• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045

Royce Diana Sari oleh Royce Diana Sari
23 detik yang lalu
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 22 Desember 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Ibu, sebuah acara bertema “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045” digelar dengan khidmat dan penuh makna. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum refleksi sejarah perjuangan perempuan Indonesia, tetapi juga menegaskan peran strategis perempuan dalam pembangunan bangsa di masa depan. Salah satu agenda penting dalam peringatan tersebut adalah launching Senam Anugerah, yang menjadi simbol semangat hidup sehat, kebersamaan, dan pemberdayaan perempuan.

Peringatan Hari Ibu di Indonesia memiliki akar sejarah panjang yang bermula dari Kongres Perempuan Indonesia pertama yang diselenggarakan pada tanggal 22 hingga 25 Desember 1928 di Yogyakarta. Kongres bersejarah tersebut menjadi tonggak awal persatuan gerakan perempuan Indonesia lintas organisasi, daerah, dan latar belakang.

Salah satu keputusan penting dari kongres tersebut adalah dibentuknya sebuah organisasi federasi perempuan yang mandiri bernama Perikatan Perkumpulan Perempuan Indonesia (PPPI). Organisasi ini menjadi wadah persatuan semangat juang perempuan Indonesia untuk bersama-sama memperjuangkan peningkatan harkat dan martabat perempuan, sekaligus berkontribusi dalam perjuangan bangsa menuju kemerdekaan dan kedaulatan.

Pada tahun 1929, PPPI berganti nama menjadi Perikatan Perkumpulan Istri Indonesia (PPII). Perjalanan gerakan perempuan terus berkembang hingga pada tahun 1935 diselenggarakan Kongres Perempuan Indonesia di Jakarta. Kongres tersebut menegaskan peran utama perempuan Indonesia sebagai ibu bangsa yang memiliki tanggung jawab besar dalam menumbuhkan dan mendidik generasi penerus agar memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat serta semangat nasionalisme yang tinggi.

Related Post

No Content Available

Sejarah kembali mencatat momen penting pada tahun 1938, saat Kongres Perempuan Indonesia III di Bandung menetapkan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu. Penetapan ini kemudian diperkuat oleh pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1969, yang menetapkan Hari Ibu sebagai Hari Nasional, namun bukan hari libur.

Pada tahun 1946, organisasi perempuan hasil kongres tersebut bertransformasi menjadi Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), yang hingga kini terus berkiprah aktif memperjuangkan aspirasi perempuan Indonesia sesuai dengan tuntutan dan dinamika zaman.

Hari Ibu di Indonesia tidak dimaknai semata-mata sebagai penghormatan kepada peran perempuan sebagai ibu dalam lingkup keluarga. Lebih dari itu, Hari Ibu merupakan tonggak sejarah kebangkitan dan persatuan gerakan perempuan Indonesia. Perempuan dipandang sebagai subjek pembangunan yang memiliki peran penting sebagai istri, ibu, warga negara, warga masyarakat, serta sebagai insan beriman yang turut serta merebut, menegakkan, dan mengisi kemerdekaan melalui pembangunan nasional.

Melalui peringatan Hari Ibu, seluruh rakyat Indonesia, khususnya generasi muda, diingatkan akan pentingnya mewarisi api semangat juang kaum perempuan. Semangat tersebut harus terus dipelihara dan dikobarkan agar perempuan Indonesia semakin berdaya, mandiri, dan mampu berkontribusi nyata dalam mewujudkan cita-cita besar bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Peluncuran Senam Anugerah dalam rangkaian acara ini menjadi simbol kebangkitan energi positif perempuan Indonesia. Senam ini diharapkan dapat menjadi gerakan bersama untuk meningkatkan kesehatan fisik, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan semangat optimisme dalam menjalani peran perempuan di berbagai bidang kehidupan.

Dengan semangat Hari Ibu, perempuan Indonesia diharapkan terus melangkah maju, berkarya, dan berdaya, menjadi pilar penting dalam membangun bangsa yang adil, maju, dan sejahtera.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: hari ibuindonesia 2045pemkot
ShareTweetShare
Royce Diana Sari

Royce Diana Sari

Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ibu Heni Kurniasih

SMP Muhammadiyah 1 Pasuruan Bekali Siswa dengan Pembinaan Spiritual Bermakna

13 Desember 2025

ISWARA Kota Pasuruan Resmi Terbentuk, Helmi Terpilih sebagai Ketua Perdana

29 November 2025

Suasana TK Al Kautsar Mendadak Hening… Detik Berikutnya Bikin Merinding!

5 Desember 2025

‘Haram’ Jadi Kader Mubah! PDM Pasuruan Tantang IMM Rebut Posisi Penting

13 Desember 2025

Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045

24 Desember 2025
Ustaz Abu Nasir di Refleksi Akhir Tahun PDM Kota Pasuruan/Yogi Arfan

Ustaz Abu Nasir di Refleksi Akhir Tahun PDM Kota Pasuruan: Ego adalah Musuh Terbesar Pemimpin

23 Desember 2025

Ustadz Nur Yasin: Hidup Tenang dan Produktif dengan Pemahaman Takdir yang Tuntas

23 Desember 2025

Warp Drive hingga Isra’ Mi’raj serta Iman Melampaui Nalar dan Sains

20 Desember 2025

© 2025 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2025 PasMu - Media Pencerahan