• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kajian

“Bukan Keajaiban Instan”: Kuliah Subuh Ini Ungkap Rahasia Berdirinya Peradaban Islam

Suharsono oleh Suharsono
22 detik yang lalu
in Kajian
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 7 Februari 2026 – Masjid Al Kautsar di Jalan Ir. Juanda, Tapaan, menjadi pusat perhatian jamaah dalam lanjutan kajian Sirah Nabawiyah yang disampaikan oleh Ustadz Nur Adi Septyanto, S.Ag. Kuliah subuh sesi kedua tersebut mengangkat tema “Pengorbanan dan Pondasi Peradaban 2” dan mengajak jamaah menyelami kembali akar kejayaan Islam pada masa Rasulullah SAW.

Dalam penyampaiannya, Ustadz Nur Adi menekankan bahwa peradaban Islam tidak pernah lahir dari proses instan atau keajaiban semata. Kejayaan Madinah, menurutnya, dibangun melalui pengorbanan besar yang melibatkan harta, perasaan, hingga identitas sosial para sahabat di bawah bimbingan langsung Rasulullah SAW. Ia menyebut bahwa darah, air mata, dan integritas merupakan harga yang harus dibayar untuk membangun sebuah peradaban yang kokoh.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengorbanan pada fase awal Islam tidak terbatas pada aspek materi. Justru pengorbanan terbesar adalah melepaskan ego pribadi dan fanatisme kesukuan. Ia mencontohkan bagaimana kaum Anshar rela mengorbankan kenyamanan ekonomi mereka, sementara kaum Muhajirin harus menahan rindu terhadap tanah kelahiran demi mempertahankan iman dan prinsip perjuangan.

Kajian tersebut juga menyoroti bagaimana Rasulullah SAW membangun tatanan sosial Madinah melalui konsep Mu’akhah atau persaudaraan, yang berfungsi sebagai kontrak sosial pertama dalam Islam. Persaudaraan ini menjadi fondasi kuat yang menyatukan masyarakat lintas latar belakang. Ustadz Nur Adi menguraikan bahwa sistem tersebut berdiri di atas solidaritas ekonomi untuk mengurangi kesenjangan sosial, keadilan hukum yang berlaku setara bagi seluruh warga, serta ketahanan mental dalam menghadapi tekanan dan ancaman dari luar, khususnya dari kaum Quraisy.

Related Post

Pengajian Ahad Pagi: Menggali Makna Kedahsyatan Hari Akhir Melalui Tafsir Surah Al-Zalzalah

8 Februari 2026

Menjemput Kebahagiaan Melalui Shalat dan Meneladani Peristiwa Isra Mi’raj

19 Januari 2026

Kajian Rutin PCA Gadingrejo, Refleksi Tahun Baru untuk Menjadi Pribadi yang Lebih Baik dan Bermanfaat

11 Januari 2026

Pentingnya Membangun Tradisi Baik dan Memilih Pemimpin Bertaqwa

10 Januari 2026

Menutup kajian, Ustadz Nur Adi mengajak jamaah untuk tidak sekadar mengagumi sejarah emas Islam, tetapi menjadikannya sebagai cermin untuk kondisi umat saat ini. Ia menegaskan bahwa kebangkitan peradaban Islam di masa kini hanya dapat terwujud jika umat kembali menumbuhkan semangat pengorbanan dan mendahulukan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi.

Kuliah subuh tersebut menjadi pengingat bahwa sejarah bukan hanya catatan masa lalu, melainkan sumber pelajaran strategis yang tetap relevan dalam menjawab tantangan peradaban umat Islam hari ini.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: al kautsarkajian
ShareTweetShare
Suharsono

Suharsono

Related Posts

Kajian

Pengajian Ahad Pagi: Menggali Makna Kedahsyatan Hari Akhir Melalui Tafsir Surah Al-Zalzalah

oleh Firnas Muttaqin
8 Februari 2026
Kajian

Menjemput Kebahagiaan Melalui Shalat dan Meneladani Peristiwa Isra Mi’raj

oleh Firnas Muttaqin
19 Januari 2026
Kabar

Kajian Rutin PCA Gadingrejo, Refleksi Tahun Baru untuk Menjadi Pribadi yang Lebih Baik dan Bermanfaat

oleh Nurul Mawaridah
11 Januari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

TK ABA 6 Kota Pasuruan Sukses Gelar Kunjungan Transisi ke Sekolah Dasar Muhammadiyah

24 Januari 2026
Gebyar Al-Kautsar 2026

Gebyar Al Kautsar 2026, Panggung Kreativitas dan Prestasi Siswa SD Al Kautsar Kota Pasuruan

31 Januari 2026

PCA Gadingrejo Gelar Kegiatan Senam Sehat Ceria di SPEAM Putri

27 Januari 2026

Peremajaan Usia IPM: Kepentingan Organisasi atau Celah Kepentingan Luar?

6 Februari 2026

“Bukan Keajaiban Instan”: Kuliah Subuh Ini Ungkap Rahasia Berdirinya Peradaban Islam

11 Februari 2026

Membangun Peradaban Lewat Ketulusan

11 Februari 2026

Menemukan Kemudahan di Balik Kesulitan:Catatan Subuh dari Masjid Darul Arqom

11 Februari 2026

Bukan Kurang Uang, Tapi Terlalu Banyak “Kebutuhan” yang Diciptakan

10 Februari 2026

© 2025 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2025 PasMu - Media Pencerahan