KB-TK ABA 6 Kota Pasuruan menggelar sosialisasi Program Sekolah Tahun Ajaran 2026–2027 kepada seluruh wali murid sebagai upaya memperkuat kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Kegiatan yang dipimpin Kepala KB-TK ABA 6 Kota Pasuruan, Khariri Daulah, S.Pd., ini menegaskan bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama. Orang tua berperan sebagai pendidik utama, sementara sekolah menjadi mitra yang membantu mengembangkan potensi anak secara optimal.
“Anak adalah amanah dari Allah SWT. Orang tua memiliki tanggung jawab utama dalam mendidiknya. Namun, tentu tidak semua pendidikan dapat diberikan di rumah. Karena itu, sekolah hadir sebagai mitra orang tua untuk bersama-sama mendidik putra-putri agar tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, cakap, kreatif, dan mandiri,” ujarnya.
Khariri menjelaskan, seluruh program selama satu tahun telah disusun secara sistematis sebagai pedoman bagi guru dan orang tua agar dapat saling mendukung dalam proses pendidikan anak.
Berbasis Nilai Keislaman
KB-TK ABA 6 mengusung visi membentuk insan pembelajar yang bertakwa, berakhlak mulia, cakap, kreatif, dan mandiri. Visi tersebut diwujudkan melalui penanaman nilai keimanan, pengembangan seluruh aspek perkembangan anak sesuai usianya, pembiasaan sikap peduli terhadap sesama dan lingkungan, serta penguatan berbagai potensi kecerdasan anak.
Menurut Khariri, sekolah tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga mengembangkan berbagai kecerdasan, seperti bahasa, sosial, interpersonal, intrapersonal, dan kecerdasan terhadap lingkungan.
“Setiap anak memiliki kelebihan yang berbeda-beda. Tugas kita bukan fokus pada kekurangannya, tetapi menemukan potensi terbaiknya untuk dikembangkan. Itulah cara kita menghargai dan memuliakan anak,” katanya.
Pendidikan Karakter Melalui Pembiasaan
Pembentukan karakter dilakukan melalui berbagai pembiasaan harian dan mingguan, seperti apel pagi, pembacaan Asmaul Husna, hafalan surat pendek, infak Jumat, kegiatan kebersihan, serta ekstrakurikuler menggambar, mewarnai, tari, dan ukulele.
Sekolah juga kembali menerapkan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang membiasakan anak bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur lebih awal. Berdasarkan evaluasi sekolah, program ini berdampak positif terhadap peningkatan kedisiplinan, terutama ketepatan waktu hadir di sekolah.
Kurikulum Kontekstual dan Projek
Sepanjang tahun ajaran, peserta didik akan mempelajari tema-tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti Aku Ciptaan Allah, Aku Anak Muslim Indonesia, Syukur Amanah dari Allah, Tumbuhan dan Lingkungan, Air Karunia Allah, Aku Rajin Beribadah, Masjid Rumah Allah, Ramadan Bulan Mulia, Makanan Halal dan Thayyib, serta Hewan Ciptaan Allah.
Pembelajaran dipadukan dengan project based learning, salah satunya pembuatan penyaring air sederhana sebagai sarana mengenalkan pentingnya menjaga lingkungan dan menghemat air.
Ragam Program Selama Satu Tahun
Program tahunan turut diisi berbagai kegiatan edukatif dan keagamaan, di antaranya parenting, peringatan Hari Kemerdekaan RI, Maulid Nabi Muhammad SAW, Hari Batik Nasional, kunjungan edukatif ke P3GI, Hari Sumpah Pemuda, Hari Pahlawan, Tarhib Ramadan, bakti sosial, berbagi takjil, Market Day, simulasi Iduladha, transisi PAUD ke SD, hingga pentas akhir tahun bagi peserta didik Kelompok B.
Kolaborasi Orang Tua Menjadi Kunci
Dalam sosialisasi tersebut, sekolah juga mengajak orang tua untuk mendukung berbagai pembiasaan di rumah, seperti memastikan anak datang tepat waktu, menjaga kebersihan diri, membawa bekal sehat, serta mendampingi pelaksanaan Jurnal 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Khariri menegaskan, keberhasilan pendidikan hanya dapat dicapai melalui sinergi antara sekolah dan keluarga.
“Kami berharap kolaborasi antara sekolah dan orang tua terus terjalin dengan baik. Ketika rumah dan sekolah berjalan seiring, insyaallah anak-anak akan tumbuh menjadi generasi yang saleh, cerdas, mandiri, serta siap menghadapi jenjang pendidikan berikutnya,” tutupnya.
Melalui berbagai program tersebut, KB-TK ABA 6 Kota Pasuruan berkomitmen menghadirkan pendidikan anak usia dini yang berlandaskan nilai-nilai Islam, berorientasi pada pembentukan karakter, serta mengembangkan potensi setiap anak secara menyeluruh.












