• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Ustadz Baidowi Bongkar Rahasia Keluar dari Kerugian Hidup Lewat Surat Al-Asr!

Marjoko oleh Marjoko
4 minggu yang lalu
in Kabar
0
11
SHARES
26
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Ahad, 6 Juli 2025, Kajian Ahad Pagi Oleh Drs. K.H. Baidowi, M.Pd.I, Alhamdulillah, di tengah derasnya arus era digital ini, semangat kita untuk menghidupkan majelis ilmu tetap menyala. Salah satu peringatan mendalam dari Allah Subhanahu wa Ta’ala tentang nilai waktu dan keselamatan manusia termaktub dalam Surat Al-Asr:
وَالْعَصْرِ . إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ . إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
(Demi masa. Sungguh, manusia berada dalam kerugian, kecuali orang yang beriman, mengerjakan kebajikan, saling menasihati untuk kebenaran, dan saling menasihati untuk kesabaran).

Ayat agung ini diawali dengan sumpah Allah menggunakan waktu (‘Asr), menegaskan betapa mahalnya nikmat ini. Waktu terus berlari tanpa henti, tak pernah terulang. Setiap detik yang lewat adalah kehidupan yang tak tergantikan. Karakteristiknya yang cepat berlalu menuntut setiap muslim khususnya di era penuh distraksi ini untuk memanfaatkannya dengan hal positif dan produktif. Tanpa manajemen waktu, kita terjerumus dalam kemalasan, kesia-siaan, dan menjadi golongan الْخَاسِرِينَ (orang-orang yang merugi).

Iman dalam Surat Al-Asr bukan sekadar pengakuan lisan. Ia adalah iman berintegritas: keyakinan hati yang kokoh kepada Allah, diwujudkan dalam amal shalih nyata dan kesungguhan menjauhi larangan-Nya. Namun, keselamatan itu tak bersifat individual. Surah ini menekankan syarat keempat: saling menasihati dalam kebenaran (التَّوَاصُ بِالْحَقِّ) dan dalam kesabaran (التَّوَاصُ بِالصَّبْرِ). Majelis ilmu fisik maupun digital adalah bentuk konkret التَّوَاصُ ini, tempat kita saling mengingatkan untuk teguh di jalan Allah dan tabah menghadapi ujian.

Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan: Allah bersumpah dengan waktu bahwa semua manusia merugi, kecuali yang memenuhi empat kriteria:

Related Post

Image: Julia Goddard/Armstrong Institute of Biblical Archaeology

Siapa Nama Fir’aun Zaman Nabi Musa? Ini 2 Kandidatnya

3 Agustus 2025
Image made by AI Generate

Menggugat Kesepian di Era Politik Hukum: Peran Kritis Muhammadiyah

3 Agustus 2025

Bukan Sekadar Nama di KTA: Saatnya Kader Muhammadiyah Bicara, Bukan hanya Membaca

3 Agustus 2025

Kematian dari Perspektif Medis dan Syariah

3 Agustus 2025
  1. Iman sejati kepada seluruh perintah Allah.
  2. Amal shalih yang konsisten.
  3. Saling menasihati untuk menegakkan kebenaran (meliputi semua ketaatan).
  4. Saling menasihati untuk bersabar atas takdir, musibah, dan menjauhi maksiat.

Manajemen waktu dalam Islam adalah memaksimalkan karunia waktu untuk kesuksesan dunia-akhirat. Ini bukan sekadar efisiensi, tapi perpaduan perencanaan cermat, disiplin tinggi, dan penentuan prioritas dalam beribadah, bekerja, bersosial, menuntut ilmu, dan beristirahat. Rasulullah ﷺ dan para sahabat adalah teladan terbaik. Umar bin Al-Khaththab رضي الله عنه pernah berkata:

“إِنِّي لَأَكْرَهُ أَنْ أَرَى الرَّجُلَ سَبْهَلَاً، لَا فِي عَمَلِ دُنْيَا وَلَا فِي عَمَلِ آخِرَةٍ”
(Sungguh, aku benci melihat seseorang yang menganggur, tidak sibuk dengan urusan dunianya (yang halal) maupun akhiratnya).

Senada dengannya, Ibnu Mas’ud رضي الله عنه menegaskan:

“لَأَبْغَضَنَّ الرَّجُلَ فَارِغًا لَا فِي عَمَلِ دُنْيَا وَلَا فِي عَمَلِ الْآخِرَةِ”
(Aku sangat membenci orang yang menganggur, tidak beramal untuk dunianya maupun akhiratnya).

Kajian Ahad Pagi Oleh Drs. K.H. Baidowi, M.Pd.I, Dengan Tema : Manajemen Waktu Dalam Islam (Foto: Marjoko Pasmu.id)

Kesuksesan sejati mensyaratkan kesabaran dalam proses meraihnya. Ketika sukses datang, seorang muslim harus meningkatkan ketakwaan, menjaga hubungan dengan Allah (حُبْلٌ مِنَ اللهِ) dengan lebih khusyuk, sekaligus memperbaiki hubungan sesama manusia (حُبْلٌ مِنَ النَّاسِ) dengan keadilan dan kasih sayang.

Surat Al-Asr mengajarkan: jalan keluar dari kerugian adalah memadukan iman tulus, amal shalih konsisten, semangat saling menasihati, dan ketekunan sabar di atas pondasi manajemen waktu yang disiplin. Dengan ini, di gempita era digital, kita menjadi hamba yang tidak hanya terhindar dari kerugian, tetapi meraih kemenangan sejati: dunia dan akhirat.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: hijrahislamKajian Ahad Pagimuhammadiyah
Share4Tweet3Share1
Marjoko

Marjoko

Related Posts

Image: Julia Goddard/Armstrong Institute of Biblical Archaeology
Sejarah

Siapa Nama Fir’aun Zaman Nabi Musa? Ini 2 Kandidatnya

oleh Yogi Arfan
3 Agustus 2025
Image made by AI Generate
Opini

Menggugat Kesepian di Era Politik Hukum: Peran Kritis Muhammadiyah

oleh Nashrul Muminin
3 Agustus 2025
Image made by AI Generate
Opini

Bukan Sekadar Nama di KTA: Saatnya Kader Muhammadiyah Bicara, Bukan hanya Membaca

oleh Nashrul Muminin
3 Agustus 2025
Next Post

Dilempari Batu di Kampung Halaman, Ini Respons Mengejutkan Rasulullah!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Siap Tempur! 31 Atlet Tapak Suci Kota Pasuruan Buru Medali di Kejuaraan Bergengsi Nasional!

28 Juli 2025

Bukan Kaleng-Kaleng! Atlet Tapak Suci Kota Pasuruan Borong Berbagai Medali, Ini Daftarnya!

30 Juli 2025

Transformasi Hebat! PCM Gadingrejo Ubah Semak Jadi Ladang Bisnis di Pesantren SPEAM Putri

27 Juli 2025 - Updated On 28 Juli 2025

Kajian Ahad Pagi Berkah Ganda: Dapat Ilmu dan Oleh-oleh Sayur Segar

27 Juli 2025 - Updated On 29 Juli 2025

Jolly Roger One Piece, Budaya Pop yang Satire Pemerintah

4 Agustus 2025
Image: Julia Goddard/Armstrong Institute of Biblical Archaeology

Siapa Nama Fir’aun Zaman Nabi Musa? Ini 2 Kandidatnya

3 Agustus 2025
Image made by AI Generate

Menggugat Kesepian di Era Politik Hukum: Peran Kritis Muhammadiyah

3 Agustus 2025
Image made by AI Generate

Bukan Sekadar Nama di KTA: Saatnya Kader Muhammadiyah Bicara, Bukan hanya Membaca

3 Agustus 2025

© 2025 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2025 PasMu - Media Pencerahan