Pasuruan, 22 Desember 2025 – Kajian Ukhuwah Rutin Milenial Aisyiyah (KURMA) edisi Desember kembali digelar sebagai ruang penguatan spiritual, ideologis, dan ukhuwah bagi kader serta simpatisan Aisyiyah. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring pada pukul 19.00–20.00 WIB ini mengangkat tema “Ibu Hebat, Kader Kuat.
KURMA edisi Desember menghadirkan Fazat Azizah, MH, anggota Majelis Hukum dan HAM (MHH), sebagai narasumber. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa peran ibu tidak hanya terbatas pada ranah domestik, melainkan juga memiliki posisi strategis dalam membangun karakter keluarga, masyarakat, dan peradaban. Ibu, menurutnya, adalah fondasi utama dalam menanamkan nilai keislaman, keadilan, dan keberpihakan pada kemanusiaan.
“Ibu yang hebat akan melahirkan kader yang kuat. Kekuatan itu tidak hanya lahir dari kecerdasan intelektual, tetapi juga dari keteguhan nilai, keberanian bersikap, dan konsistensi dalam memperjuangkan kebaikan,” ujar Fazat Azizah dalam kajian tersebut.
Diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Peserta diajak merefleksikan tantangan perempuan dan ibu di era modern, mulai dari peran ganda, tekanan sosial, hingga tantangan pengasuhan di tengah arus digital. Dalam konteks gerakan Aisyiyah, peran ibu dipandang sebagai bagian integral dari proses kaderisasi berkelanjutan yang berorientasi pada lahirnya perempuan berkemajuan.
Ketua Majelis Pembinaan Kader, Nurul Mawaridah, M.Pd menyampaikan bahwa pemilihan tema “Ibu Hebat, Kader Kuat” bertujuan untuk menguatkan kesadaran kader bahwa peran keibuan merupakan sumber kekuatan gerakan, bukan hambatan. Melalui KURMA, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif bahwa perempuan Aisyiyah mampu menjalankan peran keluarga sekaligus berkontribusi aktif dalam dakwah dan gerakan sosial.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Majelis Pembinaan Kader Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Pasuruan dan diikuti oleh kader lintas usia, khususnya milenial. Selain memperkuat ukhuwah, KURMA juga menjadi ruang belajar bersama yang adaptif terhadap kebutuhan zaman, dengan memanfaatkan platform digital sebagai media dakwah dan kaderisasi.
Melalui KURMA Edisi Desember, Aisyiyah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kajian yang relevan, membumi, dan berorientasi pada penguatan peran perempuan dalam keluarga, organisasi, dan masyarakat. Semangat ibu hebat dan kader kuat diharapkan menjadi energi bersama dalam mewujudkan gerakan perempuan Islam yang berkemajuan dan berkeadilan.













