HUNGARIA – Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Hungaria menggelar kegiatan Tadabbur Alam di Lillafüred, Miskolc, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi warga dan simpatisan Muhammadiyah sekaligus membangun kedekatan dengan mahasiswa serta pekerja internasional di Hungaria.
Mengusung tema Reconnect with Nature, Reflect with Faith, kegiatan ini memadukan refleksi spiritual dengan interaksi sosial di tengah keindahan alam. Sejumlah mahasiswa dan pekerja dari berbagai negara turut berpartisipasi bersama warga Muhammadiyah.
Bagi PCIM Hungaria, Tadabbur Alam tidak sekadar menjadi ajang rekreasi, tetapi juga kesempatan untuk merenungi kebesaran Allah melalui ciptaan-Nya. Kegiatan ini sekaligus membuka ruang interaksi di luar kesibukan akademik dan pekerjaan sehari-hari.
Mempererat Hubungan Lintas Budaya

Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani PCIM Hungaria, Heriyanti, menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini penting untuk membangun kedekatan antarpeserta di tengah kesibukan masing-masing.
“Di tengah kesibukan kuliah dan pekerjaan, kesempatan berkumpul seperti ini cukup berarti. Kami berharap para peserta bisa lebih mengenal satu sama lain dan menjaga hubungan baik meskipun kegiatan telah selesai,” ujar Heriyanti.
Menurutnya, suasana santai memberi kesempatan kepada peserta untuk berbincang, bertukar pengalaman, dan mengenal satu sama lain. Keikutsertaan mahasiswa serta pekerja dari berbagai negara juga memperluas ruang interaksi lintas budaya.
Melalui kebersamaan tersebut, peserta internasional berkesempatan mengenal Islam dan Muhammadiyah lebih dekat melalui percakapan dan pengalaman bersama selama kegiatan berlangsung.
Kawasan Lillafüred yang memiliki hutan, perbukitan, dan danau turut mendukung suasana reflektif. Lingkungan alam tersebut memberikan pengalaman berbeda dari rutinitas peserta sehari-hari di Hungaria.
Selain memperkuat silaturahmi, Tadabbur Alam mengajak peserta merefleksikan hubungan manusia dengan lingkungan sebagai bagian dari ciptaan Allah. Dalam perspektif Islam, alam merupakan amanah yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara bertanggung jawab.
Pesan ini relevan dengan berbagai persoalan lingkungan, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Berbagai persoalan tersebut menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem serta mencegah kerusakan lingkungan.
Upaya ini sejalan dengan nilai Islam Berkemajuan yang diusung Muhammadiyah, khususnya dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, menghargai sesama, dan menerapkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui Tadabbur Alam, PCIM Hungaria berupaya menyatukan refleksi spiritual, kepedulian lingkungan, dan penguatan hubungan sosial. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat persaudaraan warga Muhammadiyah sekaligus membuka ruang interaksi yang lebih luas dengan komunitas internasional di Hungaria.











