Pasuruan, 17 Juni 2026 – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pasuruan melalui Lembaga Pembinaan dan Pengawasan Keuangan (LPPK) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Audit Keuangan Internal Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Rabu (17/6/2026), di Ruang Rapat Mini PDM Kota Pasuruan. Kegiatan ini menghadirkan tim narasumber dari LPPK Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur dan diikuti oleh pimpinan sekolah, bendahara AUM pendidikan, unsur majelis, serta pengurus LPPK.
Bimtek ini merupakan tindak lanjut dari program pembinaan tata kelola keuangan AUM yang bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan agar sesuai dengan regulasi pemerintah, pedoman Persyarikatan Muhammadiyah, serta standar akuntansi yang berlaku.
Dalam sambutannya, Ketua PDM Kota Pasuruan, Dr. H. Abu Nasir, M.Ag, menegaskan bahwa AUM di bidang pendidikan bukan hanya lembaga yang bertugas mencetak generasi unggul secara intelektual, tetapi juga menjadi sarana dakwah amar ma’ruf nahi munkar yang mengemban amanah besar dari masyarakat.
“Kepercayaan masyarakat kepada sekolah-sekolah Muhammadiyah adalah amanah yang sangat berat sekaligus mulia. Salah satu kunci menjaga marwah, keberlangsungan, dan kepercayaan tersebut adalah tata kelola keuangan yang sehat dan profesional,” ujarnya.
Menurut Abu Nasir, pengelolaan keuangan yang baik tidak hanya berorientasi pada kepatuhan administrasi, tetapi juga harus mampu mendukung peningkatan mutu pendidikan dan kesejahteraan sumber daya manusia di lingkungan sekolah Muhammadiyah.
Ia menekankan bahwa setiap AUM memiliki tanggung jawab penuh kepada Persyarikatan, masyarakat, pemerintah, dan terutama kepada Allah SWT atas setiap rupiah yang dikelola.
“Setiap AUM harus mampu mempertanggungjawabkan setiap rupiah yang masuk dan keluar secara transparan dan akuntabel, baik secara administratif, kepada Persyarikatan, kepada masyarakat, maupun di hadapan Allah SWT,” tegasnya.
Lebih lanjut, Abu Nasir mengingatkan bahwa pengelolaan keuangan yang dilakukan secara amatir berpotensi menimbulkan ketidakpastian dan risiko bagi lembaga. Sebaliknya, tata kelola yang profesional akan menjadi fondasi kemajuan organisasi.
“Keuangan yang dikelola secara amatir akan melahirkan ketidakpastian. Namun, keuangan yang dikelola secara profesional, jujur, dan transparan akan melahirkan keberkahan dan kemajuan bagi Persyarikatan,” katanya.
Ketua PDM Kota Pasuruan juga menyampaikan apresiasi kepada LPPK yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Ketua LPPK PWM Jawa Timur Drs. Utomo Sapto A., M.M., Ak., Wakil Sekretaris LPPK PWM Jawa Timur Wiwit Hariyanto, S.E., M.Si., serta Sekretaris LPPK PWM Jawa Timur Rendy Mirwan Aspirandi, S.E., M.S.A., yang hadir memberikan pembinaan dan pendampingan.
Menurutnya, Bimtek ini tidak hanya membahas aspek teknis pencatatan keuangan maupun penggunaan aplikasi, tetapi juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi, memperkuat sistem pengelolaan keuangan, dan memitigasi berbagai risiko administrasi yang dapat berdampak hukum maupun merugikan institusi.
“Melalui bimbingan teknis ini kita tidak hanya belajar tentang debit-kredit atau aplikasi keuangan. Lebih dari itu, kita sedang membangun sistem yang kuat, menyamakan persepsi, dan meningkatkan kapasitas agar AUM semakin kredibel dan berkemajuan,” ungkapnya.
Di akhir sambutan, Abu Nasir mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta terbuka terhadap perubahan dan modernisasi sistem keuangan berbasis digital.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk meng-upgrade kapasitas diri demi membawa AUM kita naik kelas menjadi lembaga yang semakin kredibel, profesional, dan berkemajuan,” pungkasnya.
Sementara itu, dalam sesi materi, tim LPPK PWM Jawa Timur menjelaskan pentingnya tata kelola keuangan AUM yang meliputi perencanaan keuangan, pencegahan penyalahgunaan dana, pengendalian aset, peningkatan kinerja organisasi, serta sebagai syarat utama menuju AUM yang berkembang dan berkelanjutan.
Kegiatan Bimtek berlangsung interaktif dengan diskusi dan pendalaman materi terkait audit keuangan internal sebagai bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan AUM di lingkungan Muhammadiyah Kota Pasuruan.
Editor: Marjoko













