Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Timur, Muhammad Yuda Wahyu Saputra, menghadiri sekaligus menyampaikan sambutan dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musyda) XIII IPM Kabupaten Malang pada 26/9/2026 di Pendopo Kabupaten Malang.
Dalam sambutannya, Yuda menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar IPM Kabupaten Malang yang selama ini turut memberikan dukungan dan kontribusi terhadap perjalanan Pimpinan Wilayah IPM Jawa Timur.
Ia menilai keberadaan kader-kader IPM Kabupaten Malang memiliki peran penting dalam dinamika Pimpinan Wilayah IPM Jawa Timur. Bahkan, saat ini cukup banyak kader asal Kabupaten Malang yang dipercaya mengisi berbagai posisi di tingkat Wilayah maupun Pusat.
“Terima kasih kepada teman-teman IPM Kabupaten Malang. Selama ini Pimpinan Wilayah banyak dibantu oleh teman-teman dari Kabupaten Malang. Bahkan hari ini banyak bagian dari Pimpinan Wilayah IPM Jawa Timur yang berasal dari Kabupaten Malang,” ujar Yuda dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Yuda menekankan pentingnya menjaga dan merawat proses kaderisasi di lingkungan IPM Kabupaten Malang. Menurutnya, kekuatan sebuah organisasi tidak hanya diukur dari keberadaan pimpinan di tingkat daerah maupun wilayah, tetapi juga dari seberapa jauh gerakan tersebut dapat dirasakan oleh kader hingga tingkat paling bawah.
“Gerakan IPM bukan hanya dinikmati oleh Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Daerah, tetapi harus terasa sampai akar rumput,” tegasnya.
Ia berharap Musyda tidak hanya menjadi forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat arah gerakan, kaderisasi, serta keberlanjutan perjuangan IPM Kabupaten Malang.
Yuda kemudian menyampaikan ucapan selamat atas pelaksanaan Musyawarah Daerah XIII IPM Kabupaten Malang. Ia berharap seluruh rangkaian Musyda dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa gerakan IPM semakin berkembang.
“Pemimpin boleh berganti, periode boleh berganti, namun gerakan jangan pernah berhenti. Maka teman-teman harus tetap berkhidmat kepada IPM Kabupaten Malang.”
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa Musyawarah Daerah bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan bagian dari proses regenerasi untuk memastikan gerakan IPM terus tumbuh, hidup, dan memberi manfaat hingga ke akar rumput.
Editor : Wildan Miftahul Ilmi










