• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Opini

AI Lawan atau Kawan

Marjoko oleh Marjoko
8 bulan yang lalu
in Opini
0
31
SHARES
73
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Tiongkok baru-baru ini menggemparkan dunia dengan terobosan teknologinya—sebuah pabrik ponsel yang beroperasi tanpa satu pun karyawan manusia dan bahkan tanpa konsumsi listrik tradisional, sepenuhnya dikelola oleh sistem kecerdasan buatan (AI). Di sisi lain, terjadi “perang dingin digital” antara dua AI raksasa: ChatGPT dan Deepseek, masing-masing berkembang pesat dalam mengolah informasi, menulis, dan membuat keputusan. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mendalam: apakah AI masih menjadi alat bantu manusia, atau telah berkembang menjadi lawan yang berpotensi mengancam?

Kecerdasan buatan memang membawa efisiensi, produktivitas, dan kecepatan. Namun, ketika AI mulai menggantikan peran manusia dalam skala besar—dari pabrik, layanan pelanggan, hingga penulisan berita—muncul ketakutan yang sah: hilangnya pekerjaan, kendali manusia yang menurun, dan bahkan potensi manipulasi informasi secara masif.

Ancaman yang lebih subtil datang dari dominasi algoritma. Dengan data sebagai bahan bakar utamanya, AI mampu mengenali, memprediksi, bahkan memengaruhi perilaku manusia. Jika tidak diawasi secara ketat, AI bisa memperkuat bias, menyebarkan disinformasi, dan memicu instabilitas sosial.

Namun, menyikapi AI sebagai musuh bukanlah solusi. Justru yang dibutuhkan adalah kesadaran kritis dan regulasi yang etis. Manusia harus tetap menjadi pengendali utama teknologi, bukan budaknya. Literasi digital dan etika teknologi perlu diajarkan sejak dini, agar generasi mendatang tidak hanya cerdas dalam menggunakan AI, tetapi juga bijak dalam membatasinya.

Related Post

foto: firnas/pasmu.id

Minim Kesadaran Digital, Jamroji Desak PDM Lakukan Audit Reputasi Online

11 Oktober 2025

Gunakan ChatGPT Terlalu Sering? Otak Bisa Malas Berpikir!

22 Juni 2025

AI Canggih, SDM Rendah, Neraka Jadi Bahan Candaan

4 Juni 2025

AI bukan sekadar alat. Ia bisa menjadi mitra, tetapi juga bisa berbalik menjadi lawan jika kita lengah. Kuncinya terletak pada bagaimana kita bersikap—dengan bijak, terbuka, dan tetap berpegang pada nilai-nilai kemanusiaan.

Kita juga harus memperkuat kompetensi manusia: kreativitas, empati, dan kemampuan berpikir kritis adalah hal-hal yang belum bisa ditiru AI secara sempurna. Pendidikan masa depan harus menanamkan nilai-nilai ini sejak dini, agar manusia tidak tergantikan, tapi justru mampu memimpin di era digital.

AI bukan sekadar alat. Ia bisa menjadi partner, tapi juga bisa menjadi pesaing — tergantung bagaimana kita bersikap. Maka, mari kita tidak hanya terpukau oleh kecerdasannya, tapi juga bijak dalam mengendalikannya.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: AIlawan kawan
Share12Tweet8Share2
Marjoko

Marjoko

Seorang pecinta tulisan, pengulik desain grafis, and Good Daddy in every universe.

Related Posts

foto: firnas/pasmu.id
Kabar

Minim Kesadaran Digital, Jamroji Desak PDM Lakukan Audit Reputasi Online

oleh Firnas Muttaqin
11 Oktober 2025
Opini

Gunakan ChatGPT Terlalu Sering? Otak Bisa Malas Berpikir!

oleh Marjoko
22 Juni 2025
Opini

AI Canggih, SDM Rendah, Neraka Jadi Bahan Candaan

oleh Marjoko
4 Juni 2025
Next Post
Image: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Vaksin TBC Milik Bill Gates akan Uji Coba di Indonesia, Patutkah Diwaspadai?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Lomba Memasak Warnai Hari Ketiga Berkah Fest 2025, Dua Chef Profesional Menjadi Juri

27 Desember 2025

Lomba Mewarnai TK Se-Pasuruan Raya Semarakkan Hari Kelima Berkah Fest 2025

28 Desember 2025 - Updated On 29 Desember 2025

Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Berkah Fest 2025 Berdayakan UMKM dan Hadirkan Berbagai Hiburan

24 Desember 2025
Ibu Heni Kurniasih

SMP Muhammadiyah 1 Pasuruan Bekali Siswa dengan Pembinaan Spiritual Bermakna

13 Desember 2025

Gagal Capai Resolusi Bukan Masalah, Justru Ini Rahasia Bertumbuh

31 Desember 2025

Lomba Nyanyi ‘Pop Singer Festival’ Meriahkan Hari ke-6 Berkah Fest 2025

31 Desember 2025

Kunjungi PDM Kota Pasuruan, Kiai Cepu Tekankan Dakwah Kultural Muhammadiyah di Era Modern

31 Desember 2025
Image : Radar Bromo

Perkara Manipulasi Data Debitur, Kuasa Hukum Dorong Pengusutan Menyeluruh

29 Desember 2025

© 2025 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2025 PasMu - Media Pencerahan