• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Ustadz Arifin: Jangan Mudah Tersinggung dan Marah, Agar Hidup Tenang dan Puasa Berkah

Marjoko oleh Marjoko
2 jam yang lalu
in Kabar
0
Kultum Ustadz Arifin Ahmad Ramadhan melatih kita bukan hanya menahan lapar, tapi juga menahan amarah

Kultum Ustadz Arifin Ahmad Ramadhan melatih kita bukan hanya menahan lapar, tapi juga menahan amarah

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 25 Februari 2026 – Hangatnya silaturahmi terasa di Masjid Al Kautsar Ketika para jamaah berkumpul untuk menghidupkan malam kesembilan Ramadhan 1447 H. Setelah tuntas melaksanakan salat berjamaah Isya’, perhatian jamaah tertuju pada mimbar, tempat Ustadz Arifin Ahmad membagikan mutiara hikmah melalui kultumnya. Meski singkat, pesan yang disampaikan tampak membekas dalam pada raut wajah para jamaah yang hadir.

Memulai tausiyahnya dengan lantunan pujian syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, Ustadz  Arifin mengingatkan para jamaah tentang nikmat terbesar yang masih diberikan, yaitu keimanan dan kesempatan untuk menjalankan ibadah di bulan suci. “Alhamdulillah, pada hari ini kita telah memasuki malam ke Sembilan Ramadhan. Mudah-mudahan segala usaha keras kita untuk taat dan patuh kepada Allah dicatat sebagai amal kebaikan dan diganjar dengan pahala yang berlipat ganda. Amin,” ucapnya membuka ceramah.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz  Arifin kembali melanjutkan kajiannya mengenai sifat-sifat orang bertakwa (muttaqin) yang terdapat dalam Surat Ali Imran. Pada pekan-pekan sebelumnya, ia telah mengupas tentang pentingnya gemar bersedekah dan berinfak. Pada malam ini, fokus kajiannya tertuju pada dua sifat mulia berikutnya, yaitu kemampuan menahan amarah dan memberi maaf kepada sesama.

“Allah berfirman dalam Surat Ali Imran,

Related Post

Puasa ajarkan kita jujur, sabar, dan lepas dari keterikatan duniawi, demikian disampaikan Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar.

Tiga Hikmah Utama Puasa: Kultum Tarawih Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar

24 Februari 2026
Kalau ibadah 600 tahun saja tidak cukup untuk 'membayar' surga, lalu apa modal kita? Hanya air mata taubat dan rahmat Allah.

Jangan Tertipu! Kata Ustadz Heru Winarno, Sebanyak Apapun Pahala Anda, Jangan Pernah Merasa Berhak Masuk Surga

23 Februari 2026

Memaknai Perintah Tuhan sebagai Kebutuhan Diri

23 Februari 2026 - Updated On 25 Februari 2026

Tiga Kunci Menuju Takwa: Ustadz Arifin Ahmad Pesankan Hal Ini di Kultum Tarawih Masjid Al-Kautsar

19 Februari 2026

الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّۤاءِ وَالضَّرَّۤاءِ وَالْكٰظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَالْعَافِيْنَ عَنِ النَّاسِۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَۚ .

“(yaitu) orang-orang yang selalu berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, orang-orang yang mengendalikan kemurkaannya, dan orang-orang yang memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.

Ustadz  Arifin Mengajak jamaah untuk melakukan introspeksi diri, Ustadz  Arifin melontarkan pertanyaan mendasar, “Mengapa kita seringkali mudah tersinggung dan marah?” Menurutnya, akar dari permasalahan tersebut adalah ego dan perasaan berlebihan tentang diri sendiri. “Tersinggung itu muncul karena perasaan kita lebih baik dari orang lain, perasaan tidak dihargai, tidak dihormati, atau tidak diperhatikan. Padahal, hal sekecil apa pun di rumah tangga, bisa jadi penyebab kita kehilangan kendali atas amarah,” tuturnya.

Ustadz  Arifin menekankan bahwa bulan Ramadhan adalah madrasah atau sekolah terbaik untuk melatih pengendalian diri. Ia menganjurkan para jamaah untuk membiasakan diri menghapus rasa marah dari hati dan pikiran, terutama terhadap keluarga, anak, dan istri. “Ego itu harus kita kalahkan dengan firman Allah dan teladan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Jangan biarkan setan menguasai kita dengan kemarahan. Diam sejenak, tarik napas, lalu senyum dan berikan maaf,” pesannya.

Lebih lanjut, ia mengaitkan latihan pengendalian diri ini dengan janji Allah bahwa Al-Qur’an adalah petunjuk yang mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya. “Dengan Al-Qur’an, Allah berikan petunjuk bagi mereka yang mengikuti perintah-Nya untuk melangkah ke jalan keselamatan. Kelak, kita akan terbiasa tidak mudah sedih, tidak mudah marah, dan ringan memberi maaf,” imbuhnya.

Mengakhiri kultumnya, Ustadz  Arifin memberikan motivasi psikologis kepada jamaah. Ia menyebutkan teori bahwa jika seseorang melatih suatu kebaikan selama 21 hari, maka hal itu akan menjadi kebiasaan dan melekat menjadi akhlak. “Kita sudah masuk hari kedelapan. Masih ada sekitar dua puluh hari lagi. Mari kita jadikan sisa Ramadhan ini sebagai momentum untuk terus berlatih hingga kita keluar sebagai pribadi yang berakhlakul karimah, pribadi yang benar-benar bertakwa,” pungkasnya.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: al kautsarkultum
ShareTweetShare
Marjoko

Marjoko

Seorang pecinta tulisan, pengulik desain grafis, and Good Daddy in every universe.

Related Posts

Puasa ajarkan kita jujur, sabar, dan lepas dari keterikatan duniawi, demikian disampaikan Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar.
Kabar

Tiga Hikmah Utama Puasa: Kultum Tarawih Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar

oleh Marjoko
24 Februari 2026
Kalau ibadah 600 tahun saja tidak cukup untuk 'membayar' surga, lalu apa modal kita? Hanya air mata taubat dan rahmat Allah.
Kabar

Jangan Tertipu! Kata Ustadz Heru Winarno, Sebanyak Apapun Pahala Anda, Jangan Pernah Merasa Berhak Masuk Surga

oleh Marjoko
23 Februari 2026
Ibadah itu bukan beban, tapi kebutuhan; karena Allah tak butuh ibadah kita, kitalah yang butuh pembersihan jiwa.
Kabar

Memaknai Perintah Tuhan sebagai Kebutuhan Diri

oleh Firnas Muttaqin
23 Februari 2026 - Updated On 25 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Berita Duka: Ustaz Saiful Hadi Wafat, PDM Kota Pasuruan Kehilangan Sosok Teladan Dakwah

20 Februari 2026

Tak Disangka! Di Balik Khotmul Quran SD Al Kautsar, Muncul Hafidzah Cilik 10 Juz yang Menginspirasi

14 Februari 2026 - Updated On 15 Februari 2026
Gebyar Al-Kautsar 2026

Gebyar Al Kautsar 2026, Panggung Kreativitas dan Prestasi Siswa SD Al Kautsar Kota Pasuruan

31 Januari 2026

In Memoriam H. Saiful Hadi, Kesaksian Rekan Seperjuangan

21 Februari 2026
Kultum Ustadz Arifin Ahmad Ramadhan melatih kita bukan hanya menahan lapar, tapi juga menahan amarah

Ustadz Arifin: Jangan Mudah Tersinggung dan Marah, Agar Hidup Tenang dan Puasa Berkah

26 Februari 2026
Hidup adalah persimpangan: di situlah kita bertemu kebaikan, berpapasan dengan keburukan, dan ditentukan siapa kita sebenarnya.

Ustadz Anang Abdul Malik: Jika Bertemu Dua Hal Ini, Begini Sikap Orang Beriman

25 Februari 2026
Tausyiyah Syekh Muhammad Hamd di Masjid Al-Ukhuwah/Yogi Arfan

Satu Iman, Satu Shaf: Pesan Syekh Palestina di Masjid Al-Ukhuwah Pasuruan

25 Februari 2026
Puasa ajarkan kita jujur, sabar, dan lepas dari keterikatan duniawi, demikian disampaikan Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar.

Tiga Hikmah Utama Puasa: Kultum Tarawih Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar

24 Februari 2026

© 2025 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2025 PasMu - Media Pencerahan