• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

‘Haram’ Jadi Kader Mubah! PDM Pasuruan Tantang IMM Rebut Posisi Penting

Muslim Notonegoro oleh Muslim Notonegoro
24 jam yang lalu
in Kabar
1
3
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 12 Desember 2025 – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pasuruan memberikan “kuliah politik” kelas berat kepada para mahasiswa dalam pembukaan Darul Arqam Dasar (DAD) ke-8 PC IMM Pasuruan Raya. Ketua PDM, Ustaz Dr. H. Abu Nasir, M.Ag., tidak berbicara tentang normatif organisasi, melainkan membongkar rumus Kekuasaan dan Integritas.

Di hadapan peserta dan tamu undangan di Hall SMK Mutu, Abu Nasir menegaskan bahwa kader Muhammadiyah tidak boleh menjadi sosok pelengkap penderita. Ia memperkenalkan teori “Trilogi Pemberdayaan”: Eksistensi, Aktualisasi, dan Alokasi.

Rumus ‘Eksis Dulu, Baru Dapat Jatah’
Dengan gaya retorika yang tajam, Abu Nasir membongkar realitas pragmatis dalam berorganisasi. Menurutnya, kader yang tidak punya integritas tidak akan pernah mendapatkan “panggung” atau anggaran.

“Kalau Anda ingin berdaya, ingin punya integritas, maka satu: Eksistensi (keberadaan). Dua: Aktualisasi. Tiga: Alokasi. Anda menjadi orang yang berintegritas, selalu dicari, dan diminta untuk ada,” tegasnya.

Related Post

IMM Pasuruan ‘Reboot’ Nalar & Moral Lewat Manifesto DAD Ke-8

13 Desember 2025

PC IMM Pasuruan Raya: Kader IMM Harus Jadi ‘Game Changer’

13 Desember 2025

Kajian Ahad Pagi Bahas Dampak Pikiran Terhadap Tubuh dan Bahaya Paparan Konten Negatif

30 November 2025

Jumat Penuh Berkah! Suasana Maghrib di Panti Darul Arqom yang Syahdu, Ini Pesan Menyentuh dari Suyatno, S.Pd

7 November 2025

Ia menjelaskan logikanya sederhana: Jika kader mampu menunjukkan Eksistensi (hadir dan nyata) dan melakukan Aktualisasi (memberi kontribusi pemikiran/karya), maka otomatis ia akan mendapatkan Alokasi (tempat, jabatan, hingga anggaran).

“Kalau sudah aktualisasi diri, maka pastilah kita akan dapat alokasi. Kesempatan bicara, kesempatan melakukan ini, termasuk kesempatan mendapatkan anggaran,” imbuhnya.

Filosofi Fikih Organisasi: Jangan Jadi Kader ‘Makruh’
Pernyataan paling menohok muncul ketika Abu Nasir menggunakan terminologi fikih untuk menilai kualitas kader. Ia mewanti-wanti agar kader IMM tidak menjadi sosok yang kehadirannya bernilai Mubah (ada atau tidak ada, sama saja) atau bahkan Makruh (kehadirannya justru merusak suasana).

“Jangan jadi orang yang kehadirannya itu ‘mubah’. Orang yang kehadiran mubah itu podo karo (sama dengan) wong teko gak teko, gak ngaruh, blas,” sindirnya.

Ia menuntut kader IMM Pasuruan Raya untuk naik kelas menjadi sosok yang Sunnah (dibutuhkan) atau bahkan Wajib (harus ada, jika tidak ada maka sistem macet).

Kader Organik: Tuan Rumah di Amal Usaha Sendiri
Abu Nasir juga menekankan pentingnya “Kader Organik”—mereka yang lahir dan ditempa asli dari rahim perkaderan Muhammadiyah (IPM, IMM, Pemuda)—untuk memimpin Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Ia tidak ingin AUM dipimpin oleh orang luar yang tidak paham ideologi.

“Hampir semua AUM kita terutama pendidikan, itu dipimpin langsung oleh kader-kader kita yang berangkat dari perkaderan organik. Bukan orang-orang lain,” ujarnya bangga, menunjuk Kepala SMK Mutu sebagai contoh nyata.

Tantangan Jaket Merah: Siapa Berani S3?
Menutup orasi intelektualnya, Abu Nasir menantang para peserta DAD untuk tidak puas hanya dengan gelar sarjana. Ia memamerkan rekam jejak akademisnya sebagai pembuktian bahwa aktivis juga harus unggul secara otak.

“Saya punya jaket merah (almamater) ini tiga. S1, S2, S3… Saya tantang kalian siapa yang bisa meneruskan sampai S3?” tantangnya yang disambut tepuk tangan peserta.

Baginya, jaket merah almamater bukan sekadar kain, melainkan simbol perlawanan terhadap kebodohan dan bukti bahwa kader Muhammadiyah mampu menjadi pemimpin par excellence di masa depan.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: darul arqomIMMkader
Share1Tweet1Share
Muslim Notonegoro

Muslim Notonegoro

Related Posts

Kabar

IMM Pasuruan ‘Reboot’ Nalar & Moral Lewat Manifesto DAD Ke-8

oleh Muslim Notonegoro
13 Desember 2025
Kabar

PC IMM Pasuruan Raya: Kader IMM Harus Jadi ‘Game Changer’

oleh Muslim Notonegoro
13 Desember 2025
Kabar

Kajian Ahad Pagi Bahas Dampak Pikiran Terhadap Tubuh dan Bahaya Paparan Konten Negatif

oleh Royce Diana Sari
30 November 2025
Next Post

PC IMM Pasuruan Raya: Kader IMM Harus Jadi 'Game Changer'

Comments 1

  1. Sri Endang PI says:
    13 menit yang lalu

    Tantangan yg mencerahkan, semangat IMM smg jd penerus di persyarikatan.

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

ISWARA Kota Pasuruan Resmi Terbentuk, Helmi Terpilih sebagai Ketua Perdana

29 November 2025

Suasana TK Al Kautsar Mendadak Hening… Detik Berikutnya Bikin Merinding!

5 Desember 2025
Ibu Heni Kurniasih

SMP Muhammadiyah 1 Pasuruan Bekali Siswa dengan Pembinaan Spiritual Bermakna

13 Desember 2025

Berkah Fest 2025: Lazismu Pasuruan Mantapkan Strategi SDGs, STMJ GOANG Jadi Barometer UMKM

1 Desember 2025

PDM Kota Pasuruan Gelar Upgrading Angkatan Muda Muhammadiyah, Perkuat Kepemimpinan dan Sinergi Gerakan

14 Desember 2025

Menulis Sejarah dengan Hati Nurani: Muhammadiyah Jatim Gelar FGD Buku Sejarah Muhammadiyah 2000-2025

13 Desember 2025

Etika Infaq: Antara Kerahasiaan dan Transparansi demi Keberkahan

13 Desember 2025

IMM Pasuruan ‘Reboot’ Nalar & Moral Lewat Manifesto DAD Ke-8

13 Desember 2025

© 2025 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2025 PasMu - Media Pencerahan