• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Menulis Sejarah dengan Hati Nurani: Muhammadiyah Jatim Gelar FGD Buku Sejarah Muhammadiyah 2000-2025

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
3 bulan yang lalu
in Kabar
0
1
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Surabaya, 13 Desember 2025 – Dalam upaya mengukir narasi yang objektif dan bertanggung jawab, Majelis Pustaka, Informasi, dan Digitalisasi (MPID) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur secara resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) penyusunan Buku Sejarah Muhammadiyah Jawa Timur periode 2000-2025. Acara yang berlangsung di Gedung Utama Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya lantai 23 ini juga menjadi ajang konsolidasi MPID se-Jatim.

Acara yang dihadiri sejumlah pimpinan Muhammadiyah, termasuk Ketua PP Muhammadiyah Prof. Syafiq A. Mughni dan Ketua PWM Jatim Prof. Sukadiono, menegaskan komitmen untuk merawat ingatan kolektif organisasi dengan metode akademik yang ketat.

Sejarah sebagai Fondasi dan Peringatan

Dalam sambutan pembukaannya, Rektor UM Surabaya, Dr. Mundakir, menekankan bahwa menulis sejarah adalah aktivitas intelektual fundamental bagi kelangsungan hidup organisasi. “Sejarah itu identitas. Komunitas bisa hilang jika tidak memiliki catatan sejarahnya,” tegas Mundakir.

Ia juga mengingatkan bahaya besar dari penulisan sejarah yang tidak bertanggung jawab. “Sejarah bisa dimanipulasi, bisa dijelaskan dengan narasi-narasi yang tidak benar jika tidak dilandasi moralitas,” ujarnya. Karena itu, ia mendorong tim penulis untuk berani bersikap komprehensif, tidak hanya mencatat hal-hal positif, tetapi juga merekam dinamika secara utuh sebagai pemicu perubahan.

Related Post

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026

Khutbah Idul Fitri di Halaman Masjid Baiturrahman: Rekonstruksi Jiwa Menuju Fitrah Orisinal

20 Maret 2026

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

Mengumpulkan Serpihan Sejarah yang Terserak

Ketua Panitia Pelaksana, Teguh Imami, menjelaskan bahwa FGD ini merupakan langkah strategis untuk menghadirkan penulisan sejarah yang lebih lengkap, akurat, dan berperspektif regional. Banyak tokoh, peristiwa, dan gerakan penting di tingkat lokal, kata dia, belum terdokumentasikan dengan baik.

“FGD ini kami selenggarakan untuk memperkaya bahan. Buku ini nanti harus menjadi rujukan akademik sekaligus inspirasi bagi generasi muda,” ujar Teguh Imami.

Ia menekankan bahwa kerja literasi ini bersifat kolektif. Data sejarah tersebar di berbagai cabang, ranting, dan daerah, sehingga dibutuhkan harmonisasi dan kolaborasi MPID se-Jatim agar penulisan tidak terfragmentasi. “Kerja-kerja literasi tidak bisa dikerjakan sendiri. Ini adalah upaya merawat jejak perjuangan para pendahulu,” tambahnya.

Arah dan Metodologi

FGD yang melibatkan akademisi, sejarawan, dan pegiat literasi ini tidak hanya membahas struktur buku, tetapi juga pendekatan historiografi, pemanfaatan arsip digital, serta integrasinya ke dalam platform digital MPID. Penekanan pada objektivitas, terutama dalam membaca kepentingan politik yang mungkin memengaruhi narasi, menjadi salah satu prinsip utama.

Diharapkan, buku sejarah yang dihasilkan nantinya tidak sekadar menjadi monumen statis, melainkan cermin identitas, landasan kebijakan, dan sumber inspirasi yang hidup bagi kemajuan Persyarikatan di Jawa Timur.

Donation

Buy author a coffee

Donate
ShareTweetShare
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Kabar

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

oleh Muslim Notonegoro
20 Maret 2026
Kabar

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

oleh Firnas Muttaqin
20 Maret 2026
Dosa adalah malware yang merusak sistem fitrah, dan Ramadhan adalah proses reset total atas virus-virus keburukan.
Kabar

Khutbah Idul Fitri di Halaman Masjid Baiturrahman: Rekonstruksi Jiwa Menuju Fitrah Orisinal

oleh Izzaudin Nuskha Khalifah
20 Maret 2026
Next Post

PDM Kota Pasuruan Gelar Upgrading Angkatan Muda Muhammadiyah, Perkuat Kepemimpinan dan Sinergi Gerakan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 menjadi penegas presisi hisab KHGT sekaligus simbol kuat arah baru persatuan kalender umat Islam dunia.

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Validasi Astronomis KHGT dan Momentum Menuju Kesatuan Umat

3 Maret 2026

Berita Duka: Ustaz Saiful Hadi Wafat, PDM Kota Pasuruan Kehilangan Sosok Teladan Dakwah

20 Februari 2026
Menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan, Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan menyelenggarakan kajian i’tikaf di lima masjid yang tersebar di Kota Pasuruan.

Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan Gelar Rangkaian Kajian I’tikaf Ramadhan

6 Maret 2026
Menuju 2029, Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan resmi bersinergi kawal demokrasi bersih dan berintegritas.

Langkah Besar Menuju 2029: Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Teken MoU Strategis

3 Maret 2026

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026
Dosa adalah malware yang merusak sistem fitrah, dan Ramadhan adalah proses reset total atas virus-virus keburukan.

Khutbah Idul Fitri di Halaman Masjid Baiturrahman: Rekonstruksi Jiwa Menuju Fitrah Orisinal

20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan