• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Dari Kiblat hingga Kalender Global: Pesan PP Muhammadiyah Sa’ad Ibrahim di Silaturahim Syawal 1447 H

Marjoko oleh Marjoko
6 menit yang lalu
in Kabar, Kajian
0
Pesan mengejutkan Dr. KH. Sa’ad Ibrahim soal Islam berkemajuan mengguncang Silaturahim Syawal Pasuruan

Pesan mengejutkan Dr. KH. Sa’ad Ibrahim soal Islam berkemajuan mengguncang Silaturahim Syawal Pasuruan

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 4 April 2026 – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. KH. Sa’ad Ibrahim, M.A., menegaskan pentingnya memahami dan mengamalkan konsep Islam berkemajuan dalam kegiatan Silaturahim Syawal 1447 H yang diselenggarakan di SMK Muhammadiyah (SMK Mutu) Kota Pasuruan. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan bahwa Islam bukan hanya agama yang mengatur ritual ibadah, tetapi juga menjadi sumber inspirasi kemajuan peradaban manusia dalam berbagai aspek kehidupan.

Beliau mengawali pemaparannya dengan menggugah kesadaran peserta tentang luasnya alam semesta dan pentingnya manusia memiliki cara pandang yang progresif. Dengan mengilustrasikan kecepatan cahaya yang mencapai 300.000 kilometer per detik dan waktu tempuh antar bintang yang sangat panjang, beliau mengingatkan bahwa manusia tidak boleh terjebak dalam pola pikir sempit. “Kalau kita tidak berpikir besar, kita akan merasa cukup dengan keadaan kita sekarang, padahal tantangan peradaban jauh lebih luas,” ungkap beliau.

Dalam penjelasannya, beliau menegaskan bahwa Islam sebagaimana dipahami Muhammadiyah adalah Islam yang merujuk langsung pada Al-Qur’an dan As-Sunnah, yang di dalamnya terkandung semangat untuk terus bergerak maju. Beliau mengutip berbagai ayat yang mendorong manusia untuk bersegera dalam kebaikan, berlomba-lomba menuju ampunan Allah, dan meningkatkan kualitas diri secara berkelanjutan. “Orang yang berkemajuan itu adalah orang yang taat kepada Allah. Sebaliknya, ketika seseorang menjauh dari ketaatan, di situlah kemunduran terjadi,” tegas beliau.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa kemajuan dalam Islam tidak semata-mata diukur dari aspek fisik atau material, melainkan dari kualitas jiwa. Menurut beliau, pembangunan spiritual harus menjadi fondasi utama sebelum pembangunan lainnya. Hal ini sejalan dengan ajaran Islam yang menempatkan ketenangan hati dan kedekatan kepada Allah sebagai sumber kekuatan sejati dalam kehidupan.

Related Post

Login Muhammadiyah, jangan peduli suara luar, kita teguh menjaga manhaj persyarikatan

Silaturahim Syawal PDM Kota Pasuruan di SMK Mutu: Abu Nasir Serukan “Login Muhammadiyah”

4 April 2026
Ketua PDM Pasuruan mengajak jamaah menjadikan Syawalan sebagai momentum memperdalam takwa, memperkuat ukhuwah, dan mengarahkan amal sebagai bekal akhirat.

Menggali Makna Takwa di Syawalan, Ini Pesan Abu Nasir di Masjid Al Ukhuwah

3 April 2026

Menjawab Zaman, ‘Aisyiyah Kota Pasuruan Perkuat Sinergi Lewat Halal Bihalal 1447 H

3 April 2026

Silaturahmi Idul Fitri, Ketua PDM Kota Pasuruan Ajak Guru dan Karyawan AUM Jaga Harmoni dan Hindari Konflik

1 April 2026

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengangkat kembali keteladanan K.H. Ahmad Dahlan sebagai pelopor Islam berkemajuan. Beliau menjelaskan bagaimana Kiai Dahlan telah menggunakan pendekatan ilmiah, seperti ilmu falak dan astronomi, untuk meluruskan arah kiblat pada masanya. Meskipun sempat mendapat penolakan, langkah tersebut kini terbukti benar dan menjadi standar yang diakui secara luas. “Apa yang dulu ditentang, hari ini justru menjadi kebenaran yang diikuti. Itulah ciri dari gerakan yang berkemajuan,” ujar beliau.

Selain itu, beliau juga menyoroti pembaruan dalam bidang pendidikan yang telah dilakukan Muhammadiyah sejak awal berdiri. Integrasi antara ilmu agama dan ilmu umum yang diperkenalkan Kiai Dahlan pada awal abad ke-20, menurut beliau, merupakan langkah visioner yang kini menjadi fondasi sistem pendidikan modern. Hal ini menunjukkan bahwa Islam tidak pernah bertentangan dengan ilmu pengetahuan, bahkan justru mendorong pengembangannya.

Beliau juga mengkritisi fenomena perbedaan dalam penentuan hari besar Islam yang masih terjadi hingga saat ini. Menurut beliau, kondisi tersebut menunjukkan bahwa umat Islam belum sepenuhnya memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. “Di era sekarang, informasi bisa tersebar secara real-time ke seluruh dunia. Seharusnya kita bisa memiliki kepastian yang sama, bukan justru berbeda-beda,” jelas beliau. Dalam konteks ini, beliau menyebut bahwa Muhammadiyah telah menggagas Kalender Hijriyah Global Tunggal sebagai upaya menghadirkan keseragaman dan kepastian bagi umat Islam secara global.

Beliau juga mengajak peserta untuk memahami bahwa ajaran Islam memiliki dimensi universal yang tidak selalu terikat pada praktik lokal. Sebagai contoh, beliau menjelaskan bahwa penggunaan beras dalam zakat fitri di Indonesia merupakan bentuk adaptasi, sementara dalam hadis disebutkan kurma atau gandum. “Ini menunjukkan bahwa Islam memberi ruang untuk penyesuaian selama tidak bertentangan dengan prinsip dasarnya,” tutur beliau.

Dalam bagian lain, beliau menekankan pentingnya membangun pola pikir besar dan optimistis. Beliau mendorong generasi muda untuk tidak takut bermimpi besar dan memiliki visi global. Menurut beliau, umat Islam harus berani mengambil peran dalam peradaban dunia dan tidak merasa rendah diri. “Jangan berpikir kecil. Kalau kita punya cita-cita besar dan kita sandarkan kepada Allah, maka itu akan menjadi kekuatan,” ungkap beliau.

Dalam aspek spiritual, beliau kembali mengingatkan pentingnya dzikir dan membaca Al-Qur’an sebagai sumber ketenangan jiwa. Beliau menjelaskan bahwa kesehatan mental dan ketenangan batin memiliki peran yang sangat besar dalam kehidupan manusia. “Bangunlah jiwanya terlebih dahulu, karena dari situlah kekuatan sejati berasal,” pesan beliau.

Beliau juga mengajak peserta untuk memahami makna umur tidak hanya sebagai hitungan tahun, tetapi sebagai keberlanjutan amal dan manfaat setelah seseorang wafat. Dengan demikian, setiap individu diharapkan mampu meninggalkan jejak kebaikan yang dapat dikenang dan memberi manfaat bagi generasi berikutnya.

Kegiatan Silaturahim Syawal 1447 H ini berlangsung dengan penuh antusiasme dari para peserta yang terdiri dari siswa, guru, serta masyarakat umum. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang memohon keberkahan, keselamatan, dan kemajuan bagi umat Islam serta bangsa Indonesia.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: halal bihalalmuhammadiyahsyawal
ShareTweetShare
Marjoko

Marjoko

Seorang pecinta tulisan, pengulik desain grafis, and Good Daddy in every universe.

Related Posts

Login Muhammadiyah, jangan peduli suara luar, kita teguh menjaga manhaj persyarikatan
Kabar

Silaturahim Syawal PDM Kota Pasuruan di SMK Mutu: Abu Nasir Serukan “Login Muhammadiyah”

oleh Marjoko
4 April 2026
Ketua PDM Pasuruan mengajak jamaah menjadikan Syawalan sebagai momentum memperdalam takwa, memperkuat ukhuwah, dan mengarahkan amal sebagai bekal akhirat.
Kabar

Menggali Makna Takwa di Syawalan, Ini Pesan Abu Nasir di Masjid Al Ukhuwah

oleh Marjoko
3 April 2026
Aisyiyah Kota Pasuruan berkomitmen hadirkan gerakan inklusif dan mandiri untuk menjawab tantangan stunting, kemiskinan, dan pendidikan
Kabar

Menjawab Zaman, ‘Aisyiyah Kota Pasuruan Perkuat Sinergi Lewat Halal Bihalal 1447 H

oleh Firnas Muttaqin
3 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan, Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan menyelenggarakan kajian i’tikaf di lima masjid yang tersebar di Kota Pasuruan.

Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan Gelar Rangkaian Kajian I’tikaf Ramadhan

6 Maret 2026

Muhammadiyah Kota Pasuruan Siapkan 6 Titik Sholat Idul Fitri 1447 Hijriyah, Ini Daftar Lengkapnya

12 Maret 2026 - Updated On 13 Maret 2026
Ramadhan Camp SPEAM Pasuruan: Cetak Generasi Muslim Berjiwa Entrepreneur dan Berkemajuan.

Bukan Sekadar Pesantren Kilat! Intip Serunya 90 Siswa ‘Nyantri’ di Ramadhan Camp SPEAM Pasuruan

9 Maret 2026
Silaturahmi Idulfitri PDM Pasuruan menegaskan pentingnya kekompakan, menghindari konflik, dan memperkuat komitmen Muhammadiyah.

Silaturahmi Idul Fitri, Ketua PDM Kota Pasuruan Ajak Guru dan Karyawan AUM Jaga Harmoni dan Hindari Konflik

1 April 2026
Pesan mengejutkan Dr. KH. Sa’ad Ibrahim soal Islam berkemajuan mengguncang Silaturahim Syawal Pasuruan

Dari Kiblat hingga Kalender Global: Pesan PP Muhammadiyah Sa’ad Ibrahim di Silaturahim Syawal 1447 H

4 April 2026
Login Muhammadiyah, jangan peduli suara luar, kita teguh menjaga manhaj persyarikatan

Silaturahim Syawal PDM Kota Pasuruan di SMK Mutu: Abu Nasir Serukan “Login Muhammadiyah”

4 April 2026
Ketua PDM Pasuruan mengajak jamaah menjadikan Syawalan sebagai momentum memperdalam takwa, memperkuat ukhuwah, dan mengarahkan amal sebagai bekal akhirat.

Menggali Makna Takwa di Syawalan, Ini Pesan Abu Nasir di Masjid Al Ukhuwah

3 April 2026
Aisyiyah Kota Pasuruan berkomitmen hadirkan gerakan inklusif dan mandiri untuk menjawab tantangan stunting, kemiskinan, dan pendidikan

Menjawab Zaman, ‘Aisyiyah Kota Pasuruan Perkuat Sinergi Lewat Halal Bihalal 1447 H

3 April 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan