Pasuruan, 28 Juni 2016 – Majelis Pembinaan Kader Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Pasuruan kembali menyelenggarakan KURMA (Kajian Ukhuwah Rutin Milenial ‘Aisyiyah) secara daring melalui Google Meet. Mengusung tema “Bermain yang Menyenangkan”, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 10 peserta dari berbagai kalangan kader muda ‘Aisyiyah. Kegiatan ini berada di bawah koordinasi Ketua Majelis Pembinaan Kader, Nurul Mawaridah, M.Pd, yang terus mendorong hadirnya ruang-ruang pembinaan yang relevan, inspiratif, dan dekat dengan kehidupan generasi milenial ‘Aisyiyah.
Kajian yang berlangsung selama satu jam, mulai pukul 19.00 hingga 20.00 WIB, menghadirkan Nazilatur Rochmah, S.Pd., Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PDNA) Kota Pasuruan, sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, Nazilatur Rochmah mengajak peserta untuk memaknai bermain bukan sekadar aktivitas pengisi waktu luang, tetapi sebagai sarana membangun kebahagiaan, mempererat hubungan antarsesama, serta menjaga kesehatan fisik dan mental. Bermain yang dilakukan dengan cara yang positif dan sesuai nilai-nilai Islam dapat menjadi media pembelajaran, memperkuat kreativitas, sekaligus menjadi bentuk syukur atas nikmat kehidupan.
Suasana kajian berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta antusias mengikuti pemaparan materi, menyampaikan pengalaman, serta berdiskusi mengenai bagaimana menciptakan aktivitas bermain yang menyenangkan, bermanfaat, dan tetap bernilai ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua panitia menyampaikan bahwa KURMA merupakan salah satu program rutin yang bertujuan menjadi ruang belajar, berbagi inspirasi, sekaligus mempererat ukhuwah di kalangan milenial ‘Aisyiyah. Meskipun dilaksanakan secara daring dengan jumlah peserta yang terbatas, semangat untuk terus belajar dan bertumbuh bersama tetap terasa kuat.
Melalui kajian ini, diharapkan para peserta semakin memahami pentingnya menghadirkan kebahagiaan dalam aktivitas sehari-hari dengan cara yang positif, sehingga mampu menjaga keseimbangan antara kesibukan, kesehatan mental, dan kedekatan kepada Allah Swt.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta harapan agar KURMA terus menjadi wadah pembinaan kader yang konsisten menghadirkan kajian-kajian yang relevan, inspiratif, dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda ‘Aisyiyah. Semoga setiap ilmu yang dibagikan menjadi amal jariyah dan memperkuat semangat dakwah serta ukhuwah Islamiyah.













