• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Khutbah

Santri SPEAM Ingatkan Umat tentang Luasnya Nikmat Allah dalam Khutbah Jumat di Pasuruan

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
2 bulan yang lalu
in Khutbah, Kajian
0
1
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

PASURUAN – Khutbah Jumat di Masjid At-Taqwa, Jagalan, Kota Pasuruan, pada 9 Januari 2026, mengajak jamaah untuk merenungi betapa tak terhitungannya nikmat Allah SWT. Khutbah yang disampaikan oleh Farel Tian Husni seorang santri dari SPEAM (Sekolah Pesantren Entrepreneurship Al Maun Muhammadiyah) Pasuruan ini menguraikan hakikat syukur berdasarkan dalil Al-Qur’an dan Hadis.

Khatib memulai dengan mengutip firman Allah dalam Surah Ibrahim ayat 34, yang intinya menyatakan manusia takkan mampu menghitung nikmat-Nya. Dia kemudian menguraikan sebuah hadis qudsi yang menyebutkan bahwa dari seratus bagian nikmat, Allah hanya menurunkan satu bagian ke dunia. Dari satu nikmat inilah, seluruh makhluk di alam semesta—manusia, hewan, dan tumbuhan—mendapatkan kasih sayang, seperti seekor induk yang menyayangi anaknya. “Secara persentase, tampaknya sangat sedikit. Hanya satu persen yang dinikmati makhluk di dunia, sementara 99 persennya disiapkan untuk hamba-Nya di akhirat. Namun, bila dirasakan nilai dari yang satu persen itu saja, sungguh luar biasa besarnya bagi ukuran duniawi,” jelas khatib.

Para ulama, lanjutnya, mengelompokkan nikmat Allah ke dalam tiga kategori besar. Pertama, Nikmat Hidup dan Kehidupan yang diberikan kepada seluruh makhluk tanpa terkecuali. Khatib memberikan contoh konkret: rotasi bumi yang menyebabkan pergantian siang dan malam. “Bayangkan seandainya bumi berhenti berputar. Satu belahan akan mengalami siang terus-menerus dengan suhu yang memanas ekstrem, sementara belahan lain membeku dalam malam abadi. Atas izin Allah, perputaran bumi ini menjaga kestabilan suhu, sehingga kehidupan bisa berlangsung,” ujarnya, seraya mengutip ayat-ayat tentang pergantian malam dan siang sebagai tanda kekuasaan Allah.

Kedua, Nikmat Kebebasan Memilih (Ikhtiar) yang memberikan manusia otonomi untuk memilih, mulai dari hal sederhana seperti memilih minuman, hingga yang paling fundamental: memilih jalan hidup dan agama. “Allah memberikan perintah dan larangan yang jelas, tetapi tidak memaksa. Kebebasan ini diiringi konsekuensi: pahala bagi yang taat dan siksa bagi yang ingkar,” tegasnya.

Related Post

No Content Available

Ketiga, Nikmat Hidayah (Iman dan Islam) yang merupakan nikmat paling istimewa dan sepenuhnya merupakan hak prerogatif Allah. Khatib mengingatkan bahwa hidayah adalah anugerah murni dari-Nya. Untuk menguatkan pernyataan ini, dia mengisahkan bagaimana Nabi Muhammad SAW sendiri tidak mampu memberikan hidayah kepada paman yang sangat dicintai dan membelanya, Abu Thalib, yang meninggal dalam keadaan belum mengucapkan syahadat. Rasulullah pun ditegur oleh Allah melalui wahyu karena terlalu berharap atas ampunan untuk pamannya. “Kisah ini menjadi pelajaran berharga bagi kita. Betapapun dekatnya seseorang dengan orang shaleh, hidayah tetaplah rahmat dari Allah. Ini seharusnya menyadarkan kita untuk tak pernah lelah memohon hidayah dan istiqamah bagi diri dan keluarga, sekaligus mengikis sifat merasa paling benar dan mampu menilai iman orang lain,” pesan khatib dalam penutup khutbahnya.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: khutbat
ShareTweetShare
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

No Content Available
Next Post

Tingkatkan Profesionalisme GTK, Pondok Pesantren SPEAM Kota Pasuruan Gelar Pembinaan dan Upgrading

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Berita Duka: Ustaz Saiful Hadi Wafat, PDM Kota Pasuruan Kehilangan Sosok Teladan Dakwah

20 Februari 2026
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 menjadi penegas presisi hisab KHGT sekaligus simbol kuat arah baru persatuan kalender umat Islam dunia.

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Validasi Astronomis KHGT dan Momentum Menuju Kesatuan Umat

3 Maret 2026
Menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan, Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan menyelenggarakan kajian i’tikaf di lima masjid yang tersebar di Kota Pasuruan.

Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan Gelar Rangkaian Kajian I’tikaf Ramadhan

6 Maret 2026
Menuju 2029, Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan resmi bersinergi kawal demokrasi bersih dan berintegritas.

Langkah Besar Menuju 2029: Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Teken MoU Strategis

3 Maret 2026

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026
Dosa adalah malware yang merusak sistem fitrah, dan Ramadhan adalah proses reset total atas virus-virus keburukan.

Khutbah Idul Fitri di Halaman Masjid Baiturrahman: Rekonstruksi Jiwa Menuju Fitrah Orisinal

20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan