• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kajian

Menakar Syukur Melalui Akal: Mengapa Otak Kita Berbeda?

Suharsono oleh Suharsono
27 detik yang lalu
in Kajian
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

PASURUAN – Suasana syahdu menyelimuti Masjid Darul Arqom di Jalan KH. Wachid Hasyim, Sabtu (14/2). Di sela embun pagi usai salat Subuh berjamaah, Ustaz Anang Abdul Malik mengajak jamaah untuk sejenak menunduk dan merenungi satu organ kecil namun krusial di dalam kepala kita: Otak. Dalam kultumnya yang bertajuk “Nikmat Otak Kita Dibanding dengan Otak Hewan”, beliau menekankan bahwa perbedaan mendasar antara manusia dan makhluk lainnya bukan sekadar pada bentuk fisik, melainkan pada kapasitas pemanfaatan akal.

Ustaz Anang menjelaskan bahwa secara biologis, hewan memang memiliki otak. Namun, fungsi otak hewan sangat terbatas pada insting bertahan hidup—makan, tidur, dan berkembang biak. “Kucing tahu cara mencari makan, burung tahu cara membuat sarang. Tapi mereka tidak pernah bertanya ‘mengapa saya diciptakan?’ atau ‘bagaimana cara memperbaiki kualitas hidup esok hari?’ Di sinilah letak kemuliaan manusia,” urai beliau di hadapan jamaah.

Perbedaan mencolok yang disoroti adalah kemampuan manusia untuk berpikir abstrak, berinovasi, dan mengenal Sang Khalik. Allah membekali manusia dengan neocortex yang memungkinkan kita untuk menganalisis masa lalu untuk mengambil pelajaran, merencanakan masa depan dengan penuh visi, dan membedakan yang haq dan yang bathil. Tanpa optimalisasi fungsi ini, Ustaz Anang mengingatkan kutipan dari Al-Qur’an bahwa manusia bisa derajatnya turun hingga setingkat—atau bahkan lebih rendah—dari binatang ternak.

Menutup kultumnya, Ustaz Anang memberikan pesan mendalam tentang tanggung jawab. Jika hewan tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang mereka lakukan, manusia justru sebaliknya. Setiap memori yang disimpan dan setiap keputusan yang diambil oleh otak kita akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. “Menyukuri nikmat otak bukan dengan memuji kecerdasannya, tapi dengan menggunakannya untuk menundukkan ego dan bersujud kepada-Nya,” pungkas beliau menutup kajian pagi itu. Kajian ini menjadi pengingat bagi warga Pasuruan di akhir pekan ini bahwa kecerdasan tanpa dibarengi iman hanya akan melahirkan kesombongan, sementara otak yang disyukuri akan melahirkan kearifan.

Related Post

“Bukan Keajaiban Instan”: Kuliah Subuh Ini Ungkap Rahasia Berdirinya Peradaban Islam

11 Februari 2026

Pengajian Ahad Pagi: Menggali Makna Kedahsyatan Hari Akhir Melalui Tafsir Surah Al-Zalzalah

8 Februari 2026

Menjemput Kebahagiaan Melalui Shalat dan Meneladani Peristiwa Isra Mi’raj

19 Januari 2026

Menjaga Jantung, Menjaga Ibadah

12 Januari 2026

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: darul arqomkajian
ShareTweetShare
Suharsono

Suharsono

Related Posts

Kajian

“Bukan Keajaiban Instan”: Kuliah Subuh Ini Ungkap Rahasia Berdirinya Peradaban Islam

oleh Suharsono
11 Februari 2026
Kajian

Pengajian Ahad Pagi: Menggali Makna Kedahsyatan Hari Akhir Melalui Tafsir Surah Al-Zalzalah

oleh Firnas Muttaqin
8 Februari 2026
Kajian

Menjemput Kebahagiaan Melalui Shalat dan Meneladani Peristiwa Isra Mi’raj

oleh Firnas Muttaqin
19 Januari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

TK ABA 6 Kota Pasuruan Sukses Gelar Kunjungan Transisi ke Sekolah Dasar Muhammadiyah

24 Januari 2026
Gebyar Al-Kautsar 2026

Gebyar Al Kautsar 2026, Panggung Kreativitas dan Prestasi Siswa SD Al Kautsar Kota Pasuruan

31 Januari 2026

PCA Gadingrejo Gelar Kegiatan Senam Sehat Ceria di SPEAM Putri

27 Januari 2026

Peremajaan Usia IPM: Kepentingan Organisasi atau Celah Kepentingan Luar?

6 Februari 2026

Menakar Syukur Melalui Akal: Mengapa Otak Kita Berbeda?

14 Februari 2026

“Bukan Keajaiban Instan”: Kuliah Subuh Ini Ungkap Rahasia Berdirinya Peradaban Islam

11 Februari 2026

Membangun Peradaban Lewat Ketulusan

11 Februari 2026

Menemukan Kemudahan di Balik Kesulitan:Catatan Subuh dari Masjid Darul Arqom

11 Februari 2026

© 2025 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2025 PasMu - Media Pencerahan