• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Bukan Sekedar Lapar! Ini Mutiara Rahasia Ramadhan Menurut Ustadz Heru Winarno

Suharsono oleh Suharsono
1 bulan yang lalu
in Kabar, Kajian
0
11
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 19 Februari 2026 – Jamaah memadati Masjid Darul Arqom di kawasan Jalan KH. Wachid Hasyim dalam suasana hening penuh kekhusyukan. Di hadapan para jamaah, Ustadz Heru Winarno, M.Ba., menyampaikan tausiah reflektif tentang orientasi seorang Muslim dalam menyambut bulan suci Ramadhan: apa yang sebenarnya dicari dari ibadah puasa.

Dalam pengantar ceramahnya, Ust. Heru menegaskan bahwa puasa bukan sekadar perubahan jadwal makan. Jika seseorang hanya berfokus pada rasa lapar dan haus, maka esensi puasa tidak akan tercapai. Ia mengingatkan bahwa banyak orang menjalankan puasa, tetapi hanya memperoleh dahaga karena kehilangan makna spiritual yang seharusnya menjadi tujuan utama selama tiga puluh hari Ramadhan.

Menurutnya, Ramadhan adalah momentum pendidikan batin. Ia menyebutkan tiga target utama yang seharusnya menjadi orientasi setiap Muslim. Pertama, transformasi karakter menuju takwa sebagaimana mandat Al-Baqarah ayat 183. Puasa adalah madrasah kejujuran dan pengendalian diri, tempat seseorang belajar menata hati dan perilaku. Bukan hanya menahan lapar, tetapi juga menahan amarah, kebohongan, dan hawa nafsu yang merusak.

Kedua, Ramadhan sebagai pembersihan portofolio spiritual. Ust. Heru mengibaratkan puasa sebagai audit ruhani tahunan. Selama setahun manusia menumpuk kesalahan kecil maupun besar, dan Ramadhan menjadi kesempatan memutihkan dosa melalui taubat, istighfar, dan amal saleh. Dengan niat yang benar, seorang hamba dapat keluar dari Ramadhan dengan hati yang lebih bersih dan ringan.

Related Post

KURMA Edisi Maret 2026: Tidur Berkah, Bernilai Ibadah

19 Maret 2026
Kajian i’tikaf malam 27 Ramadan menghadirkan Ustadz Ahmad Mudzakir mengungkap rahasia generasi hebat menurut Al-Qur’an.

Malam 27 Ramadan, Ustadz Ahmad Mudzakir Ungkap Rahasia Generasi Hebat Menurut Al-Qur’an: Dimulai dari Rumah

16 Maret 2026

Ustaz Baihaqi di Malam 25 Ramadan Bongkar Geo Politik dari Al-Qur’an

14 Maret 2026

Ustadz Heru Winarno Ungkap Rahasia Ikhlas dalam Kajian I’tikaf Malam 23

12 Maret 2026

Ketiga, Ramadhan melatih kepekaan sosial. Rasa lapar bukan hanya pengalaman pribadi, tetapi sarana memahami penderitaan kaum dhuafa. Dengan merasakan kesulitan orang lain, seseorang terdorong untuk lebih dermawan, peduli, dan peka terhadap kebutuhan sesama. Inilah latihan empati yang nyata, bukan sekadar wacana.

Dalam kesempatan itu, Ust. Heru juga membedakan antara puasa orang awam dan puasa khawas. Puasa awam hanya menahan makan dan minum, sementara puasa khawas menahan seluruh anggota tubuh dari hal sia-sia. Lisan dijaga dari gosip, pendengaran dari keburukan, dan pikiran dari prasangka. Puasa seperti inilah yang melahirkan kualitas diri yang lebih tinggi.

Beliau mengingatkan jamaah agar tidak membiarkan Ramadhan berlalu sebagai rutinitas tahunan tanpa perubahan. Setiap Muslim diminta menetapkan target pribadi: memperbaiki ibadah, meningkatkan sedekah, memperbaiki hubungan keluarga, dan memperbanyak istighfar.

Kuliah subuh ditutup dengan doa bersama, memohon kekuatan untuk menyambut Ramadhan dengan kesungguhan hati. Para jamaah tampak khusyuk, berharap dapat menemukan “mutiara” di balik lapar, yakni ketakwaan, kebersihan jiwa, dan kepedulian sosial—sebagaimana pesan yang disampaikan dalam tausiah subuh tersebut.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: darul arqomramadhan
Share4Tweet3Share1
Suharsono

Suharsono

Related Posts

Kabar

KURMA Edisi Maret 2026: Tidur Berkah, Bernilai Ibadah

oleh Nurul Mawaridah
19 Maret 2026
Kajian i’tikaf malam 27 Ramadan menghadirkan Ustadz Ahmad Mudzakir mengungkap rahasia generasi hebat menurut Al-Qur’an.
Kabar

Malam 27 Ramadan, Ustadz Ahmad Mudzakir Ungkap Rahasia Generasi Hebat Menurut Al-Qur’an: Dimulai dari Rumah

oleh Marjoko
16 Maret 2026
Kabar

Ustaz Baihaqi di Malam 25 Ramadan Bongkar Geo Politik dari Al-Qur’an

oleh Marjoko
14 Maret 2026
Next Post
Bukan sekadar menahan lapar, Ustadz Arifin Ahmad ingatkan jamaah Masjid Al-Kautsar untuk latih kedermawanan dan jadi pribadi pemaaf di bulan Ramadan.

Tiga Kunci Menuju Takwa: Ustadz Arifin Ahmad Pesankan Hal Ini di Kultum Tarawih Masjid Al-Kautsar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 menjadi penegas presisi hisab KHGT sekaligus simbol kuat arah baru persatuan kalender umat Islam dunia.

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Validasi Astronomis KHGT dan Momentum Menuju Kesatuan Umat

3 Maret 2026

Berita Duka: Ustaz Saiful Hadi Wafat, PDM Kota Pasuruan Kehilangan Sosok Teladan Dakwah

20 Februari 2026
Menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan, Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan menyelenggarakan kajian i’tikaf di lima masjid yang tersebar di Kota Pasuruan.

Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan Gelar Rangkaian Kajian I’tikaf Ramadhan

6 Maret 2026
Menuju 2029, Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan resmi bersinergi kawal demokrasi bersih dan berintegritas.

Langkah Besar Menuju 2029: Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Teken MoU Strategis

3 Maret 2026

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026
Dosa adalah malware yang merusak sistem fitrah, dan Ramadhan adalah proses reset total atas virus-virus keburukan.

Khutbah Idul Fitri di Halaman Masjid Baiturrahman: Rekonstruksi Jiwa Menuju Fitrah Orisinal

20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan