Takmir Masjid Darul Arqom menggelar rapat penting pada Selasa 7 April 2026, sebagai bagian dari upaya serius dalam menyelesaikan permasalahan infrastruktur masjid, khususnya kebocoran yang kerap terjadi saat hujan.
Dalam rapat tersebut, beberapa agenda strategis dibahas secara mendalam. Salah satu fokus utama adalah progres penggalangan dana untuk rehabilitasi masjid. Hingga saat ini, donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp62 juta dari total kebutuhan anggaran sebesar Rp185 juta. Untuk itu, takmir masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program ini melalui donasi ke rekening BSI 7174678736 atas nama Masjid Darul Arqom.
Agenda kedua yang menjadi tonggak penting adalah penandatanganan Surat Perintah Kerja (SPK) antara Takmir Masjid Darul Arqom dengan pihak pelaksana, CV. Diatama, yang merupakan distributor dari perusahaan cat Jotun. Penandatanganan ini menandai dimulainya tahap implementasi fisik dari program rehabilitasi yang telah lama direncanakan.
Adapun pelaksanaan rehabilitasi akan dilakukan secara bertahap, meliputi:
- Tahap pertama: perbaikan dan pengecatan dak cor bagian atas masjid
- Tahap kedua: perbaikan dan pengecatan kubah luar masjid
- Tahap ketiga: pengecatan bagian dalam masjid
Selain itu, rapat juga memutuskan pemberangkatan utusan takmir untuk mengikuti pelatihan manajemen ketakmiran yang diselenggarakan oleh LPCRM Jawa Timur di Lamongan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengelolaan masjid secara profesional dan berkelanjutan.
Rapat turut dihadiri oleh perwakilan Ketua Tabligh serta LPCRM Kota Pasuruan, yang memberikan dukungan moral dan arahan strategis bagi penguatan kelembagaan takmir.
Ketua Takmir Masjid Darul Arqom, Moh. Achyar Taman, dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya terhadap proses yang sedang berjalan.
“Kami memandang ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi sebagai momentum perbaikan menyeluruh. Masalah kebocoran yang selama ini mengganggu kenyamanan ibadah harus segera dituntaskan. Dengan dimulainya rehab ini, kami berharap masjid bisa kembali menjadi tempat yang layak, nyaman, dan membanggakan bagi seluruh jamaah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi, baik melalui doa, tenaga, maupun donasi. Ini adalah tanggung jawab bersama dalam menjaga dan memakmurkan rumah ibadah kita.”
Dengan dimulainya tahapan ini, Takmir Masjid Darul Arqom menandai babak baru dalam upaya penyelesaian masalah yang telah berlangsung lama, sekaligus membuka harapan akan hadirnya masjid yang lebih baik di masa mendatang.
Penulis: Agus Salim
Editor: Marjoko













