• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Muhammadiyah Jatim Mendesak Transformasi Digital: Adaptasi atau Tergilas di Era Bunglon

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
8 bulan yang lalu
in Kabar
0
foto: Firnas/pasmu.id

foto: Firnas/pasmu.id

3
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Surabaya – 11 Oktober 2025, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur secara resmi membuka Pelatihan Manajemen Reputasi Digital Organisasi, di Aula Mas Mansur, Kantor PWM Jatim. Acara ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan seruan darurat untuk adaptasi total terhadap revolusi digital.Dalam pidato pembukaannya, yang penuh dengan perbandingan tajam dan studi kasus nyata, Ustadz drh Zainul Muslimin menyoroti jurang pemisah antara kualitas aksi heroik yang dilakukan persyarikatan dengan kemampuan organisasi dalam memviralkan dan menginspirasi publik secara luas.”Persoalannya adalah bagaimana kita bisa kemudian mensiapkan bahasa sekarang itu memviralkan aksi-aksi yang kita lakukan itu, dan kemudian menginspirasi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya, menekankan bahwa tindakan yang tidak terpublikasikan secara digital sama saja dengan tidak pernah terjadi di mata sebagian besar masyarakat modern.

Belajar dari Bunglon dan Perusahaan Raksasa

Zainul secara dramatis menyinggung kegagalan korporasi besar seperti Nokia dan logika bisnis lama yang tiba-tiba mati karena tidak adaptif. Untuk menggambarkan urgensi adaptasi, ia menggunakan metafora dari alam.”Kita sering melihat kalau orang disuruh kayak bunglon itu kan enggak nyaman. Bunglon itu begitu mudah berubah, sangat cepat berubah warna badannya… Dengan begitu, dia bisa survive,” jelasnya.Menurutnya, pertumbuhan teknologi yang “sangat cepat di luar itu” menuntut Muhammadiyah untuk memiliki kemampuan adaptasi yang setinggi bunglon. Jika tidak, organisasi sebesar apa pun akan “tergilas” oleh laju perubahan.

Kesenjangan Kekuatan Digital: Kasus Filantropi

Related Post

No Content Available

Kesenjangan terbesar antara potensi organisasi dan realitas digital disajikan melalui perbandingan filantropi. Zainul membandingkan kinerja fundraising LazisMu (lembaga amil zakat Muhammadiyah) dengan inisiatif digital personal.Untuk menggalang dana sebesar Rp 36 miliar bagi Palestina, LazisMu—yang memiliki sekitar 750 kantor di seluruh Indonesia dan didukung oleh 60 juta anggota (merujuk data anggota Muhammadiyah)—membutuhkan waktu dua bulan.Namun, dengan program penggalangan dana yang sama, Ustadz Adi Hidayat (UAH) mampu mencapai jumlah yang sama, Rp 36 miliar, hanya dalam waktu enam hari melalui seruan digital pribadi.”Itu dari sisi filantropi. Ini menunjukkan teman-teman kita dalam dunia dakwah, dunia politik, filantropi, bahkan bisnis, mereka sudah memulainya sejak hampir 50 tahun yang lalu,” kata Zainul, menunjukkan betapa dahsyatnya kekuatan pengaruh digital personal dibandingkan mesin birokrasi organisasi.

Imperatif Ekonomi: Bisnis Hingga Ribuan Persen

Selain dakwah dan filantropi, dampak digitalisasi di sektor ekonomi juga menjadi fokus. Zainul menceritakan pengalamannya sendiri saat pandemi COVID-19, dimana restorannya yang awalnya terpaksa tutup kemudian beralih ke digitalisasi dan mengalami lonjakan omzet 300% hingga 1500%.Ia juga memberikan contoh seorang eksportir, Mas Den, yang beralih dari mengekspor daun sirsak kering ke kulit kambing. Kulit kambing yang dibeli seharga Rp 100 ribu kini dapat dijual hingga Rp 3 juta per lembar melalui marketplace (pasar digital).”Kalau kita tidak mengenal, bahkan tidak aware dengan marketplace, dengan dunia digitalisasi umumnya, maka kita akan menjadi orang yang jagat dan kemudahan,” pungkasnya, menekankan bahwa pasar digital bukanlah konsep baru, melainkan telah dimulai sejak tahun 1985.Menutup pidato, Zainul mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan ini dengan serius.”Maka mari atas semua input, semua post yang kita keluarkan itu agar sepadan, maka mari kita perhatikan apa output-nya,” tutupnya, menegaskan bahwa hasil dari investasi waktu dan biaya ini harus menghasilkan transformasi nyata dalam manajemen reputasi digital Muhammadiyah. (*)

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: transformasi
Share1Tweet1Share
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

No Content Available
Next Post
foto: firnas/pasmu.id

Fakta di Google! Muhammadiyah Besar di Dunia Nyata, tapi ‘Kecil’ di Dunia Digital, Ini Tamparan dari M. Himawan Sutanto

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026
Mengungkap keterkaitan Islam, energi, dan frekuensi antara keyakinan spiritual serta perspektif ilmiah modern. (foto: ilustrasi/shutterstock.com)

Benarkah Zikir Mengubah Energi Tubuh? Rahasia Hubungan Islam, Frekuensi, dan Getaran yang Jarang Dibahas

31 Mei 2026
PSG Juara dengan drama adu finalti. (foto: Istimewa)

Dari Gol Cepat Havertz hingga Tangisan Adu Penalti: Final Liga Champions PSG vs Arsenal

31 Mei 2026
Profesionalisme pendidik dibangun melalui keteladanan, pengelolaan emosi, pembelajaran berkelanjutan, dan komunikasi sehat. (foto: Nurul Waridah/pasmu.id)

KURMA Edisi Mei 2026: Profesionalisme Aktor Pendidikan dalam Sikap, Peran, dan Keteladanan

30 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan