa depan, dan menjaga akhlak.

Ditinjau dari Perspektif Islam: Peran Hati dalam Mengendalikan Tubuh

Dari sudut pandang keagamaan, Ustadz Anang Abdul Malik menyampaikan hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging; jika bagian itu baik, maka seluruh tubuh menjadi baik, dan jika rusak, maka seluruh tubuh rusak. Bagian itu adalah hati.

Beliau menekankan bahwa hati yang bersih akan memunculkan:

  • Keberanian menegakkan kebenaran
  • Akhlak mulia
  • Kepekaan terhadap keindahan
  • Kemampuan menjaga diri dari godaan

Sebaliknya, hati yang kotor akibat dosa dan paparan maksiat akan melemahkan kemampuan seseorang mengenali mana jalan yang benar.

Membangun Kesadaran Jamaah untuk Menjaga Pikiran dan Hati

Di akhir kajian, Ustadz Anang Abdul Malik mengajak seluruh jamaah untuk menjaga pikiran dari hal-hal yang tidak bermanfaat, terutama dari paparan digital yang semakin mudah diakses. Ia mengingatkan bahwa kesehatan tubuh, ketenangan jiwa, dan kekuatan spiritual semuanya saling terhubung dan berakar dari kondisi hati.

“Jika kita menjaga hati dan pikiran, maka Allah akan menjaga tubuh dan kehidupan kita,” tutupnya.

Kajian Ahad pagi tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab dan doa bersama. Para jamaah mengaku mendapatkan banyak wawasan baru terutama mengenai hubungan antara sains modern dan ajaran Islam dalam memelihara kesehatan fisik dan spiritual.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: darul arqomKajian Ahad Pagi
Share1Tweet1Share
Royce Diana Sari

Royce Diana Sari

Related Posts

Burung yang rajin berzikir pun bisa mati dengan suara kreek, bagaimana dengan kita (foto: Suharsono/pasmu.id)
Kajian

Renungan Fajar: Ketika Burung Berzikir Mengajarkan Kita Tentang Kematian

oleh Suharsono
2 Juni 2026
Kabar

Kajian Tafsir, Sayur Berkah, Sarapan Bareng, hingga Doorprize Ramaikan Ahad Pagi di Masjid Al-Muttaqin

oleh Yogi Arfan
24 Mei 2026
Bangga 2 anak panti asuhan menunjukkan gordon/ foto Suyatno pasmu.id
Kabar

Lima Anak Panti Darul Arqom Lulus SMK MUTU, Siap Lanjut Kuliah dan Bekerja

oleh PasMu Media
23 Mei 2026
Next Post

Tentang Tumbler, Sepatu Hilang, dan Godaan untuk Jadi Netizen Serba Viral

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Cinta bisa tumbuh berbeda, tetapi pernikahan kokoh ketika dibangun di atas akidah yang sama. (ilustrasi: shutterstock.com

Cinta Beda Mazhab antara Muhammadiyah dan NU: Ketika Hati Bertemu, Haruskah Pernikahan Berpisah?

2 Juni 2026
Burung yang rajin berzikir pun bisa mati dengan suara kreek, bagaimana dengan kita (foto: Suharsono/pasmu.id)

Renungan Fajar: Ketika Burung Berzikir Mengajarkan Kita Tentang Kematian

2 Juni 2026
Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

1 Juni 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

1 Juni 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan