• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Menggali Makna Takwa di Syawalan, Ini Pesan Abu Nasir di Masjid Al Ukhuwah

Marjoko oleh Marjoko
53 menit yang lalu
in Kabar
1
Ketua PDM Pasuruan mengajak jamaah menjadikan Syawalan sebagai momentum memperdalam takwa, memperkuat ukhuwah, dan mengarahkan amal sebagai bekal akhirat.

Ketua PDM Pasuruan mengajak jamaah menjadikan Syawalan sebagai momentum memperdalam takwa, memperkuat ukhuwah, dan mengarahkan amal sebagai bekal akhirat.

5
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 3 April 2026 – Masjid Al Ukhuwah Kota Pasuruan tampak dipadati jamaah yang larut dalam suasana akrab pada acara Halal Bihalal Syawalan 1447 Hijriyah. Mengangkat esensi silaturahmi, kegiatan ini sukses menjadi wadah bagi masyarakat setempat untuk saling memaafkan sekaligus memperkuat jalinan persaudaraan Islam yang lebih solid dan harmonis.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pasuruan, Dr. Abu Nasir, M.Ag., yang menyampaikan tausiah inspiratif di hadapan jamaah yang memenuhi masjid. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk memaknai hakikat takwa serta menjadikan momentum Lebaran sebagai pintu menuju kesadaran spiritual yang lebih mendalam.

Mengawali tausiahnya, Dr. Abu Nasir menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pengurus Takmir Masjid Al Ukhuwah yang dinilainya memiliki semangat luar biasa dalam mengembangkan masjid dan memberikan pelayanan terbaik bagi umat.

“Masjid ini dari hari ke hari menampakkan kemajuan yang cukup signifikan. Para pengurusnya tampak memiliki spirit luar biasa dalam mengembangkan masjid dan mensejahterakannya dengan terus memberikan pelayanan terbaik untuk umat dan jamaahnya,” ujar Dr. Abu Nasir.

Related Post

Aisyiyah Kota Pasuruan berkomitmen hadirkan gerakan inklusif dan mandiri untuk menjawab tantangan stunting, kemiskinan, dan pendidikan

Menjawab Zaman, ‘Aisyiyah Kota Pasuruan Perkuat Sinergi Lewat Halal Bihalal 1447 H

3 April 2026
Istiqomah bukan tentang bagaimana kita memulai, tapi bagaimana kita menutup perjalanan—karena akhir yang baik adalah tujuan sejati setiap langkah.

Menjaga Konsistensi di Ambang Akhir: Menjemput Istiqomah di Masjid Darul Arqom

2 April 2026

Silaturahmi Idul Fitri, Ketua PDM Kota Pasuruan Ajak Guru dan Karyawan AUM Jaga Harmoni dan Hindari Konflik

1 April 2026

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Beliau secara khusus menyebut sosok Ketua Takmir Masjid Al Ukhuwah, Haji Sadjilan, yang dinilainya memiliki dedikasi tinggi.

“Mulai dari menyapu masjid, membersihkan tempat wudhu, membuat undangan, semua beliau lakukan. Ini luar biasa. Kita yang lebih muda patut merasa malu,” tambahnya.

Dalam tausiahnya, Dr. Abu Nasir mengisahkan pelajaran penting dari perang Badar melalui dialog dua sahabat Rasulullah SAW, yaitu Sa’ad bin Abi Waqqas dan Abdullah bin Jahsy. Keduanya berdoa kepada Allah dengan cara yang berbeda menjelang pertempuran.

Sa’ad bin Abi Waqqas berdoa agar dipertemukan dengan musuh yang kuat, diberi kemenangan, serta memperoleh harta rampasan perang. Sementara Abdullah bin Jahsy justru berdoa agar ia mati syahid dengan tubuh yang dimutilasi musuh, sebagai bekal kebanggaan di hadapan Allah kelak di akhirat.

“Sa’ad bin Abi Waqqas kemudian berkata bahwa doa Abdullah bin Jahsy jauh lebih baik daripada doanya sendiri. Doa Abdullah adalah doa yang berorientasi pada akhirat, bukan sekadar kemenangan dunia,” jelas Dr. Abu Nasir.

Beliau pun mengajak jamaah merenungkan pertanyaan mendasar, amal apa yang akan menjadi kebanggaan di hadapan Allah kelak?

Lebih lanjut, Dr. Abu Nasir menjelaskan sejarah panjang tradisi halal bihalal di Indonesia. Tradisi ini, kata beliau, jauh sebelum dipopulerkan oleh KH. Wahab Chasbullah pada tahun 1948, sebenarnya sudah ada sejak abad ke-18 di lingkungan keraton.

Dalam manuskrip Babad Cirebon CS 114/PNRI yang ditulis dengan huruf Arab Pegon, sudah disebutkan istilah “halal bahalal” sebagai tradisi silaturahmi masyarakat Cirebon. Bahkan majalah Suara Muhammadiyah edisi tahun 1924 dan 1926 sudah menggunakan istilah “chalal bil chalal” dan “alal bahalal” sebagai sarana silaturahmi.

“Halal bihalal adalah tradisi yang sangat baik untuk merekatkan kebersamaan dan harmoni. Intinya adalah pentingnya menjaga ukhuwah Islamiah, sikap hidup bersama, toleransi, dan saling kasih mengasihi,” tuturnya.

Dalam tausiahnya, Dr. Abu Nasir juga memaparkan tiga syarat pokok menjadi pribadi bertakwa menurut Ibnu Abbas. Pertama, tidak syirik, yakni membersihkan akidah dari segala bentuk kemusyrikan. Kedua, membersihkan Islam dari segala campuran yang merusak, yaitu dengan mengikuti tuntunan Rasulullah SAW secara murni. Ketiga, ihsan, yaitu beribadah seolah-olah melihat Allah.

Beliau mengingatkan bahwa takwa bukan sekadar menjalankan perintah dan menjauhi larangan, melainkan juga mencakup keotentikan seorang mukmin dalam menjalani kehidupan.

“Mudah-mudahan kita semua mendapatkan sebaik-baik dan sebesar-besar pahala dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Jadikan setiap amal kita sebagai bekal kebanggaan di hadapan-Nya kelak,” pungkas Dr. Abu Nasir.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan doa bersama sebagai wujud rasa syukur atas kelancaran acara. Doa tersebut sekaligus menjadi permohonan tulus kepada Allah SWT agar seluruh jamaah yang hadir kembali diberi kesempatan untuk menjumpai bulan Ramadan 1448 H dalam keadaan iman yang semakin kuat.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: al ukhuwahhalal bihahalidul fitrisyawal
Share2Tweet1Share
Marjoko

Marjoko

Seorang pecinta tulisan, pengulik desain grafis, and Good Daddy in every universe.

Related Posts

Aisyiyah Kota Pasuruan berkomitmen hadirkan gerakan inklusif dan mandiri untuk menjawab tantangan stunting, kemiskinan, dan pendidikan
Kabar

Menjawab Zaman, ‘Aisyiyah Kota Pasuruan Perkuat Sinergi Lewat Halal Bihalal 1447 H

oleh Firnas Muttaqin
3 April 2026
Istiqomah bukan tentang bagaimana kita memulai, tapi bagaimana kita menutup perjalanan—karena akhir yang baik adalah tujuan sejati setiap langkah.
Kajian

Menjaga Konsistensi di Ambang Akhir: Menjemput Istiqomah di Masjid Darul Arqom

oleh Suharsono
2 April 2026
Silaturahmi Idulfitri PDM Pasuruan menegaskan pentingnya kekompakan, menghindari konflik, dan memperkuat komitmen Muhammadiyah.
Kabar

Silaturahmi Idul Fitri, Ketua PDM Kota Pasuruan Ajak Guru dan Karyawan AUM Jaga Harmoni dan Hindari Konflik

oleh Firnas Muttaqin
1 April 2026

Comments 1

  1. Agus Supriyono says:
    5 menit yang lalu

    Pasmu Pasuruan baik, mencerahkan umat dlm menyampaikan pesan pesan yg disampaikan oleh para Dai atau Kiyai di kota Pasuruan semoga kedepan lebih baik lagi. Aamiin YRA

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan, Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan menyelenggarakan kajian i’tikaf di lima masjid yang tersebar di Kota Pasuruan.

Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan Gelar Rangkaian Kajian I’tikaf Ramadhan

6 Maret 2026

Muhammadiyah Kota Pasuruan Siapkan 6 Titik Sholat Idul Fitri 1447 Hijriyah, Ini Daftar Lengkapnya

12 Maret 2026 - Updated On 13 Maret 2026
Ramadhan Camp SPEAM Pasuruan: Cetak Generasi Muslim Berjiwa Entrepreneur dan Berkemajuan.

Bukan Sekadar Pesantren Kilat! Intip Serunya 90 Siswa ‘Nyantri’ di Ramadhan Camp SPEAM Pasuruan

9 Maret 2026
Silaturahmi Idulfitri PDM Pasuruan menegaskan pentingnya kekompakan, menghindari konflik, dan memperkuat komitmen Muhammadiyah.

Silaturahmi Idul Fitri, Ketua PDM Kota Pasuruan Ajak Guru dan Karyawan AUM Jaga Harmoni dan Hindari Konflik

1 April 2026
Ketua PDM Pasuruan mengajak jamaah menjadikan Syawalan sebagai momentum memperdalam takwa, memperkuat ukhuwah, dan mengarahkan amal sebagai bekal akhirat.

Menggali Makna Takwa di Syawalan, Ini Pesan Abu Nasir di Masjid Al Ukhuwah

3 April 2026
Aisyiyah Kota Pasuruan berkomitmen hadirkan gerakan inklusif dan mandiri untuk menjawab tantangan stunting, kemiskinan, dan pendidikan

Menjawab Zaman, ‘Aisyiyah Kota Pasuruan Perkuat Sinergi Lewat Halal Bihalal 1447 H

3 April 2026
Istiqomah bukan tentang bagaimana kita memulai, tapi bagaimana kita menutup perjalanan—karena akhir yang baik adalah tujuan sejati setiap langkah.

Menjaga Konsistensi di Ambang Akhir: Menjemput Istiqomah di Masjid Darul Arqom

2 April 2026
Silaturahmi Idulfitri PDM Pasuruan menegaskan pentingnya kekompakan, menghindari konflik, dan memperkuat komitmen Muhammadiyah.

Silaturahmi Idul Fitri, Ketua PDM Kota Pasuruan Ajak Guru dan Karyawan AUM Jaga Harmoni dan Hindari Konflik

1 April 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan