• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik
  • Cerpen

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Penguatan Tata Kelola Keuangan Muhammadiyah Pasuruan untuk Wujudkan Kemandirian dan Profesionalitas

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
6 bulan yang lalu
in Kabar
0
13
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 25 November 2025 – Dalam rangka meningkatkan kapasitas organisasi, Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Pasuruan menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Keuangan dengan tema “Pengelolaan Keuangan yang baik Bagian dari Amanah dan Profesionalitas”. Acara yang berlangsung di Hotel Nasional Pasuruan ini, menghadirkan Saiful Hadi sebagai pembicara kunci. Dalam paparannya, Saiful Hadi yang juga merupakan Ketua Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUM) setempat, menekankan bahwa pengelolaan keuangan yang baik bukan sekadar tugas administratif, melainkan sebuah amanah dan wujud profesionalitas yang harus dijalankan dengan prinsip-prinsip dasar tata kelola yang sehat.

Saiful menegaskan bahwa fondasi dari pengelolaan keuangan yang baik berlandaskan pada empat pilar utama: Transparansi: Keuangan organisasi harus dapat diakses dan dipahami oleh pihak-pihak terkait, termasuk anggota dan masyarakat. Akuntabilitas: Setiap pemegang amanah keuangan wajib mempertanggungjawabkannya secara jelas dan tertulis. “Pemegang uang itu mesti harus akuntabel,” tegasnya. Efisiensi dan Efektivitas: Penggunaan dana harus optimal untuk mencapai tujuan organisasi tanpa penundaan. Kepatuhan: Seluruh aktivitas keuangan harus berpedoman pada Anggaran Dasar dan Rumah Tangga Muhammadiyah, serta peraturan dan standar akuntansi yang berlaku di Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya prinsip SARI-A (Syariah, Aman, Rasional, Investasif, dan Akuntabel) dalam menempatkan dan mengelola dana, dengan memprioritaskan lembaga keuangan syariah.

Saiful mengakui sejumlah tantangan yang sering dihadapi oleh Amal Usaha (AU) Muhammadiyah, seperti sekolah dan lembaga sosial. Tantangan utama terletak pada Sumber Daya Manusia (SDM) yang belum siap, sehingga banyak laporan keuangan yang tidak tertib. “Ada yang sudah bisa buat laporan lengkap, ada yang cuma catat kas masuk-keluar. Ini karena SDM tidak disiapkan di masing-masing tahun,” ujarnya. Beberapa masalah spesifik yang ia soroti adalah: Laporan Keuangan yang Tidak Terpisah: Banyak kepala sekolah yang masih menggabungkan seluruh dana (operasional, sarana prasarana, pembangunan) dalam satu laporan, bahkan ada yang memegang dana sendiri tanpa pemisahan tugas. Praktik ini berisiko tinggi dan menyulitkan pertanggungjawaban. Kurangnya Perencanaan: Banyak unit yang kesulitan membuat prediksi dan perencanaan keuangan jangka panjang, sehingga seringkali mengalami defisit dan bergantung pada PDM. Tidak Ada Pemisahan Tugas: Idealnya, ada pemisahan yang jelas antara pihak yang mengotorisasi transaksi (pimpinan), yang mencatat (akuntan), dan yang menyimpan aset (bendahara).

Untuk mengatasi hal tersebut, Saiful menawarkan beberapa solusi konkret: Pemisahan Dana dan Rekening: Setiap jenis dana harus dipisahkan dalam rekening yang berbeda untuk memudahkan pelacakan dan pelaporan. Penerapan Sistem Pengendalian Internal: Memisahkan tugas antara yang mengotorisasi, mencatat, dan menyimpan dana untuk meminimalisir risiko penyimpangan. Pelaporan Berkala dan Teraudit: Laporan keuangan harus dibuat secara rutin (bulanan/tahunan) dan untuk laporan yang besar, perlu diaudit oleh auditor eksternal untuk meningkatkan kredibilitas. Konsolidasi Laporan: Ia mencontohkan, laporan keuangan dari beberapa AU (seperti MI, SMP, SMA) dapat dikonsolidasikan menjadi satu laporan gabungan. Hal ini tidak hanya mempermudah monitoring tetapi juga memberikan gambaran kekuatan finansial Muhammadiyah yang sebenarnya. “Pimpinan Pusat Muhammadiyah disebut terkaya sedunia, karena mereka merekam semuanya. Bisa-bisa nanti di Pasuruan ini terkaya di Jawa Timur,” ujarnya setengah bergurau, namun penuh makna.

