• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Ustadz Anang Abdul Malik: Jika Bertemu Dua Hal Ini, Begini Sikap Orang Beriman

Suharsono oleh Suharsono
24 detik yang lalu
in Kabar, Kajian
0
Hidup adalah persimpangan: di situlah kita bertemu kebaikan, berpapasan dengan keburukan, dan ditentukan siapa kita sebenarnya.

Hidup adalah persimpangan: di situlah kita bertemu kebaikan, berpapasan dengan keburukan, dan ditentukan siapa kita sebenarnya.

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 25 Februari 2026 – Suasana fajar yang sejuk di Pasuruan di hari puasa Ramadhan ke 8, tak sedikit pun memadamkan semangat para jemaah untuk memadati Masjid Darul Arqom di Jalan KH. Wachid Hasyim. Di tengah keheningan ibadah Subuh, Ustadz Anang Abdul Malik menyampaikan untaian nasihat yang menyentuh sanubari tentang jati diri manusia. Beliau mengajak jemaah menyadari bahwa setiap hembusan napas dan jejak langkah dalam hidup merupakan perjalanan panjang yang senantiasa mempertemukan kita dengan dua sisi realitas yang saling bertolak belakang namun tak terpisahkan.

Dalam tausiyahnya yang sarat makna, beliau mengajak kita untuk menyadari bahwa dalam kehidupan, kita selalu berpapasan dengan dua hal, yakni kebaikan dan keburukan. Dunia ini diciptakan berpasang-pasangan, siang dan malam, terang dan gelap, suka dan duka. Kita tidak bisa mengharapkan dunia yang hanya berisi putih tanpa hitam, atau kemudahan tanpa ujian. Setiap kali kita melangkahkan kaki keluar dari rumah, kita sebenarnya sedang berjalan di atas garis tipis antara peluang melakukan ketaatan atau terjebak dalam kemaksiatan. Kesadaran inilah yang harusnya membuat kita tidak pernah lengah, karena persimpangan itu ada di setiap sudut kehidupan, menanti kita untuk memilih arah.

Lebih jauh, Ustadz  Anang menjelaskan bahwa berpapasan dengan kebaikan dan keburukan bukanlah sebuah kebetulan atau nasib buta, melainkan skenario ujian yang sengaja dirancang oleh Sang Pencipta. Ibtila’ ini adalah cara Allah memisahkan mana hamba yang paling baik amalnya. Lantas, bagaimana sikap kita saat berada di persimpangan itu? Pertama, diperlukan kepekaan nurani. Seringkali keburukan datang dengan kemasan yang indah, membujuk rayu, sementara kebaikan tampak berat, mendaki, dan penuh duri. Di sinilah fungsi iman sebagai navigasi utama, agar kita tidak salah pilih saat berpapasan dengan keduanya. Imanlah yang menerangi hati, membedakan mana yang hak dan mana yang batil, meskipun batil itu diselimuti seribu kilau pesona.

Kedua, respons terhadap keburukan. Saat berpapasan dengan keburukan, pilihannya bukan untuk ikut arus, bukan pula sekadar diam. Seorang mukmin dituntut untuk menjadi pembatas, atau setidaknya menjadi pengingat. Mencegah dengan tangan jika mampu, dengan lisan jika tidak, dan dengan hati sebagai selemah-lemahnya iman, namun itu pun masih lebih baik daripada membiarkan keburukan merajalela tanpa perlawanan. Ketiga, yang tak kalah penting adalah konsistensi dalam menjemput kebaikan. Kebaikan yang datang di persimpangan itu harus segera dijemput, karena fastabiqul khairat adalah perintah untuk berlomba-lomba. Kesempatan berbuat baik tidak selalu datang dua kali di persimpangan yang sama. Mungkin hari ini kita bertemu dengan orang yang membutuhkan bantuan, mungkin esok tidak lagi. Mungkin hari ini ada kesempatan untuk shalat berjamaah di masjid, mungkin esok kita dihalangi oleh uzur. Maka, ketika kebaikan menghampiri, sambutlah dengan tangan terbuka, karena ia adalah tamu yang membawa berkah.

Related Post

Puasa ajarkan kita jujur, sabar, dan lepas dari keterikatan duniawi, demikian disampaikan Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar.

Tiga Hikmah Utama Puasa: Kultum Tarawih Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar

24 Februari 2026
Ustadz Anang Abdul Malik: "Jangan tunggu tua, jangan tunggu kaya, jangan tunggu sakaratul maut. Karena penyesalan itu cuma berguna kalau kau rasakan sekarang, bukan nanti.

Semua Orang Akan Menyesal di Akhirat?! Ustadz Anang Bocorkan Fakta Mengerikan Ini!

24 Februari 2026

Jangan Tertipu! Kata Ustadz Heru Winarno, Sebanyak Apapun Pahala Anda, Jangan Pernah Merasa Berhak Masuk Surga

23 Februari 2026

Memaknai Perintah Tuhan sebagai Kebutuhan Diri

23 Februari 2026 - Updated On 25 Februari 2026

Ustadz  Anang mengingatkan bahwa pada akhirnya, bukan apa yang kita temui di persimpangan jalan yang menentukan nilai kita di hadapan Allah, melainkan bagaimana kita merespons pertemuan tersebut. Apakah kita tergoda oleh keburukan yang berkilau, atau justru memeluk kebaikan yang pahit di awal namun manis di akhir? Jawaban atas pertanyaan inilah yang akan menentukan siapa kita sebenarnya. Kebaikan yang kita temui harus disyukuri dan ditingkatkan, sementara keburukan yang hampir menjerat harus dijadikan pelajaran berharga untuk kembali ke jalan yang lurus. Di persimpangan fajar itulah, dengan hati yang bening setelah sujud, kita belajar untuk menjadi pemenang, bukan di awal pertemuan, tetapi di garis finis kehidupan.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: darul arqomkajian subuhramadhan
ShareTweetShare
Suharsono

Suharsono

Related Posts

Puasa ajarkan kita jujur, sabar, dan lepas dari keterikatan duniawi, demikian disampaikan Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar.
Kabar

Tiga Hikmah Utama Puasa: Kultum Tarawih Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar

oleh Marjoko
24 Februari 2026
Ustadz Anang Abdul Malik: "Jangan tunggu tua, jangan tunggu kaya, jangan tunggu sakaratul maut. Karena penyesalan itu cuma berguna kalau kau rasakan sekarang, bukan nanti.
Kabar

Semua Orang Akan Menyesal di Akhirat?! Ustadz Anang Bocorkan Fakta Mengerikan Ini!

oleh Suharsono
24 Februari 2026
Kalau ibadah 600 tahun saja tidak cukup untuk 'membayar' surga, lalu apa modal kita? Hanya air mata taubat dan rahmat Allah.
Kabar

Jangan Tertipu! Kata Ustadz Heru Winarno, Sebanyak Apapun Pahala Anda, Jangan Pernah Merasa Berhak Masuk Surga

oleh Marjoko
23 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Berita Duka: Ustaz Saiful Hadi Wafat, PDM Kota Pasuruan Kehilangan Sosok Teladan Dakwah

20 Februari 2026

Tak Disangka! Di Balik Khotmul Quran SD Al Kautsar, Muncul Hafidzah Cilik 10 Juz yang Menginspirasi

14 Februari 2026 - Updated On 15 Februari 2026
Gebyar Al-Kautsar 2026

Gebyar Al Kautsar 2026, Panggung Kreativitas dan Prestasi Siswa SD Al Kautsar Kota Pasuruan

31 Januari 2026

In Memoriam H. Saiful Hadi, Kesaksian Rekan Seperjuangan

21 Februari 2026
Hidup adalah persimpangan: di situlah kita bertemu kebaikan, berpapasan dengan keburukan, dan ditentukan siapa kita sebenarnya.

Ustadz Anang Abdul Malik: Jika Bertemu Dua Hal Ini, Begini Sikap Orang Beriman

25 Februari 2026
Tausyiyah Syekh Muhammad Hamd di Masjid Al-Ukhuwah/Yogi Arfan

Satu Iman, Satu Shaf: Pesan Syekh Palestina di Masjid Al-Ukhuwah Pasuruan

25 Februari 2026
Puasa ajarkan kita jujur, sabar, dan lepas dari keterikatan duniawi, demikian disampaikan Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar.

Tiga Hikmah Utama Puasa: Kultum Tarawih Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar

24 Februari 2026
Image : UKM Lembaga Riset Mahasiswa, Uniwara

Dari Studi Banding ke Aksi Nyata: UKM LRM Uniwara bersama LPPM UNU Pasuruan Bahas Pengabdian Masyarakat Berbasis Potensi Desa

24 Februari 2026

© 2025 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2025 PasMu - Media Pencerahan