• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
Pasmu
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Jejak Sejarah Masjid At-Taqwa Jagalan: Dari Mushola Berdinding Gedek hingga Menjadi Pusat Dakwah

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
38 detik yang lalu
in Kabar
0
Dari musala berdinding gedek, Masjid At-Taqwa Jagalan kini tegak sebagai saksi dakwah Muhammadiyah di Kota Pasuruan. (foto: Firnas/pasmu.id)

Dari musala berdinding gedek, Masjid At-Taqwa Jagalan kini tegak sebagai saksi dakwah Muhammadiyah di Kota Pasuruan. (foto: Firnas/pasmu.id)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Di tengah permukiman Jagalan, Kelurahan Kandangsapi, Kota Pasuruan, berdiri Masjid At-Taqwa yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang masyarakat setempat. Bagi warga senior, masjid ini bukan sekadar tempat ibadah, melainkan saksi perubahan zaman, perkembangan dakwah, dan tumbuhnya kader-kader Muhammadiyah di lingkungan Jagalan.

Dalam wawancara, Dwi Joko Santoso menuturkan bahwa berdasarkan cerita turun-temurun di keluarganya, keberadaan Musala atau Masjid At-Taqwa diperkirakan sudah ada jauh sebelum abad ke-19. Namun, keterangan tersebut merupakan penuturan lisan keluarga dan masih memerlukan penelusuran lebih lanjut melalui arsip maupun dokumen sejarah.

Kenangan yang lebih jelas bermula dari kisah ayahnya, Sumardi, yang lahir pada tahun 1926. Menurut Dwi Joko Santoso, pada masa itu bangunan musala masih sangat sederhana. Dindingnya terbuat dari gedek (anyaman bambu) sehingga sering mengalami kerusakan akibat banjir yang meluap dari Kali Jagalan dan Kali Gembong.

Seiring waktu, masyarakat bersama para tokoh setempat melakukan renovasi secara bertahap. Bangunan yang semula seluruhnya berbahan bambu mulai diganti menjadi tembok pada bagian bawah, sementara bagian atasnya masih menggunakan gedek. Perubahan itu menjadi tonggak awal berkembangnya Masjid At-Taqwa menjadi bangunan yang lebih kokoh.

Related Post

Ustadz Muhammad Taqiyyudin (Santri SPEAM) mengajak muhasabah diri, karena hisab akhirat pasti datang dan tak bisa ditawar. (foto: Firnas/pasmu.id)

Ustadz Muhammad Taqiyyudin Ajak Jamaah Rutinkan Muhasabah Diri Sebelum Hisab Akhirat

27 Juni 2026
Ustadz Umar Efendi ajak jamaah Masjid At-Taqwa kuatkan iman, mandiri, dan tegakkan keadilan sesuai syariat. (Foto: Firnas/pasmu.id)

Umat Islam Harus Mandiri, Berpegang Teguh Pada Petunjuk Allah dan Menegakkan Keadilan

26 Juni 2026

Menelusuri Jejak Sejarah Indah Islam dan Etika Teknik Mesin

4 Juni 2026

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

1 Juni 2026

Dwi Joko Santoso yang lahir pada tahun 1958 masih mengingat suasana masjid saat dirinya duduk di bangku sekolah dasar. Ia mengenang bahwa setiap pelaksanaan salat Jumat, halaman di sebelah timur masjid yang saat itu masih berupa pekarangan dipenuhi tikar untuk menampung jamaah yang terus bertambah.

Menurutnya, pada dekade 1970-an, terutama sekitar tahun 1974 hingga 1976 ketika ia duduk di bangku SMA, aktivitas keagamaan di Masjid At-Taqwa mencapai masa yang sangat ramai. Pengajian, kegiatan remaja, hingga pembinaan warga berlangsung secara rutin dan menjadikan masjid sebagai pusat kehidupan masyarakat.

Ia juga menyebut sejumlah tokoh yang memiliki peran penting dalam memakmurkan masjid, di antaranya Pak Mirin, Hasan Basri (Mbah Cang) Haji Slamet Riyadi, Masykur, Muchtar, Suharsono, Sumardijarso, Rasad, Zaenuri, Kusman, serta sejumlah tokoh lain yang kini sebagian besar telah wafat.

Menurut Dwi Joko Santoso, Hasan Basri (Mbah Cang) menjadi salah satu sosok yang paling berperan dalam membimbing generasi penerus agar tetap menjaga keberlangsungan aktivitas Masjid At-Taqwa. Semangat estafet kepengurusan itulah yang dinilai membuat kehidupan masjid tetap berjalan hingga sekarang.

Memasuki tahun-tahun berikutnya, aktivitas Masjid At-Taqwa mulai mengalami perubahan. Bukan karena berkurangnya semangat masyarakat, melainkan karena semakin banyak masjid baru berdiri di sekitar Jagalan dan wilayah sekitarnya. Kehadiran masjid-masjid yang lebih dekat dengan permukiman warga membuat jamaah tersebar ke berbagai tempat ibadah.

Selain itu, kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) juga mengalami tantangan. Anak-anak dan remaja memiliki lebih banyak pilihan untuk belajar mengaji di masjid-masjid lain yang menawarkan berbagai kegiatan pembinaan.

Meski demikian, bagi Dwi Joko Santoso, Masjid At-Taqwa tetap memiliki nilai sejarah yang tinggi. Ia meyakini bahwa masjid tersebut merupakan salah satu cikal bakal perkembangan dakwah Muhammadiyah di kawasan Jagalan. Pernyataan tersebut merupakan pandangan narasumber yang masih memerlukan kajian sejarah lebih lanjut untuk memastikan posisi dan perannya dalam perkembangan Muhammadiyah di Kota Pasuruan.

Kini, bangunan yang dahulu hanya berupa mushola sederhana berdinding gedek telah berubah menjadi masjid permanen. Di balik perubahan fisiknya, tersimpan kisah tentang gotong royong warga, regenerasi para penggerak masjid, dan semangat mempertahankan pusat ibadah yang telah melayani masyarakat selama beberapa generasi.

Bagi warga Jagalan, Masjid At-Taqwa bukan hanya bangunan tua. Ia adalah ruang yang menyimpan memori kolektif tentang perjalanan dakwah, pendidikan Islam, dan kebersamaan masyarakat dari masa ke masa.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: at taqwamasjidsejarah
ShareTweetShare
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Ustadz Muhammad Taqiyyudin (Santri SPEAM) mengajak muhasabah diri, karena hisab akhirat pasti datang dan tak bisa ditawar. (foto: Firnas/pasmu.id)
Khutbah

Ustadz Muhammad Taqiyyudin Ajak Jamaah Rutinkan Muhasabah Diri Sebelum Hisab Akhirat

oleh Firnas Muttaqin
27 Juni 2026
Ustadz Umar Efendi ajak jamaah Masjid At-Taqwa kuatkan iman, mandiri, dan tegakkan keadilan sesuai syariat. (Foto: Firnas/pasmu.id)
Kajian

Umat Islam Harus Mandiri, Berpegang Teguh Pada Petunjuk Allah dan Menegakkan Keadilan

oleh Firnas Muttaqin
26 Juni 2026
Teknik mesin dan Islam selaras: Al-Jazari pelopor poros engkol, ihsan jadi etika, green tech amanah khalifah. (Ilustrasi: AI)
Opini

Menelusuri Jejak Sejarah Indah Islam dan Etika Teknik Mesin

oleh Dary Yumna Joesi
4 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Khotmil Qur’an dan Pisah Kenang SD Al Kautsar, 101 Siswa Diwisuda, Cetak Prestasi Akademik Membanggakan (foto: Haedar/pasmu.id)

Khotmil Qur’an dan Pisah Kenang SD Al Kautsar, 101 Siswa Diwisuda, Cetak Prestasi Akademik Membanggakan

6 Juni 2026
MI Muhammadiyah dan TK ABA 1 Pasuruan melepas generasi berprestasi menuju masa depan gemilang.

MI Muhammadiyah dan TK ABA 1 Kota Pasuruan Melepas Generasi Berprestasi Menyongsong Masa Depan Gemilang

21 Juni 2026
TK ABA 2 Kota Pasuruan kembali meraih Juara 1 Soeropati Marching Competition 2026 membanggakan. (foto: istimewa)

TK ABA 2 Kota Pasuruan Raih Juara 1 Soeropati Marching Competition 2026

9 Juni 2026
Drs. Muhammad Fatoni, M.Pd. memberikan materi pada Raker Pesantren SPEAM 2026/2027 terima pembinaan karakter dan profesionalisme guru dari PDM Kota Pasuruan. (foto: Umar Effendi/pasmu.id)

Pembinaan dari Ketua Dikdasmen PNF Kota Pasuruan Warnai Raker SPEAM 2026/2027

24 Juni 2026
Dari musala berdinding gedek, Masjid At-Taqwa Jagalan kini tegak sebagai saksi dakwah Muhammadiyah di Kota Pasuruan. (foto: Firnas/pasmu.id)

Jejak Sejarah Masjid At-Taqwa Jagalan: Dari Mushola Berdinding Gedek hingga Menjadi Pusat Dakwah

5 Juli 2026
Kajian Surah Al-Zalzalah di Pasuruan ingatkan amal sekecil debu tetap dihisab Allah. (Foto: FIRNAS MUTTAQIN/pasmu.id)

Tafsir Surah Al-Zalzalah: Umat Diingatkan Bertanggung Jawab atas Setiap Amal

3 Juli 2026
Khutbah Jumat mengingatkan bahwa keikhlasan dan orientasi akhirat adalah kunci meraih keberkahan dunia yang hakiki. (Foto: Suharsono/pasmu.id)

Orientasi Akhirat dan Ikhlas: Kunci Meraih Dunia yang Berkah

3 Juli 2026
Kepala SD Al Kautsar Pasuruan raih Anugerah Pendidikan Radar Bromo Awards 2026 atas dedikasi dan inovasi. (Foto: Marjoko/pasmu.id)

Kepala SD Al Kautsar Kota Pasuruan Raih Anugerah Pendidikan Radar Bromo Awards 2026, Teguhkan Komitmen sebagai Sekolah Islami Bertabur Prestasi

3 Juli 2026
PasMu

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan