Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Pasuruan bersama Forum PUSPA Soeropati Kota Pasuruan menggelar sosialisasi Pengasuhan Anak Berbasis Hak Anak di TK ABA VI, Jalan Sekarsono V No. 48, Kota Pasuruan, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan ini diikuti perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), pengurus Forum PUSPA Soeropati, pengurus ‘Aisyiyah, guru, serta para orang tua.
Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sebagai fondasi membangun generasi berkualitas.
Koordinator Forum PUSPA Soeropati Kota Pasuruan, Dies Nurhayati, menegaskan bahwa perlindungan perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama, bukan semata tugas pemerintah.
“Anak adalah pewaris masa depan, aset bangsa sekaligus aset keluarga. Karena itu, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak harus menjadi perhatian seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Dies menjelaskan, keluarga menjadi lingkungan pertama yang membentuk karakter anak. Menurutnya, keteladanan orang tua jauh lebih efektif dibandingkan sekadar nasihat. Kebiasaan sederhana, seperti mencuci tangan setelah makan atau membuang sampah pada tempatnya, akan lebih mudah ditiru jika dilakukan langsung oleh orang tua.
“Apa yang kita sampaikan kepada anak belum tentu efektif jika kita sendiri tidak memberi contoh. Anak belajar bukan hanya dari ucapan, tetapi juga dari perilaku orang tuanya,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap anak memiliki lima hak dasar yang wajib dipenuhi oleh keluarga dan lingkungan sebagai bekal tumbuh menjadi pribadi yang sehat, berkarakter, dan tangguh.
Untuk menggambarkan makna ketangguhan, Dies memperagakan dua lembar kertas. Satu lembar dibiarkan utuh, sedangkan satu lainnya diremas. Saat diterpa angin, kertas yang telah diremas justru mampu berdiri lebih tegak.
“Begitulah kehidupan. Ujian bukan untuk melemahkan, tetapi membentuk pribadi yang lebih kuat dan siap menghadapi tantangan,” jelasnya.
Di akhir pemaparannya, Dies mengajak para orang tua untuk mendidik anak dengan kasih sayang, kesabaran, dan keteladanan agar tumbuh menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Pasuruan, Hj. Drh. Emilis Setyawati, menekankan bahwa keberhasilan pengasuhan merupakan tanggung jawab ayah dan ibu secara bersama.
“Peran bapak sangat besar. Ayah harus menjadi teladan, menghormati ibu, mengajarkan anak berbakti kepada orang tua, sopan santun, serta membangun keluarga yang penuh kasih sayang,” tuturnya.
Emilis menambahkan, sinergi ayah dan ibu menjadi kunci lahirnya anak-anak yang berakhlak mulia, tangguh, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Melalui kegiatan ini, Forum PUSPA Soeropati Kota Pasuruan berharap semakin banyak keluarga menerapkan pengasuhan berbasis hak anak sehingga tercipta lingkungan yang aman, ramah anak, dan mendukung lahirnya generasi Indonesia yang berkualitas.
Editor: Yogi Arfan













