Pasuruan, 24 Juni 2026 – Pondok Pesantren SPEAM Kota Pasuruan menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun Pelajaran 2026/2027 sebagai langkah strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program selama satu tahun terakhir sekaligus menyusun rencana kerja dan anggaran pada tahun pelajaran mendatang.
Mudir Pondok Pesantren SPEAM, Mochamad Amin, menjelaskan bahwa tujuan utama rapat kerja adalah melakukan evaluasi terhadap seluruh program yang telah dilaksanakan selama Tahun Pelajaran 2025/2026. Melalui evaluasi tersebut, pesantren dapat mengidentifikasi program yang telah berjalan dengan baik, program yang belum terlaksana secara optimal, serta berbagai kendala yang dihadapi selama pelaksanaan.
“Dari hasil evaluasi ini, kita bisa mengetahui program yang berhasil dilaksanakan, program yang masih perlu ditingkatkan, dan berbagai tantangan yang harus menjadi perhatian dalam perencanaan tahun berikutnya,” ujarnya.
Selain evaluasi, Raker juga difokuskan pada penyusunan program-program strategis Tahun Pelajaran 2026/2027 yang mengacu pada Rencana Pengembangan Jangka Menengah Pondok Pesantren SPEAM. Penyusunan program dilakukan secara terstruktur melalui lima komisi yang membahas berbagai bidang penting dalam pengelolaan pesantren.
Komisi pertama adalah Komisi Kemakhtan, yang membahas berbagai program kepesantrenan, termasuk program unggulan seperti tahfiz Al-Qur’an, pembinaan bahasa, dan kegiatan khas pesantren lainnya.
Komisi kedua adalah Komisi Pendidikan, yang bertugas menyusun program terkait pendidikan formal di lingkungan SPEAM, yakni SMP dan SMA. Komisi ini juga membahas kalender pendidikan serta sinkronisasi berbagai kegiatan antara program kepesantrenan dan pendidikan formal.
Sementara itu, Komisi Humas dan Penerimaan Santri Baru berfokus pada strategi publikasi, penguatan citra lembaga, serta perencanaan penerimaan santri baru sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pesantren.
Komisi berikutnya adalah Komisi Sarana Prasarana dan Kerumahtanggaan, yang membahas pengembangan fasilitas pendukung pendidikan serta layanan kebutuhan santri, mulai dari konsumsi, kesehatan, laundry, hingga berbagai aspek kerumahtanggaan lainnya yang menunjang kenyamanan kehidupan di pesantren.
Adapun Komisi Keuangan bertugas menyelaraskan seluruh program dengan perencanaan anggaran. Melalui komisi ini, setiap program yang dirancang dapat memiliki dukungan pembiayaan yang jelas sehingga pelaksanaannya lebih terukur dan efektif.
Menurut Mochamad Amin, pembagian kerja melalui lima komisi tersebut diharapkan mampu menghasilkan rencana kerja dan anggaran yang komprehensif serta sesuai dengan kebutuhan pesantren.
“Harapannya, seluruh program yang telah dirumuskan dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya sehingga pelayanan kepada masyarakat, orang tua, dan santri semakin meningkat. Dengan pelayanan yang semakin baik, kepercayaan masyarakat terhadap Pondok Pesantren SPEAM juga akan terus meningkat dari tahun ke tahun,” ungkapnya.
Melalui Rapat Kerja Tahun Pelajaran 2026/2027 ini, Pondok Pesantren SPEAM menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan, memperkuat kualitas layanan pendidikan dan kepesantrenan, serta menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan santri dan harapan masyarakat.
Editor: Marjoko













