• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kajian

Pengajian Ahad Pagi: Menggali Makna Kedahsyatan Hari Akhir Melalui Tafsir Surah Al-Zalzalah

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
2 menit yang lalu
in Kajian
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan 8 Februari 2025 – Suasana khidmat menyelimuti Majelis Taklim Masjid Al-Ukhuwah, Kota Pasuruan. Puluhan jamaah hadir menyimak dengan penuh antusias kajian tafsir Al-Qur’an yang disampaikan oleh Ustadz Yusuf Hasymi. Surah pilihan pada pertemuan kali ini adalah Surah Al-Zalzalah, surah pendek yang sarat dengan gambaran dahsyat tentang hari kiamat.

Dalam pengantarnya, Ustadz Yusuf menyampaikan bahwa surah ini, yang terdiri dari delapan ayat, turun setelah Surah An-Nisa. Beliau juga menyinggung perbedaan ulama mengenai klasifikasinya, apakah Makkiyah atau Madaniyah, namun menegaskan bahwa hal itu bukanlah fokus utama kajian. Yang lebih penting adalah memahami pesan universal yang dikandungnya.

“Surah Al-Zalzalah ini menjadi peringatan bagi kita yang hidup di abad ke-14 Hijriah ini untuk senantiasa mengimani datangnya hari akhir. Keimanan ini seharusnya telah mendarah daging, tidak seperti orang-orang kafir dahulu yang mempertanyakan hari kebangkitan sebagai bentuk pengingkaran,” tutur Ustadz Yusuf memulai penjelasan.

Bahasa Al-Qur’an yang Menggetarkan

Ustadz Yusuf kemudian mendalami kata kunci surah ini, yaitu “Zalzalah”. Beliau mengurai keajaiban bahasa Al-Qur’an, menjelaskan asal kata (etimologi) dan bentuk kata kerja (fi’il) yang digunakan. Kata “Zilzaalah” berasal dari akar kata yang bermakna “goyang”, “goncang”, atau “terpelanting”. Penggunaan bentuk kata kerja tertentu (fi’il madhi) dalam ayat pertama, “Idzaa zulzilatil ardhu…” mengisyaratkan kepastian mutlak bahwa peristiwa mengerikan itu akan terjadi.

Related Post

Menjemput Kebahagiaan Melalui Shalat dan Meneladani Peristiwa Isra Mi’raj

19 Januari 2026

Menjaga Jantung, Menjaga Ibadah

12 Januari 2026

Kajian Rutin PCA Gadingrejo, Refleksi Tahun Baru untuk Menjadi Pribadi yang Lebih Baik dan Bermanfaat

11 Januari 2026

Pentingnya Membangun Tradisi Baik dan Memilih Pemimpin Bertaqwa

10 Januari 2026

“Bumi digambarkan sebagai makhluk perempuan yang mengandung. Di hari itu, ia akan ‘melahirkan’ dengan goncangan yang sangat dahsyat, mengeluarkan semua beban berat yang dikandungnya selama ini: mineral, logam, hingga jasad-jasad manusia,” terangnya dengan penuh penekanan.

Beliau mengajak jamaah merenungkan betapa seringnya gempa bumi terjadi di berbagai belahan dunia. Guncangan yang kita rasakan itu, meski kuat, hanyalah fraksi kecil dari kekuatan “Zalzalah” sebenarnya yang akan mengguncang seluruh planet hingga ke fondasinya.

Refleksi Amal: Sekecil Debu pun Akan Dilihat

Inti kajian kemudian mengerucut pada pesan esensial surah: pertanggungjawaban setiap amal. Ustadz Yusuf menekankan bahwa di hari itu, bumi akan menjadi saksi yang berbicara. Tidak ada satu pun perbuatan, sekecil apapun, yang terluput.

“Ayat ke-7 dan ke-8 adalah pelipur sekaligus penyejuk bagi orang beriman. ‘Barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat dzarrah (debu), niscaya dia akan melihat balasannya.’ Ini adalah jaminan dari Allah. Amal kebaikan kita, walau terasa remeh seperti partikel debu yang beterbangan di cahaya jendela, akan dihitung dan diberi balasan,” ujarnya.

Sebaliknya, kezaliman sekecil apapun juga akan mendapat ganjarannya. Prinsip ini, menurut Ustadz Yusuf, seharusnya membentuk kesadaran kolektif (an-nas) sekaligus kesadaran individu (al-insan) untuk senantiasa berbuat baik dan menjauhi keburukan.

Iman kepada Hari Akhir: Pengingat yang Terus Diulang

Ustadz Yusuf juga menyoroti frekuensi penyebutan hari akhir dalam Al-Qur’an. “Perintah salat lima waktu detail dijelaskan, perintah Jum’at disebutkan sekali dalam satu surah. Tetapi peringatan tentang hari akhir disebutkan berulang-ulang di berbagai surah. Ini seperti seorang guru yang terus mengulangi pelajaran penting agar muridnya benar-benar paham dan tidak lalai,” analoginya.

Kajian yang berlangsung sekitar satu jam ini ditutup dengan kesimpulan bahwa Surah Al-Zalzalah bukan sekadar deskripsi menakutkan, melainkan “pengingat intensif” (mau’izhah) untuk memantik keimanan dan ketakwaan. Keimanan kepada hari pembalasan inilah yang akan menjadi penyeimbang dalam menghadapi gaya hidup materialistis dan filosofi sekuler yang meragukan keberadaan alam akhirat.

“Mari kita jadikan pemahaman atas surah ini sebagai bekal untuk lebih introspeksi diri, menata niat, dan memperbanyak amal shaleh. Karena setiap kita, sebagai insan, akan berdiri sendiri mempertanggungjawabkan ‘buku catatan’ amal kita di hadapan Allah,” pungkas Ustadz Yusuf mengingatkan, sebelum majelis ditutup dengan doa bersama.

Jamaah pun pulang dengan membawa bahan perenungan yang dalam, mengingat betapa dekatnya hubungan antara keimanan kepada hari akhir dengan praktik kebaikan dan keadilan dalam kehidupan sehari-hari di dunia

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: ahad pagikajian
ShareTweetShare
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Kajian

Menjemput Kebahagiaan Melalui Shalat dan Meneladani Peristiwa Isra Mi’raj

oleh Firnas Muttaqin
19 Januari 2026
Kajian

Menjaga Jantung, Menjaga Ibadah

oleh Firnas Muttaqin
12 Januari 2026
Kabar

Kajian Rutin PCA Gadingrejo, Refleksi Tahun Baru untuk Menjadi Pribadi yang Lebih Baik dan Bermanfaat

oleh Nurul Mawaridah
11 Januari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

TK ABA 6 Kota Pasuruan Sukses Gelar Kunjungan Transisi ke Sekolah Dasar Muhammadiyah

24 Januari 2026
Gebyar Al-Kautsar 2026

Gebyar Al Kautsar 2026, Panggung Kreativitas dan Prestasi Siswa SD Al Kautsar Kota Pasuruan

31 Januari 2026

Dua Siswa SD Al Kautsar Beserta Sekolah Yang Lain Terpilih Mewakili Kota Pasuruan dalam Tim Polisi Cilik

8 Januari 2026

PCA Gadingrejo Gelar Kegiatan Senam Sehat Ceria di SPEAM Putri

27 Januari 2026

Pengajian Ahad Pagi: Menggali Makna Kedahsyatan Hari Akhir Melalui Tafsir Surah Al-Zalzalah

8 Februari 2026

Peremajaan Usia IPM: Kepentingan Organisasi atau Celah Kepentingan Luar?

6 Februari 2026

Takmir Masjid Al-Ukhuwah Gelar Rapat Persiapan Ramadan 1447 H dan Safari Syekh Palestina

5 Februari 2026

Quiet Confidence: Mengapa Orang yang Tenang Justru Paling Kuat Secara Mental

3 Februari 2026

© 2025 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2025 PasMu - Media Pencerahan