Related Post

Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

1 Juni 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

1 Juni 2026

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026

Saiful juga membagikan pengalamannya membenahi BPR Satria Penantang, yang berhasil menarik investor dan menanamkan dana segar hingga miliaran rupiah berkat penerapan tata kelola yang baik. Dengan Raker keuangan ini diharapkan bahwa seluruh jajaran pimpinan dan pengelola Amal Usaha Muhammadiyah di Kota Pasuruan dapat segera mengimplementasikan prinsip-prinsip tata kelola keuangan yang baik. Dengan meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan kemandirian keuangan, Muhammadiyah Kota Pasuruan tidak hanya menjalankan amanah dengan lebih profesional, tetapi juga memastikan keberlangsungan dan perkembangan lembaganya untuk terus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. (*)

Donation

Buy author a coffee

Donate
Share5Tweet3Share1
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)
Cerpen

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

oleh Suharsono
1 Juni 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)
Opini

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

oleh Nashrul Muminin
1 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)
Opini

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

oleh Dary Yumna Joesi
1 Juni 2026
Next Post

KURMA Edisi November 2025: Refleksi Hari Guru Nasional untuk Persyarikatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi Hutan Wakaf Muhammadiyah/Generate by AI

Muhammadiyah akan Bangun Hutan di Lahan Wakaf, Lengkap dengan Vegetasi dan Laboratorium Ekologi

14 Mei 2026
Prestasi membanggakan SD Al Kautsar dalam Ujian TKA 2025–2026, wujud generasi islami, berkarakter, dan berprestasi. (Ilustrasi: pasmu.id)

Siswa SD Al Kautsar Tunjukkan Hasil Terbaik di Ujian TKA

29 Mei 2026
Pekerja rehab Masjid Darul Arqom kaget temukan sarang tawon di lubang kubah kecil, lalu lapor takmir hingga BPBD diterjunkan/Foto Agus pasmu.id

Proyek Rehab Masjid Darul Arqom Terganggu, Pekerja Temukan Sarang Tawon Raksasa di Lubang Kubah Kecil

17 Mei 2026
Iduladha yang disertai pelaksanaan khutbah oleh para khatib di berbagai titik wilayah Kota Pasuruan/Ilustrasi AI

Catat 6 Lokasi Sholat Idul Adha di Kota Pasuruan dan Imbauan Penting Ini!

18 Mei 2026
Istri shalihah bukan sekadar pendamping, melainkan benteng yang menggagalkan tipu daya setan. (Ilustrasi: shutterstock.com)

Istri Shalihah, Benteng Rumah Tangga dari Tipu Daya Setan

1 Juni 2026
1 Juni bukan sekadar sejarah; Pancasila adalah kompas persatuan yang menjaga Indonesia tetap utuh. (Ilustrasi: AI)

Juni Bukan Sekadar Juni, Hari Lahir Pancasila yang Penuh Makna dan Misteri Sejarah

1 Juni 2026
Islam membuktikan bahwa iman, sains, dan teknologi dapat tumbuh bersama membangun peradaban manusia. (ilustrasi: shutterstock.com)

Islam dan Dunia Material: Agama yang Tak Pernah Memisahkan Iman dari Peradaban

1 Juni 2026
Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa generasi hebat lahir dari doa dan ikhtiar berkelanjutan nyata. (foto: Marjoko/pasmu.id)

Dr. Taufiqullah, M.Pd.I. Paparkan Pola Asuh Nabi Ibrahim AS dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Ukhuwah

31 Mei 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan