• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Ustadz Mustakin: Ramadhan, Saatnya Membakar Dosa dan Menumbuhkan Taqwa

Marjoko oleh Marjoko
3 bulan yang lalu
in Kabar, Kajian
0
Di bulan Ramadhan, Ustadz Mustakin, S.Pd.I., S.Pd mengajak jamaah di Masjid Al Kautsar menjadikan puasa dan tarawih sebagai jalan membakar dosa dan menumbuhkan taqwa.

Di bulan Ramadhan, Ustadz Mustakin, S.Pd.I., S.Pd mengajak jamaah di Masjid Al Kautsar menjadikan puasa dan tarawih sebagai jalan membakar dosa dan menumbuhkan taqwa.

10
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 20 Februari 2026 – Masjid Al Kautsar tampak penuh sesak oleh jamaah yang antusias menjalankan salat Isya dan tarawih pada malam 4 Ramadhan 1447 H. Di tengah kekhusyukan tersebut, hadir Ustadz Mustakin, S.Pd.I., S.Pd. yang membawakan kultum bertajuk pentingnya rasa syukur dan bertaubat. Beliau mengingatkan bahwa Ramadan bukan sekadar rutinitas, melainkan kesempatan emas bagi setiap hamba untuk berbenah dan kembali fitrah.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Mustakin mengawali dengan mengajak jamaah untuk senantiasa bersyukur kepada Allah Subhanahu wa ta’ala atas berbagai nikmat, terutama nikmat kesehatan dan kesempatan beribadah bersama di bulan Ramadhan. Beliau menekankan bahwa tidak semua orang mendapatkan peluang yang sama untuk melaksanakan sholat Isya dan tarawih berjamaah. Karena itu, kesempatan tersebut harus dijadikan momentum untuk meningkatkan keimanan.

Beliau kemudian menjelaskan ayat Al-Qur’an tentang potensi jiwa manusia yang memiliki dua kecenderungan, yaitu fujur (keburukan) dan taqwa (kebaikan). Menurutnya, manusia tidak mungkin lepas dari kesalahan. Setiap orang pernah melakukan dosa, karena manusia adalah tempat salah dan lupa. Namun, manusia terbaik adalah mereka yang segera bertaubat ketika melakukan kesalahan.

“Ramadhan adalah waktu terbaik untuk membersihkan diri. Kita diajarkan untuk menahan hawa nafsu, memperbanyak ibadah, dan memohon ampunan kepada Allah,” ujarnya di hadapan jamaah.

Related Post

Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

1 Juni 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

1 Juni 2026

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026

Ustadz Mustakin juga menjelaskan makna Ramadhan yang secara bahasa dapat diartikan sebagai “membakar”. Maksudnya, dosa-dosa manusia dibakar melalui amal ibadah yang dilakukan dengan iman dan keikhlasan. Ia mengutip hadis Rasulullah bahwa siapa yang berpuasa Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosa yang telah lalu akan diampuni. Begitu pula dengan ibadah malam seperti sholat tarawih, jika dilakukan dengan ikhlas, Allah akan memberikan ampunan-Nya.

Dalam kultum tersebut, beliau menekankan bahwa ibadah puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi latihan untuk menyucikan hati dan memperbaiki akhlak. Ia mengajak jamaah untuk mengisi Ramadhan dengan kegiatan positif seperti membaca Al-Qur’an, memperbanyak sedekah, menjaga lisan, dan memperbanyak doa.

Ustadz Mustakin juga mengingatkan agar umat Islam tidak menyia-nyiakan Ramadhan dengan kegiatan yang tidak bermanfaat. Menurutnya, Ramadhan adalah kesempatan emas yang hanya datang sekali setahun, sehingga harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Di akhir ceramah, Ustadz Mustakin mengajak jamaah untuk berdoa agar seluruh ibadah Ramadhan diterima Allah Subhanahu wa ta’ala dan dosa-dosa diampuni. Ia berharap Ramadhan tahun ini menjadi titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik dan penuh ketakwaan.

Kegiatan kultum tarawih di Masjid Al Kautsar pun menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum penting untuk membersihkan jiwa, mempererat ukhuwah, dan meningkatkan kualitas keimanan umat Islam.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Share4Tweet3Share1
Marjoko

Marjoko

Seorang pecinta tulisan, pengulik desain grafis, and Good Daddy and Hubby in every universe.

Related Posts

Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)
Cerpen

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

oleh Suharsono
1 Juni 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)
Opini

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

oleh Nashrul Muminin
1 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)
Opini

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

oleh Dary Yumna Joesi
1 Juni 2026
Next Post

In Memoriam H. Saiful Hadi, Kesaksian Rekan Seperjuangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

1 Juni 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

1 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026
Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan