• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Opini

Rahasia di Balik Sa’i: Bukit Safa dan Marwah Ternyata Setara Tingginya dengan Ka’bah!

Nur Yasin oleh Nur Yasin
11 bulan yang lalu
in Opini
1
24
SHARES
56
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Makkah, 29 Juni 2025 – Setiap jemaah haji atau umrah yang menyelesaikan tawaf Ifadah, akan melanjutkan rukun berikutnya: Sa’i. Perjalanan antara Safa dan Marwah, dua bukit yang menjadi saksi bisu perjuangan Bunda Hajar, seringkali memunculkan pertanyaan tentang topografi sebenarnya dari tempat suci ini. Sebuah pengalaman baru-baru ini di Makkah mengungkapkan fakta menarik mengenai ketinggian bukit Safa dan Marwah, yang tampaknya sejajar dengan tinggi Ka’bah.

Saat melangkah di putaran kelima Sa’i, dari bukit Safa, mata terarah mencari keberadaan Ka’bah, bukan sekadar arahnya, melainkan wujud fisiknya. Sungguh mengejutkan, dari puncak bukit Safa, bagian atas Ka’bah yang menjulang 13 meter terlihat jelas. Mengingat jarak antara bukit Safa dan Ka’bah sekitar 50 meter, penampakan ini secara tidak langsung mengindikasikan bahwa ketinggian bukit Safa dan Marwah juga mencapai sekitar 13 meter, setara dengan tinggi Ka’bah itu sendiri.

Hal ini memberikan perspektif baru terhadap lembah di antara kedua bukit tersebut. Rupanya, lembah Safa dan Marwah tidak lagi menurun drastis seperti gambaran di masa lampau. Modifikasi dan penataan yang telah dilakukan telah meninggikan permukaan lembah, menjadikannya lebih landai dan nyaman bagi jutaan jemaah yang melintasinya setiap tahun. Ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk memfasilitasi ibadah di Masjidil Haram.

Bukit Safa dan Marwah, dengan ketinggian yang mengagumkan ini, bukan hanya sekadar fitur geografis. Mereka adalah monumen hidup yang menjadi saksi bisu ketangguhan dan keimanan Bunda Hajar. Bayangkan, dengan jarak sekitar 450 meter antara Safa dan Marwah, Bunda Hajar berlari bolak-balik sebanyak tujuh kali, menempuh total sekitar 3 kilometer. Perjalanan ini, ditambah dengan ketinggian bukit yang signifikan, menunjukkan kekuatan fisik dan mental yang luar biasa dari seorang ibu yang putus asa mencari air untuk putranya, Ismail.

Related Post

Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

1 Juni 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

1 Juni 2026

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026
Dokumentasi pribadi : Tempat pengambilan air Zam-zam

Namun, kisah Bunda Hajar bukan hanya tentang perjuangan fisik semata. Ini adalah kisah tentang penyerahan diri sepenuhnya kepada kehendak Allah. Ketika upaya manusia mencapai batasnya, pertolongan Ilahi datang. Hadis-hadis sahih menceritakan bagaimana setelah tujuh kali Bunda Hajar berlari kecil, Malaikat Jibril muncul dan dengan izin Allah, memancarkan air zamzam yang abadi hingga akhir zaman. Air yang muncul bukan dari sumur yang digali Bunda Hajar, melainkan dari titik yang ditentukan oleh-Nya, sebuah mukjizat yang terus mengalir hingga kini.

Kisah Safa dan Marwah, dengan detail ketinggian yang terungkap, semakin mempertegas kebesaran mukjizat dan kekuatan iman. Ia mengingatkan kita bahwa terkadang, usaha keras kita adalah bagian dari takdir Ilahi yang akan membawa kita pada pertolongan tak terduga. Wallahu a’lam.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Share10Tweet6Share2
Nur Yasin

Nur Yasin

Related Posts

Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)
Cerpen

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

oleh Suharsono
1 Juni 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)
Opini

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

oleh Nashrul Muminin
1 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)
Opini

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

oleh Dary Yumna Joesi
1 Juni 2026
Next Post

Bukan Sekadar Tanggal! Inilah 10 Alasan Mengapa Muhammadiyah Perjuangkan Kalender Hijriah Global Tunggal

Comments 1

  1. Sri Endang PI says:
    11 bulan yang lalu

    Masyaa Alloh

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

1 Juni 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

1 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026
Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan